Mana yang Lebih Baik, Saham atau Reksa Dana Saham?

XM broker promo bonus

Banyak orang merasa segan untuk berinvestasi saham dengan alasan tidak bisa analisis sendiri atau tidak punya waktu untuk trading sendiri. Reksa dana saham sering dipandang sebagai alternatif bagi orang-orang ini, karena memungkinkan kita semua untuk berinvestasi dalam portofolio saham yang dikelola oleh manajer investasi berpengalaman. Namun, apakah reksa dana saham benar-benar sama menguntungkannya dengan saham? Mana yang lebih baik antara keduanya?

Mana yang Lebih Baik Saham atau Reksa Dana Saham

Pertama-tama, calon investor perlu memahami adanya beberapa perbedaan penting antara reksa dana saham (RDS) dan investasi saham langsung. Ketika menanamkan dana dalam RDS, investor memang tidak akan pusing menganalisis pasar sendiri. Akan tetapi, ia juga harus membayar biaya jasa kepada manajer investasi (MI) serta biaya lain-lain seperti fee pendaftaran (subscribe) dan pencairan (redemption). Beragam fee ini lebih mahal ketimbang fee jual dan fee beli yang lazim dikenakan oleh perusahaan sekuritas (broker saham).

Kedua, investor RDS tidak dapat menentukan saham mana saja yang akan dibeli oleh MI. Semua keputusan beli dan jual saham berada dalam kebijakan MI. Padahal MI tentu akan cenderung mengambil risiko lebih rendah ketika mengelola portofolio RDS ketimbang trader saham yang langsung terjun sendiri ke pasar.

Ketiga, investor saham perlu menghadapi beberapa risiko seperti penurunan harga saham, risiko inflasi dan suku bunga, serta masih banyak lagi. Investor RDS akan tetap menghadapi semua risiko ini ditambah dengan risiko manajemen. Apabila manajer investasi ternyata bersikap tidak amanah atau salah kelola, nilai aktiva bersih RDS bisa rontok meskipun bursa efek berkinerja cemerlang dalam kurun waktu yang sama.

Ketiga pertimbangan ini memposisikan reksa dana saham sebagai wadah investasi yang kurang menguntungkan dibanding menanamkan modal ke saham secara langsung. RDS hanya dapat menjadi alternatif investasi bagus bagi orang-orang yang benar-benar tidak mampu trading saham sendiri.

Baca Juga:   Pilihan Reksa Dana Saham Terbaik Tahun 2019

Dahulu ada anggapan bahwa syarat modal untuk investasi reksa dana saham lebih rendah dibanding investasi saham langsung. Namun, anggapan ini sudah tidak berlaku lagi. Baik RDS maupun investasi saham langsung sama-sama dapat dimulai dengan modal awal Rp100 ribu saja. Keduanya juga sama-sama sudah bisa dilaksanakan melalui aplikasi seluler dan PC secara online.

Tagged With :

Leave a Comment