Pentingnya Alokasi Waktu yang Cukup untuk Merencanakan Strategi Bisnis

Mengalokasikan waktu yang cukup untuk merencanakan strategis bisnis adalah hal yang sangat penting. Hal ini membantu anda untuk tetap fokus pada masa depan perusahaan dan bergerak maju. Namun, karena waktu (yang merupakan sumber daya paling langka bagi banyak orang) dan banyaknya hal yang menyita perhatian dalam waktu dekat, pemilik bisnis cenderung menghabiskan waktu yang sangat sedikit untuk strategi. Namun, sebenarnya berapa waktu yang ideal untuk anda merencanakan strategi bisnis setiap harianya? 30 menit?  1 jam?

Pentingnya Mengalokasikan Waktu untuk Merencanakan Strategi Bisnis

Pastinya, kebanyakan pemimpin yang sependapat bahwa strategi penting untuk perusahaan mereka. Namun, apa sebenarnya alasannya? Lagi pula, sekalipun semua orang berpendapat sama, belum tentu kenyataannya demikian. Di antara begitu banyak alasan mengapa pemimpin perlu mengalokasikan waktu untuk merencanakan strategi bisnis, berikut adalah 4 alasan yang paling utama:

merencanakan strategi bisnis

  • Strategi menciptakan koherensi. Strategi erat kaitannya dengan pengintegrasian berbagai bagian di dalam perusahaan, dan memastikan ada keselarasan. Jika dilakukan dengan baik, strategi laksana ‘lem’ yang menyatukan bagian-bagian yang terpisah menjadi satu, dan menyatukan kerangka kerja sehingga semua bagian cocok;
  • Strategi membantu perusahaan tetap fokus. Strategi melibatkan proses membuat pilihan, tentang apa yang akan dilakukan dan tidak dilakukan, dan bagaimana cara melakukannya. Tanpa strategi, perusahaan cenderung bergerak tidak terarah ke semua arah. Akibatnya, sumber daya, waktu, dan uang dihabiskan tanpa arah, yang memicu pemborosan.
  • Strategi mendorong stabilitas. Strategi berkaitan dengan perencanaan jangka panjang, atau setidaknya periode yang lebih lama. Alhasil, strategi membantu seluruh elemen di perusahaan untuk fokus pada hal-hal yang lebih penting, bukan hanya aktivitas sehari-hari mereka. Hal ini menciptakan poin rujukan yang relatif stabil di dunia bisnis yang berkembang begitu cepatnya.
  • Strategi mendorong interaksi. Jika dilakukan dengan benar, strategi memotivasi dan memberi energi bagi semua orang di perusahaan. Mereka bisa memahami kenapa perusahaan melakukan sesuatu, dan bagaimana pekerjaan mereka berkontribusi bagi perusahaan. Hal semacam ini membuat mereka merasa bahwa pekerjaan dan kehidupan mereka lebih berarti.

Jika strategi memang penting, maka menyisihkan waktu untuk merencanakan strategi bisnis juga sama pentingnya. Karena, strategi tidak datang dan tumbuh sendiri, dan tidak bisa dihasilkan dengan teknologi AI. Jadi, diperlukan waktu dan energi untuk menghasilkan, melaksanakan, mengevaluasi, dan meng-update strategi yang ada.

Mengapa Waktu Merencanakan Strategi Bisnis Tidak Cukup?

Jika memang semua sepakat bahwa strategi penting, lalu kenapa perusahaan jarang mengalokasikan waktu yang cukup untuk strategi? Kebanyakan perusahaan mengalokasikan terlalu sedikit waktu untuk ini. Bukan hanya di level pimpinan, namun semuanya, di seluruh level. Ada banyak alasannya. Berikut adalah beberapa alasan terpenting kurangnya waktu yang dialokasikan untuk strategi bisnis di perusahaan.

  • Tersedot oleh pekerjaan operasional. Banyak orang, termasuk manajer dan para eksekutif, dibebani oleh pekerjaan jangka pendek setiap harinya, sehingga tidak ada waktu untuk memikirkan hal ini;
  • Distraksi eksternal. Di masyarakat saat ini, ada banyak distraksi yang mengalihkan perhatian dan waktu para pemimpin di perusahaan.
  • Rasa nyaman dan rasa takut. Banyak orang merasa lebih nyaman jika fokus pada pekerjaan sehari-hari dibanding memikirkan masa depan yang tidak jelas.

Semua alasan di atas tentunya bisa dipahami. Alasannya sebenarnya natural. Namun, bukan berarti bahwa strategi diabaikan tanpa perhatian. Pengembangan strategi bisnis justru membutuhkan lebih banyak perhatian dan waktu.

Berapa Banyak Waktu untuk Merencanakan Strategi Bisnis?

Pertanyaan berikutnya adalah berapa lama waktu yang ideal untuk merencanakan strategi bisnis anda? Dalam ilmu strategi bisnis, dikenal Aturan 1 Jam (One-Hour Rule), yang biasanya digunakan sebagai standar untuk mengalokasikan waktu bagi pimpinan dalam menyusun strategi:

  • Eksekutif menghabiskan waktu satu jam per hari untuk strategi;
  • Manajer mesti menghabiskan waktu satu jam per minggu untuk strategi;
  • Karyawan mesti menghabiskan waktu satu jam per bulan untuk strategi.

Itulah alasan mengapa ini disebut “Aturan 1 Jam” dalam menyusun strategi bisnis. Ide yang melatarbelakangi aturan ini adalah bahwa strategi penting bagi setiap orang di perusahaan, dan bahwa setiap orang juga berperan. Prinsipnya bukanlah berbicara tingkat tinggi tentang strategi, namun mendekatinya berdasarkan peran dan perspektif masing-masing.

Di saat yang sama, strategi tidak sama pentingnya bagi setiap orang dan tidak setiap orang bisa dan harus berkontribusi sama terhadap strategi perusahaan. Karena peran dan tanggung jawabnya, para pejabat eksekutif mesti mengalokasikan lebih banyak waktu untuk strategi dibanding manajer. Demikian juga manajer, menghabiskan lebih banyak waktu untuk strategi dibanding karyawan.

Jadi aturannya: 1 jam per hari untuk eksekutif, 1 jam per minggu untuk manajer, dan 1 jam per bulan untuk karyawan. Caranya? Setiap orang bekerja sesuai peran masing-masing dan dari sudut pandang masing-masing. Misalnya, seseorang yang memimpin sebuah departemen memfokuskan strategi pada departemen itu saja. Demikian seterusnya, sesuai bidang pekerjaan masing-masing.

Tagged With :

Leave a Comment