Membangun Kerjasama Tim dengan Rekan Kerja Yang Belum Anda Kenal: Bagian 2

Post sebelumnya membahas beberapa tips membangun kerjasama tim dengan rekan kerja yang belum saling mengenal. Akan ada masa di mana anda menjadi bagian dari sebuah proyek besar, sedangkan anda sendiri belum begitu kenal dengan orang-orang yang menjadi mitra kerja anda dalam tim. Bekerja sama akan terasa lebih mudah jika ada setidaknya sedikit ikatan antara orang-orang yang ada di dalamnya. Oleh sebab itu, tahap pertama yang mesti dilakukan sebelum melaksanakan proyek tersebut adalah mengenal satu sama lain, mengetahui kebiasaan dan style masing-masing dalam bekerja, serta menyepakati hal-hal mendasar terkait kerjasama tim tersebut, seperti kapan waktu bertemu, apakah pekerjaan akan dibagi atau dilakukan bersama-sama, dan sebagainya.

Tips Membangun Kerjasama Tim dengan Orang-Orang Baru

Beberapa tips di atas mungkin cukup membantu bagi anda untuk memulai sebuah kerja tim dengan orang-orang baru. Namun, beberapa tips berikut diharapkan dapat membuat langkah anda semakin ringan:

membangun kerjasama tim 2

Kelola Emosi Anda

Jika anda bekerja dengan seseorang yang belum anda kenal dengan baik, anda mungkin cenderung lebih sensitif terhadap berbagai kendala dan tantangan yang datang. Misalnya, jika rekan kerja anda berbuat kesalahan atau lupa dengan tugas tertentu, maka anda akan lebih mudah tersulut emosi kepada seseorang yang belum begitu anda kenal, dibanding dengan orang yang anda kenal dengan baik.

Sebelum bereaksi terhadap sesuatu yang mengejutkan, maka cobalah menenangkan diri. Anda mesti berusaha mengelola emosi dan reaksi, serta menilai situasinya secara logis sebelum anda merespon atas sesuatu. Sebaliknya, anda bisa menciptakan kesan negatif dan memicu ketegangan, dan bahkan penilaian yang tidak semestinya muncul dalam hubungan kerja anda.  Jika anda bekerja dari rumah, maka hindarilah membuat draft email sebelum anda tahu duduk permasalahannya dengan baik. Jika anda bekerja di kantor, maka cobalah menjauh sejenak dari lingkungan kerja tersebut, tarik nafas panjang dan dalam, dan kembalikan ketenangan anda.  Setelah tenang, barulah mulai pembahasan tentang masalah yang dihadapi.

Pertanggungjawabkan Tugas Secara Bersama-Sama

Sama halnya dengan anda yang memiliki style tersendiri tentang bagaimana sistem kerjasama yang disukai, setiap anggota dalam tim juga memiliki sistem yang berbeda untuk bertanggung jawab dengan tugasnya. Namun, jika anda tidak tahu tentang riwayat kerja dan kinerja rekan dalam tim, maka sebaiknya setiap pihak sama-sama bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek bersama tersebut.

Bagaimana caranya tentunya tergantung kesepakatan semua pihak dalam tim. Jika anda membagi tugas kepada masing-masing anggota, maka lakukan pertemuan follow-up dengan rekan kerja dan tanyakan apakah ada bagian tugas yang terlewatkan oleh mereka, atau tugas apa lagi yang belum mereka kerjakan. Jika anda bekerja secara bersama-sama, maka lakukan pertemuan secara teratur untuk meninjau progress dan menaganalisa setiap bahan atau item yang mengalami kendala.

Berikan Feedback Yang Memadai

Feedback adalah salah satu bagian paling penting dari upaya membangun kerjasama tim dengan orang-orang yang belum saling mengenal. Mustahil mengetahui bagaimana perasaan rekan anda tentang tujuan pekerjaan tersebut jika mereka tidak menyampaikannya kepada anda. Feedback yang jelas dan objektif adalah cara terbaik untuk mengkomunikasikan informasi ini, bebas dari emosi dan hanya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas tim.

Berikan feedback kepada rekan kerja pada interval yang teratur sepanjang masa kerjasama tim tersebut, sehingga rekan anda memiliki waktu untuk belajar dan melakukan penyesuaikan sebelum anda bekerja terlalu jauh, sehingga tidak bisa melakukan perubahan lagi. Demikian juga, mintalah feedback yang sesungguhnya dari rekan kerja anda.

Rencanakan Suatu Reward Bersama

Tak anda yang bisa memberikan dorongan semangat kepada manusia selain prospek untuk mendapatkan reward. Jadi, mengapa anda tidak merencanakan suatu reward bersama dengan rekan kerja anda jika tim berhasil menyelesaikan proyek tersebut tepat waktu? Anda bisa merencanakan makan malam atau acara outing bersama, atau sekedar membeli hadiah untuk dinikmati bersama.

Reward memiliki dua fungsi: pertama, menjaga semua anggota tim lebih fokus dan bersemangat untuk menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawab bersama. Kedua, dapat memperkuat ikatan antara anggota tim. Anda bisa mendapatkan pengalaman bersama, dan suatu saat akan berguna bagi anda maupun rekan anda ketika menghadapi masa-masa sulit.

Apakah anda lebih suka bekerja secara bersama atau bekerja sendiri-sendiri, membangun kerjasama tim dengan orang-orang baru bisa jadi sulit. Namun, kemampuan mencari cara untuk bekerja sama dengan orang baru adalah suatu keahlian yang sangat penting di dunia bisnis. Anda bisa saja menemukan cara-cara kerja baru untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas perusahaan.

Kunci terpenting dalam membangun kerjasama tim bersama orang-orang baru adalah komitmen bersama, yakni komitmen untuk menerima perbedaan gaya kerja, saling melengkapi kekurangan masing-masing dalam hal keahlian, saling mengalokasikan waktu untuk tim sesuai kesepakatan, dan saling berkomitmen untuk bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek tersebut secara bersama-sama, sekalipun metode pekerjaannya dibagi-bagi.

Tagged With :

Leave a Comment