Pemasaran Media Sosial: Kemana Investasi Anda Diarahkan? – Part 2

Pada post sebelumnya, dibahas enam area yang perlu menjadi perhatian jika anda ingin menginvestasikan uang untuk pemasaran media sosial. Di antaranya adalah membuat foto yang berkualitas untuk post media sosial, membangun interaksi sosial dengan konsumen, menyediakan alat analisis kinerja pemasaran, iklan produk, menjalin hubungan dengan konsumen setia anda, serta menyelenggarakan event live di media sosial.

Pemasaran Media Sosial: Area Fokus

Selain beberapa area tersebut, masih ada sejumlah area lain yang tidak kalah menarik dan dampaknya juga signifikan bagi perusahaan anda.

pemasaran media sosial 2

Video YouTube

Perusahaan mana sih yang tidak memiliki channel YouTube saat ini? Channel YouTube bisa dibuat secara gratis, dan memposting video di YouTube juga gratis. Faktanya, di era digital saat ini, video lebih mudah ‘dicerna’ dibanding tulisan di kertas atau teks panjang. Hal ini tercermin dari berkembangnya sejumlah media sosial berbasis video, seperti TikTok, SnackVideo, dan lain-lain.

Pengguna tidak memiliki waktu banyak / tidak betah membaca sesuatu berlama-lama, termasuk menonton video panjang. Waktu yang singkat akan lebih berarti jika mereka disuguhkan video pendek namun menarik perhatian dan kaya informasi. Jadi, jika anda ingin berinvestasi dalam pemasaran media sosial, maka cobalah bekerja sama dengan seseorang atau agensi untuk mengambil video tentang perusahaan, dan membuat video yang informatif dan menarik tentang perusahaan dan produk anda.

Pastikan video tersebut bisa diputar di seluruh platform media sosial milik perusahaan, sehingga konsumen dan target konsumen anda mendapatkan informasi yang berharga. Untuk pertama, fokuskan pada evergreen content (konten yang tidak mengenal batas waktu) untuk diposting di channel YouTube anda. Atau, anda juga bisa berkomentar pada event-event yang ditayangkan di YouTube dan buat tautan ke YouTube anda. Jadi, pastikan video yang anda tayangkan di channel perusahaan tidak mengecewakan pengguna.

Influencer Marketing

Konsep influencer marketing bukanlah hal baru, dan ini masih relevan sebagai area investasi anda di bidang pemasaran media sosial. Jika anggaran perusahaan terbatas, anda bisa memilih kerjasama dengan influencer level menengah. Influencer kelas menengah ini memiliki pengikut yang cukup besar, yakni antara 50.000 hingga 500.000 pengikut di halaman media sosialnya. Bayangkan bagaimana dampaknya ketika influencer menyebut hal baik tentang produk atau perusahaan anda dan ditonton oleh separuh pengikutnya saja di media sosial!

Karena mereka bukan selebriti kelas atas, apa yang mereka sampaikan terkadang lebih mudah diterima oleh pengguna awam. Bermitra dengan influencer kelas menengah dapat membantu meningkatkan popularitas perusahaan anda. Secara alamiah, orang percaya kepada rekomendasi orang lain saat mempertimbangkan untuk membeli sesuatu. Dampaknya lebih nyata ketika rekomendasi itu datang dari orang-orang yang mereka ikuti dan mereka sukai di media sosial.

Tim pemasaran anda bisa mencari nama-nama influencer kelas menengah yang bergerak di bidang usaha yang anda geluti. Anda bisa mencari beberapa alternatif, dan mempertimbangkan tawaran dari masing-masingnya, sebelum mengambil keputusan. Biasanya, influencer kelas menengah ini tidak terlalu sulit untuk bernegosiasi, karena mereka juga masih mencari lebih banyak portofolio untuk meningkatkan popularitasnya.

Layanan Customer secara Live

Strategi ini berbeda dengan even live yang dijelaskan sebelumnya. Jika anda ingin berinvestasi di bidang pemasaran sosial media, maka anda bisa membentuk tim Layanan Konsumen yang siap melayani konsumen secara Live. Perlu diketahui bahwa banyak orang yang lebih suka berkomentar atau memberi tanggapan di media sosial, namun enggan mengunjungi website anda secara online.

Jika anda memiliki tim yang senang hati membantu pengguna, menjawab pertanyaan mereka, dan menyelesaikan persoalan mereka, maka anda bisa memenangkan perhatian para pengguna media sosial.  Secara mendapatkan empati dari konsumen, maka tidak sulit bagi tim Layanan Konsumen anda untuk mengarahkan mereka melihat produk atau jasa anda di website.

Konten Berkualitas

Ada juga perusahaan yang menggunakan anggaran pemasaran media sosial untuk membuat konten yang sesuai untuk masing-masing platform media sosial. Setiap platform medsos memiliki audiens yang berbeda dan dinamikanya juga berbeda-beda. Jadi, tidak semua jenis konten berfungsi sama di seluruh situs media sosial. Misalnya, konten berupa foto yang menarik dan berkualitas tinggi cocok untuk Instagram, namun belum tentu cocok untuk TikTok yang berbasis video.

Jadi, tim marketing bisa mencari informasi tentang tools atau sumber daya yang dibutuhkan untuk membuat konten yang relevan dan berkualitas tinggi untuk media sosial yang diinginkan. Misalnya, jika tim marketing anda aktif di YouTube, maka perusahaan bisa membeli kamera berkualitas tinggi, software editing, software pembuat video, camcorder, dan sebagainya. Demikian juga dengan media sosial yang lain. Masing-masing memiliki karakteristik. Jadi, pastikan tim marketing anda mengutamakan kualitas konten, sesuai dengan platform media sosial yang dibidik.

Sejauh ini, ada 10 area yang direkomendasikan sebagai fokus perhatian jika perusahaan anda memiliki anggaran untuk pemasaran media sosial, sekalipun jumlahnya terbatas. Jadi, pastikan anda beserta tim pemasaran terlebih dahulu melakukan assessmen untuk menyepakati area mana yang akan menjadi perhatian terlebih dahulu.

Tagged With :

Leave a Comment