Menghindari Kerugian P2P Lending Dengan Cara Bijak: Part 2

Pada post sebelumnya dibahas enam strategi untuk menghindari kerugian P2P lending. Yang paling utama adalah mempertimbangkan kelayakan investasi dan kemungkinan kerugian. Tentunya, masih ada beberapa strategi yang bisa anda terapkan. Investasi dalam bentuk P2P lending terlihat cukup menjanjikan dan menguntungkan, namun resiko yang ada di belakangnya harus dipertimbangkan. Sebagai model investasi baru dan masih dalam tahap pengembangan, mungkin saja masih ada resiko-resiko lain yang belum diketahui selama ini.

Trik Menghindari Kerugian P2P Lending

Bersikap Realistis

Ada sejumlah situs P2P yang tidak mau menyingkap informasi tentang sumber pendanaan mereka. Ada juga yang tidak bisa melakukannya, karena memang situs tersebut masih dipertanyakan keberadaannya. Yang pasti, jika keberadaan usaha tersebut masih belum jelas, mengapa anda harus mempertaruhkan dana investasi anda? Situs investasi tersebut memerlukan uang anda untuk dipinjamkan kepada nasabahnya. Namun, jika mereka tidak bisa menjawab pertanyaan sederhana seperti “Siapa yang menggunakan uang investasi saya?”, sebaiknya pertimbangkan kembali rencana anda untuk bergabung.

menghindari kerugian P2P Lending 2

Lakukan Analisis Sendiri

Investasi ini berhubungan dengan uang anda. Jadi, jangan mengandalkan analisis yang dilakukan oleh pihak situs investasi. Jika anda ingin menghindari kerugian P2P lending, sebaiknya lakukan analisis sendiri. Adakalanya, ada akan melihat analisis pada blog Affiliate Marketing yang bertujuan untuk mempromosikan website P2P tersebut. Namun sekali lagi, para blogger ini bertujuan mendapatkan keuntungan melalui promosi, jadi mereka tentu hanya menyampaikan hal-hal yang positif tentang situs investasi tersebut.

Jadi, investasi P2P lending berhubungan dengan uang anda. Jangan mempercayai situs lain secara penuh. Lakukan analisis sendiri jika anda ingin melakukan investasi yang aman dan menguntungkan.

Lakukan Diversifikasi

Ini adalah strategi yang paling lazim direkomendasikan untuk investasi jenis high return, high risk. Ya, diversifikasi meminimalisir resiko kerugian akibat investasi. Jika uang anda ditanamkan pada satu portofolio investasi, maka jika investasi tersebut merugi, maka anda akan kehilangan seluruh modal yang dimiliki. Namun, jika dilakukan diversifikasi, kerugian pada satu investasi tidak akan menyebabkan anda kehilangan uang secara keseluruhan.

Baca Juga:   Yang harus diperhatikan Sebelum Investasi di Website Peer to Peer Lending Indonesia

Seperti dibahas sebelumnya, tidak ada investasi yang benar-benar aman. Jadi, anda harus tetap mengantisipasi kemungkinan kerugian. Diversifikasi bisa berarti menyebarkan investasi anda pada situs investasi P2P yang berbeda. Atau, anda bisa menyebarnya pada P2P lending dengan profil resiko yang berbeda pada satu platform. Misalnya, sebagian dana anda investasikan pada profil investasi dengan resiko tinggi dan return tinggi, dan sebagian lagi pada investasi dengan return yang lebih kecil, namun resikonya juga lebih kecil.

Atau, anda bahkan bisa melakukan diversifikasi untuk jenis investasi yang berbeda. Hanya saja, mengelola investasi yang beragam tentunya akan menguras perhatian dan waktu anda. Semua ini harus menjadi bahan pertimbangan anda sebelum mengambil keputusan.

Fokus pada Tim Manajemen

Coba lakukan analisa pada tim manajemen yang mendukung platform atau situs P2P tersebut. Berapa orang yang bekerja di sana? Apakah ada tim senior yang memiliki reputasi baik? Di mana mereka bekerja sebelumnya? Siapa yang menyetujui/menolak permohonan kredit dari nasabah?

Bisa diperhatikan bahwa hampir tidak ada analisis atau pembahasan tentang pertanyaan-pertanyaan di atas secara online. Padahal, perlu diketahui bahwa suatu platform investasi akan sukses atau gagal ditentukan oleh kualitas, kapabilitas, dan kredibilitas tim manajemen yang mendukungnya.

Mulai dengan Investasi Kecil

Anda bisa saja melakukan investasi di satu atau lebih platform P2P lending. Sebaiknya, mulailah dengan nominal yang kecil. Setiap platform memiliki kebijakan dan cara kerja yang berbeda, mulai dari kriteria nasabah, cara menentukan tarif bunga bagi nasabah, jumlah informasi yang boleh diberikan kepada calon investor, dan bahkan catatan kredit macet. Terkadang, pihak platform P2P tidak bersedia menyingkapkan informasi tersebut pada investor baru. Butuh waktu untuk anda merasa nyaman berhubungan dengan satu platform P2P.

Baca Juga:   3 Jenis Investasi yang Bisa Ambil Profit Per Bulan

Mulai dengan investasi nominal kecil. Kalaupun ternyata platform P2P tersebut tidak didukung tim yang profesional, kerugian anda tidak begitu signifikan. jika ternyata kinerja investasi anda baik, maka anda bisa menaikkan nominalnya secara bertahap.

Mulai dengan Opsi Resiko Rendah

Dalam investasi P2P, resiko selalu sejalan dengan potensi keuntungan. Semakin tinggi keuntungan yang dijanjikan, semakin tinggi pula resikonya. Namun bagi investor baru, tidak ada salahnya memulai dengan opsi yang beresiko rendah? Mengapa? Investor baru biasanya belum begitu percaya diri untuk memulai investasi yang beresiko tinggi.

Jadi, mulailah dengan opsi yang beresiko rendah, sambil anda mengenali platform investasi di mana anda bergabung. Setelah anda terbiasa dengan cara kerja dan jenis investasi yang ditawarkan, maka tidak ada salahnya menaikkan level resiko untuk menaikkan peluang profit anda.

Sejauh ini, ada dua belas strategi menghindari kerugian P2P lending yang sudah dibahas. Secara umum, semua strategi tersebut menekankan pentingnya kehati-hatian, logika pikir, dan pengalaman. Dengan tiga prinsip utama tersebut, anda bisa berinvestasi dengan nyaman dan menguntungkan. Selamat berinvestasi.

Tagged With :

Leave a Comment