Mendirikan Franchise Restoran: Apa Alasan Di Belakangnya?

Anggap saja anda sudah memiliki suatu konsep restoran yang telah teruji dan memiliki sistem usaha yang sukses. Fikirkan kembali restoran besar seperti McDonald’s, Halal Guys, atau Panera Bread. Dalam kasus ini, langkah anda berikutnya mungkin membuka toko di lokasi baru, bukan? Maka, mendirikan franchise restoran dan memberikan hak kepada orang lain untuk menggunakan nama brand, resep, dan bahkan prosedur bisnis anda adalah cara yang baik untuk berkembang.

Mendirikan Franchise Restoran: Ini Dia Alasannya

Mengapa para pemilik restoran memiliki mendirikan franchise? Alasan terbesarnya berkaitan dengan modal, waktu, orang, dan lokasi. Berikut adalah pembahasan mengapa orang memiliki mendirikan franchise restoran daripada membuka cabang baru di banyak lokasi:

mendirikan franchise restoran

Investasi Lebih Hemat

Untuk membuka kantor cabang, anda harus mengalokasikan investasi untuk sewa tempat, rekrutmen dan gaji karyawan baru, peralatan baru, dan sebagainya. Dengan sistem franchise, investasi yang diperlukan untuk mengembangkan brand dan melebarkan sayap bisnis anda menjadi lebih kecil. Dengan menjadi seorang franchisor dan menggunakan sistem waralaba sebagai metode untuk mengembangkan bisnis berarti ada orang lain yang akan membayar fee franchise kepada anda.

Selain itu, anggota waralaba (franchisee) akan membiayai sendiri pembangunan restoran, namun menggunakan nama brand perusahaan anda. Jadi dengan franchise, anda tidak hanya menghemat uang namun juga memberi peluang bagi orang lain untuk menjadi pengusaha. Hal ini sangat penting untuk keberhasilan sebuah sistem waralaba.

Pertumbuhan Eksponensial

Jika membangun cabang baru, maka anda akan dibatasi oleh modal, sumber daya manusia, dan bahkan wilayah. Namun dengan waralaba, nama brand anda bisa berkembang lebih cepat di banyak lokasi. Setelah dikenal, banyak  franchisor yang bahkan bisa membuka 20, 50 atau lebih dari 100 restoran setiap tahunnya. Investasi untuk outlet yang baru tidak berasal dari anda, namun dari anggota waralaba.

Perkembangan yang cepat ini bisa terjadi dengan menciptakan suatu komunitas franchisee. Semuanya membangun unit-unit baru di banyak lokasi. Ketika sebuah restoran baru dibuka, restoran tersebut bisa menarik perhatian orang lain yang ingin membangun restoran dengan sistem waralaba yang anda tawarkan. Artinya, outlet yang baru didirikan di lokasi baru bisa menjadi ‘sarana promosi’ secara tidak langsung.

Pemilik vs Karyawan

Di banyak kasus, aspek paling sulit dalam menjalankan sebuah restoran adalah: merekrut, melatih, dan mempertahankan karyawan yang baik. Dengan mendirikan franchise restoran, anda tidak lagi harus melakukan itu semua. Tanggung jawab tersebut berada di tangan franchisee. Selain itu, mereka tidak bisa berhenti semaunya, karena mereka memang memiliki kepentingan dalam bisnis tersebut, biasanya dalam bentuk investasi uang atau perjanjian hutang.

Jadi, keberhasilan waralaba anda sangat bergantung dengan ada atau tidaknya franchisee yang memiliki misi yang sama dan mau berinvestasi untuk mencapai kesuksesan bersama. Anda mungkin tidak bisa mendapatkan level komitmen yang sama dari karyawan di perusahaan anda, karena mereka hanya menjalankan pekerjaan.

Namun, franchisee yang berdedikasi akan bersedia mencari inisiatif-inisiatif baru untuk mengembangkan usahanya. Hubungan antara franchisee dengan franchisor selalu berkembang dan berdinamika, serta cenderung saling menguntungkan.

Pendapatan Berbasis Royalti

Sebagai seorang franchisor, pendapatan anda tidak berasal dari keuntungan operasi restoran. Sumber penghasilan utama anda adalah pembayaran royalti yang dilakukan franchisee kepada perusahaan induk (franchisor). Selain itu, royalti ini dibayar berdasarkan nilai penjualan top-line bukan laba bottom-line. Sebagai franchisor, peran anda adalah membantu franchisee meningkatkan penjualannya dan meningkatkan jumlah unit operasinya.

Jika tugas tersebut dikerjakan dengan baik, maka franchisor akan diuntungkan, dan peluang franchisee untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar melalui operasi yang lebih baik serta pengakuan atas brand juga semakin meningkat.

Harga Jual Lebih Baik Saat Pelepasan

Anggap saja anda berhasil mendirikan franchise restoran dan didukung franchisee yang handal, model operasi yang ketat, dan standar penerapan brand yang ketat. Pada kasus ini, ada kemungkinan kalau calon pembeli mau membayar lebih tinggi berdasarkan peluang keuntungan yang ditawarkan. Oleh sebab itu, banyak franchisor yang membangun konsep waralaba dengan tujuan untuk menciptakan nilai lebih dalam jangka panjang.

Selama beberapa tahun terakhir, di mana semakin banyak perusahaan perorangan terlibat dalam bisnis waralaba, terlihat trend bahwa franchisor bisa menjual unit usahanya lebih mahal, karena peluang keuntungannya juga lebih tinggi.

Mendirikan Franchise Restoran: Kesimpulan

Meskipun setiap pemilik waralaba memiliki alasan sendiri untuk mendirikan franchise restoran, di atas adalah beberapa motivator pokok mengapa banyak pemilik restoran yang memilih mendirikan waralaba dibanding membuka kantor cabang baru. Namun, bisnis waralaba juga tidak bebas resiko. Tetap ada tantangan yang dihadapi.

Banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan, seperti biaya membentuk dan mempertahankan kepatuhan atas hukum, pemasaran, dan biaya rekrutment franchisee baru, hubungan franchisee, serta pengembangkan skill set yang berbeda. Jika semua tantangan ini sudah teratasi, maka mendirikan franchise restoran tidak lagi sesulit yang dibayangkan.

Tagged With :

Leave a Comment