Mengajak Anak Menabung – Kisah Orang-Orang Sukses: Part 2

XM broker promo bonus

Pada post sebelumnya dibahas beberapa kisah inspiratif dari orang-orang yang sudah menabung sejak kecil dan menghargai pentingnya perencanaan keuangan pribadi sejak dini. Jika anda sedang berusaha mengajak anak menabung, kisah-kisah mereka dapat menjadi inspirasi. Menabung sejak dini sangat besar manfaat dan pengaruhnya terhadap kondisi keuangan seseorang di masa mendatang. Sebaliknya, satu rupiah yang anda boroskan hari ini bisa berdampak besar terhadap keuangan anda di masa mendatang.

Orang tua terkadang bisa memberikan panduan dan contoh yang baik bagi anak. Namun terkadang, orang tua justru tidak memberikan contoh tersebut. Berita baiknya, hal itu tidak menghambat anak untuk belajar. Benarkah demikian? Berikut beberapa cerita sukses lainnya yang bisa menjadi panduan untuk anak saat mengajak anak untuk menabung.

mengajak anak menabung part 2

Mengajak Anak Menabung Sejak Dini: Kisah Inspiratif

Josh Bennet, Vincere Wealth Management

Pendiri perusahaan yang berbasis di San Francisco ini mengatakan bahwa ia sering berbicara kepada klien tentang hubungan mereka dengan uang. Seorang kliennya berasal dari keluarga yang sangat tidak bertanggung jawab tentang uang. Mereka hidup dari hutang demi hutang (bahkan berbelanja lebih banyak daripada penghasilannya) dan mengalami kebangkrutan berulang kali. Klien tersebut memperlihatkan stress yang disebabkan oleh masalah keuangan dan keluarganya yang kini terpisah.

Namun, ia berjanji untuk tidak akan berakhir dengan hal yang sama. Kemudian, klien tersebut mencari pekerjaan sampingan, dan berusaha menyisihkan uangnya untuk melanjutkan pendidikan. Sejak saat itu, ia menjadi rajin menabung, meskipun ia harus hidup susah. Ia memilih angka tabungan 50% dengan bekerja di sebuah perusahaan yang cukup bonafid.

Hal itu membuatnya senang, dan semakin bersemangat berinvestasi di bidang ilmu pengetahuan, dan akhirnya wanita tersebut mendapatkan gelar milyoner di usia 20 tahunan. Klien tersebut mengalami hal-hal sulit, namun kuncinya adalah ia belajar dan akhir tumbuh. Ini adalah sebuah contoh yang bisa anda ceritakan saat mengajak anak menabung. Siapapun, dari latar belakang apapun, bisa sukses dengan tekad dan pendidikan.

Baca Juga:   Manajemen Keuangan Pribadi: 4 Kesalahan untuk Dihindari
Marla R. Chambers, Buckingham Advisors

Ia adalah seorang Perencana Keuangan Senior di perusahaan yang berbasis di Dayton, Ohio ini. Chambers bercerita tentang seorang anak lelaki muda yang membuka perusahaan jasa pangkas rumput bersama saudara lelakinya saat mereka masih di sekolah menengah atas. Mereka bekerja sama menjalankan bisnis tersebut hingga sang kakak tamat SLTA.

Pria muda ini belajar tentang etika kerja yang sejak, pentingnya pencatatan dan pembukuan yang baik, serta teori tentang bunga berbunga. Saat ini, di usia 29 tahun, ia telah mendapat gelar sarjana tanpa hutang, memiliki rumah, dan memiliki rekening pensiun dengan nilai lebih dari $40.000, serta memiliki rekening tabungan yang sehat.

Para profesional bidang keuangan yang mempraktekkan apa yang mereka sarankan kepada klien akan membuktikan kalau mereka bisa berhubungan dengan orang lain yang mengalami kondisi sama. Dalam hal ini, mereka juga bisa mengajarkan dan mengajak anak menabung sejak dini.

Claudia Gonzalez, Kovar Wealth Management

Wanita ini berprofesi sebagai Ketua Advisor di perusahaan yang beralamat di Lufkin, Texas ini, Gonzales bercerita bahwa beberapa tahun lalu, ia mulai berbicara kepada keponakannya yang berusia 11 tahun tentang pentingnya menabung dan berinvestasi. Mereka bersama membuka rekening tabungan untuk keponakannya, dan setelah mencapai jumlah tertentu, mereka menginvestasikannya.

Ia mencari perusahaan yang ia sukai dan melakukan investasi di perusahaan-perusahaan yang menarik baginya. Ia juga bercerita kepada teman-teman dan anggota keluarga yang lain, dengan harapan bahwa hal itu dapat merubah hidup orang-orang tersebut dan mendorong mereka untuk menabung dan berinvestasi juga.

Jalan cerita akan lebih menarik dan berkesan jika kita menelusuri orang yang menabung sejak anak-anak hingga masa dewasanya. Dari situ, kita akan melihat angka-angka yang umumnya sangat mengesankan bagi ABG kebanyakan. Studi kasus berikut menggambarkannya secara lebih mudah, jika anda ingin mengajak anak menabung sejak usia sedini mungkin.

Baca Juga:   Pinjaman Pribadi di Masa Pandemi? Ini Yang Harus Dipertimbangkan
Teresa Koch, Orange County’s Credit Union

Anaknya yang bernama Alex mulai menabung di Credit Union saat masih berada di sekolah dasar. Begitu nilai tabungan mencapai $1.000, ia membuka rekening investasi. Di usia remaja, Alex mengubahnya menjadi rekening giro, dan kemudian mulai memiliki kartu kredit di usia 18 tahun. Dengan pekerjaan pertamanya, ia membuka akun IRA.

Sekarang, Alex bekerja di sebuah perusahaan konstruksi. Di usia 25 tahun, ia menjadi seorang penabung yang baik, dengan skor kredit 800+, dan memiliki tabungan lebih dari $60.000 untuk uang muka membeli rumah. Menabung telah menjadi gaya hidup alamiah Alex.

Berapapun usia anak atau cucu anak, tidak ada kata terlambat untuk mengajarkan kepada mereka tentang pentingnya menabung sejak dini dan sesering mungkin. Melalui beberapa kisah sukses di atas, anda telah memiliki sejumlah tiket untuk mengajak anak menabung dan menjadikannya sebagai kebiasaan hidup, yang pada akhirnya akan tumbuh lebih besar dan lebih baik.

Tagged With :

Leave a Comment