Membuka Restoran ala McDonald Pasca Lockdown Akibat Covid-19

Layaknya perusahaan lain di dunia, McDonald’s MDC sedang sibuk mempersiapkan diri untuk kembali menjalankan bisnis secara normal. Namun, normal baru dalam industri fast-food sepertinya sedikit berbeda. McDonald membuat sebuah buku panduan untuk membuka kembali restoran setelah ditutup selama masa pandemi dan lockdown di berbagai daerah. Cara membuka restoran ala McDonald ini sepertinya berbeda dari panduan yang ada sebelum perjangkitan virus corona di seluruh dunia.

Buku berjudul “The Dine-In Reopening Playbook” tersebut disiapkan oleh McDonald untuk usaha waralaba dan manajer restoran. Buku cara membuka restoran ala McDonald ini menjelaskan secara rinci proses untuk menyambut kembali konsumen di gerai McDonald yang jumlahnya lebih dari 14.000 di Amerika Serikat saja, belum lagi di negara-negara lainnya.

membuka restoran ala McDonald

Proses Membuka Restoran Ala McDonald Pasca Lockdown

Untuk membuka kembali restoran setelah lockdown, pejabat wilayah dari McDonald mengunjungi restoran begitu pemerintah mengumumkan pelonggaran pembatasan-pembatasan yang terkait dengan pandemi Covid-19. Perwakilan perusahaan berkonsultasi dengan anggota waralaba untuk menentukan apakah akan membuka kembali layanan makan di restoran bagi konsumen atau tidak.

Strategi membuka restoran ala McDonald ini menuai pujian dari banyak pengamat, akademisi, maupun pelaku bisnis dalam sebuah forum diskusi online. Selain itu, playbook yang dikembangkan McDonald tersebut bisa diadopsi oleh waralaba lain, bisa diubah, dan diterapkan untuk memenuhi kebutuhan operasional masing-masing. Salah satu bagian yang dinilai baik dari buku panduan tersebut adalah pendekatannya yang komprehensif terhadap operasi dan kepatuhan anggota waralaba.

Bahkan, banyak yang memperkirakan bahwa cetak biru dari McDonald ini dapat menjadi standar baru untuk diikuti oleh waralaba lainnya. Buku panduan tersebut dinilai mempermudah proses membuka kembali restoran yang sesungguhnya cukup sulit, apalagi restoran harus beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru (new normal).  Menurut laporan, saat ini kurang 100 gerai McDonald yang masih beroperasi di Amerika Serikat dan melayani konsumen yang makan di tempat. Meski demikian, pembicaraan tentang rencana membuka kembali sudah dilakukan dalam beberapa minggu terakhir.

Baca Juga:   7 Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Tanpa Modal 2019

Biaya untuk membuka kembali restoran mungkin tidaklah murah. Banyak hal yang harus dilakukan sebelum operasi, seperti membersihkan peralatan kerja dan mobiler, mengatur kembali kios, meja, ruang istirahat, dan tempat-tempat lain yang kerap dipegang baik oleh karyawan toko maupun oleh konsumen. Semua tempat di dalam toko harus disisir kembali. Selain biaya kebersihan ini, ada lagi biaya ekstra yang harus dikeluarkan perusahaan, seperti penyediaan masker dan sarung tangan bagi konsumen.

Sebagian perusahaan mungkin saja diharuskan mematuhi aturan untuk menyediakan helm pelindung wajah bagi konsumen yang makan di tempat. Dengan demikian, mereka bisa menikmati makanan mereka sekaligus menghambat potensi penyebaran virus. Pihak McDonald juga sudah menyediakan langkah keamanan lainnya bagi anggota waralaba. Di antaranya adalah penyediaan dispenser tissue yang dioperasikan dengan sistem sensor, atau tempat pencuci tangan yang bisa digunakan tanpa dipegang. Restoran yang ingin mengurangi penyebaran virus corona melalui handle pintu juga bisa membeli alat pembuka pintu yang dioperasikan dengan kaki.

Makna Buku Panduan Membuka Restoran Ala McDonald

Tentunya, semua itu tidaklah mudah. Oleh sebab itu, dibutuhkan regulasi yang jelas untuk mengatur semuanya. Ketidakpastian bisa menjadi boomerang karena dapat memicu ketidaknyamanan. Masyarakat pastinya tidak menyukai ketidaknyamanan. Buku panduan cara membuka restoran ala McDonald tersebut mempermudah pelaku waralaba dalam hal komunikasi, panduan, dan perencanaan secara menyeluruh. Panduan yang jelas akan membuat pekerja maupun konsumen merasa lebih nyaman.

Meskipun tidak semua pengunjung merasa yakin untuk makan di restoran saat ini, protokol pengamanan seperti ini harus tetap disediakan. Dengan demikian, pengunjung bisa memutuskan sendiri. Sekali lagi, keberadaan standard dan praktek secara nasional sangat dibutuhkan. Tanpa standar, setiap orang akan menafsirkannya dengan cara masing-masing. Setiap bisnis ingin dipercaya oleh konsumennya. Jadi, panduan yang jelas seperti cara membuka restoran ala McDonald ini mudah diadaptasi oleh anggota franchise dalam waktu dekat.

Baca Juga:   Keuntungan Memiliki Reseller

McDonald sendiri memiliki sektor bisnis minuman dan makanan. Bahkan saat ini, bisnis minumannya mulai mendominasi. Oleh sebab itu, layanan drive-thru dinilai masih relevan. Buku panduan berisi 59 halaman ini memuat panduan yang mudah dipahami. Setiap gerai tentunya tidak hanya memenuhi aturan pemerintah, namun juga standar operasi perusahaan sebelum membuka kembali gerainya untuk konsumen. Dengan demikian, restoran bisa beroperasi kembali, namun tetap mematuhi standar pencegahan covid-19, seperti social distancing.

Meski demikian, tetap ada sejumlah pertanyaan terkait penerapan panduan cara membuka restoran ala McDonald ini, terutama dari aspek keuangan. Jika prosedur ini harus ditetapkan, berapa biayanya dan berapa lama? Apakah investasi ini dinilai layak dibanding potensi penghasilannya? Terlepas dari pertanyaan apakah perusahaan akan mampu menerapkan standar yang ketat tersebut di seluruh gerainya atau tidak, buku panduan ini sangat potensial untuk diadopsi secara luas.

Tagged With :

Leave a Comment