Koin emas telah dipergunakan sebagai alat pembayaran sejak zaman kerajaan kuno, sehingga banyak diantaranya yang mengandung nilai sejarah. Pada era modern, banyak negara hobi menerbitkan koin emas dalam rangka peringatan (commemorative) untuk merayakan momen-momen tertentu. Perusahaan emas juga sering mencetak koin emas dengan beragam desain menarik dan terbatas yang membuatnya lebih disukai konsumen.
Konsekuensinya, investasi koin emas dapat memiliki nilai tambah yang lebih besar daripada investasi emas batangan maupun perhiasan emas. Nilai tambah mungkin bersumber dari nilai sejarah, nilai peringatan (commemorative), atau nilai kelangkaannya.

Nilai tambah tersebut dapat membuat suatu koin emas berharga lebih mahal dibandingkan nilai intrinsik emas yang terkandung di dalamnya, maupun dibandingkan dengan nilai nominal yang tercantum. Coba saja tengok harga dari 10 koin emas paling mahal di dunia berikut ini:
- Liberty Head Gold Double Eagle dengan nominal USD20 (1849) – Koin emas ini sekarang menjadi koleksi museum Smithsonian Institute AS dengan prakiraan harga USD10-20 juta.
- Saint Gaudens Gold Double Eagle dengan nominal USD $20 (1933) – Koin ini juga berada di museum Smithsonian Institute AS. Prakirana harganya USD8,64 juta.
- Capped Bust Gold Half Eagle dengan nominal USD5 (1822) – Koleksi numismatik yang tersebar di beberapa museum ini dibanderol USD5-10 juta pada pelelangan.
- Indian Princess Head Gold dengan nominal USD3 (1870-an) – Salah satu koin emas paling langka di dunia, hanya tersisa satu buah saja yang kemungkinan berharga sekitar USD7 juta.
- Brasher Doubloon (1787) – Koin emas langka ini dibuat pada akhir abad ke-18 oleh Ephraim Basher, seorang tukang emas ternama di New York. Koin yang bertandatangan asli pernah terjual dengan harga lebih dari USD5 juta pada tahun 2018.
- Edward III Florin (1343) – Koin emas ini hanya tersisa tiga buah saja. Dua diantaranya tersimpan di British Museum, London. Satu lagi terjual pada lelang swasta dan prakiraan harganya sekarang mencapai USD6,8 juta.
- Koin Emas Dinar dari Dinasti Umayyah (723) – Konon, koin emas ini hanya tersisa 12 buah saja di dunia. Beberapa diantaranya terjual dengan harga GBP3,7 juta pada dua lelang berbeda di tahun 2011 dan 2019.
- Coronet Head Gold Half Eagle dengan nominal $5 (1854-an) – Koin emas ini awalnya hanya dicetak sebanyak 268 buah di San Francisco Mint. Kebanyakan kini sudah lenyap, hanya menyisakan 3 buah yang tersimpan di Smithsonian.
- Canadian Gold Maple Leaf dengan nilai nominal USD1 juta – Koin commemorative ini bergambar Ratu Elizabeth II dan daun mapel Kanada. Awalnya hanya dibuat sebanyak 6 buah. Pada tahun 2010, salah satu koin terjual dengan harga lebih dari USD4 juta.
- Turban Head Gold Eagle dengan nominal USD10 (1804) – Empat koin yang tersisa dari seri ini memiliki nilai historis yang tinggi, karena sebelumnya dibuat oleh AS khusus untuk keperluan diplomatik. Pakar mensinyalir harga tiap koin bisa mencapai USD4.4 juta.
Akhir kata, kita dapat menyimpulkan bahwa koin emas memiliki nilai investasi ganda. Nilai pertama bersumber dari kandungan emasnya sendiri. Nilai kedua bersumber dari latar belakang penerbitan koin emas terkait. Hal ini membuat koin emas berpotensi lebih menguntungkan daripada investasi logam mulia berbentuk batangan maupun perhiasan.
Tagged With : investasi emas • logam mulia