Langkah Mudah Berlangganan Agen Kurir

Bisnis kurir semakin menjadi bisnis yang menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir, hal ini juga tak lepas dari maraknya belanja online. Hal ini membuat banyak orang menaruh minat dalam bisnis jasa kurir, namun bagimana cara berlangganan agen kurir yang benar, mudah dan tidak ribet serta mendatangkan keuntungan.

Meski demikian, suatu perusahaan jasa pengiriman barang memiliki banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Hal ini menjadi salah satu faktor penghalang bagi seseorang yang ingin membuka usaha tersebut, bahkan tidak memungkiri jika banyak orang yang akan menyerah terlebih dahulu ketika mereka mengetahui persyaratan.

Cara Berlangganan Agen Kurir

Langkah Mudah Berlangganan Agen Kurir

Pada umumnya sah-sah saja perusahaan bisnis jasa pengiriman memiliki peryaratan yang ‘menyusahkan’ bagi para calon agen, hal itu tak lepas dari prinsip bisnis ini yang menuntut pemiliknya memiliki komitmen dan tanggung jawab terhadap barang yang dipercayakan oleh konsumen selaku agen. Perusahaan tentu tidak ingin memiliki mitra yang tidak dapat dipercaya untuk menjaga barang tersebut.

Jasa kurir pengataran barang semakin berkembang dalam beberapa tahun belakangan, hal ini dikarenakan kebutuhan masyarakat akan jasa tersebut semakin tinggi. Tingginya permintaan itu membuat banyaknya jasa kurir yang bermunculan di Indonesia, seperti diantaranya TiKi, JNE, J&T dan lain sebagainya.

Selain itu menjamurnya bisnis online yang memanfaatkan kemajuan teknologi membuat jasa kurir dapat digunakan sewaktu-waktu dengan mudah dan tidak ribet. Jasa kurir ini akan membantu para pelaku bisnis online mengantarkan produk yang mereka jual kepada para konsumen.

Pada umumnya persyaratan dan tata cara menjadi agen yang ditawarkan perusahaan jasa kurir dan kargo tidak jauh berbeda, akan tetapi bagi Anda yang tertarik terhadap jenis usaha ini tetap harus jeli memilih pusat perusahaan yang akan menaungi Anda nantinya.

Baca Juga:   Anak Kos Juga Bisa Berpenghasilan dengan Cara Ini

Yang perlu diperhatikan pertama adalah nama besar perusahaan jasa kurir tersebut, biasanya nama besar perusahaan berdampak pada kuaitas pelayanan kurir yang bagus dan jaringan mereka yang luas. Selain itu, nama besar perusahaan membuat Anda lebih gampang menarik minat para pelanggan, berikut ini uraian singkat mengenai beberapa jasa kurir.

Jasa JNE semakin tahun semakin melebarkan sayap mereka dalam memperluas jaringan sebagai perusahaan jasa kurir di Indonesia. Untuk menjadi agen perusahaan ini, Anda setidaknya harus menyiapkan modal sekitar Rp50 juta.

Modal tersebut digunakan untuk membuat gerai termasuk segala jenis perlengkapan yang akan digunakan menjalankan bisnis tersebut, selain itu modal itu sudah termasuk deposit yang Anda masukkan sebesar Rp1,5 juta. Deposit ini digunakan untuk mengurus biaya izin usaha dan biaya membuat papan nama.

Anda dapat memilih lokasi atau tempat usaha yang strategis seperti di pusat bisnis, perumahan hingga kawasan perkantoran, faktor utama yang harus diperhatikan dalam memilih tempat adalah gerai Anda mudah diakses para pelanggan. Termasuk bisa dilewati kendaraan roda 4 atau lebih, tentu ditunjang dengan lahan parkir juga harus memadai.

Sebagai agen Anda akan menikmati pemasukan total mencapai 20 persen, dengan catatan bahwa agen mampu mencapai omset sebesar Rp50 juta per bulan, komisi 20 persen dan keuntungan agen bisa mencapai Rp5 juta. Jika setiap bulan Anda mencapai target, maka bukan tidak mungkin dalam kurun waktu 10 bulan, modal Anda akan kembali.

  • Syarat Administrasi Umum
  1. Isi Formulir Pendaftaran Sales Counter Registration Form (SCRF).
  2. Fotokopi KTP pemohon 1 lembar.
  3. Pas foto berwarna pemohon (latar belakang merah) ukuran 4×6 1 lembar.
  4. Fotokopi rekening koran 3 bulan terakhir.
  5. Bayar biaya perlengkapan sales.
  6. Bayar uang jaminan.
  7. Fotokopi surat kepemilikan tempat lokasi usaha, 1 lembar (perjanjian sewa menyewa apabila tempat usaha berstatus sewa, atau Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Akta Jual Beli (AJB) apabila milik pribadi).
  8. Fotokopi Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) dari aparat setempat (bila calon lokasi agen berbeda dengan domisili perusahaan) 1 lembar.
  9. Fotokopi Surat Izin Gangguan/HO (Hinderordonnantie) dari Dinas Perijinan Pemerintah Daerah setempat.
  10. Fotokopi bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir
  11. Foto dan denah letak calon lokasi usaha.
  • Syarat Administrasi Perorangan
  1. Fotokopi kartu keluarga, 1 lembar.
  2. Fotokopi NPWP pribadi, 1 lembar.
  • Syarat Perorangan Badan Usaha
  1. Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan yang telah disahkan oleh Kementerian Kehakiman berikut perubahan terakhir (bila ada), 1 rangkap.
  2. Fotokopi KTP Direktur/Penanggung Jawab Perusahaan (yang tertera pada Akta Pendirian Perusahaan).
  3. Fotokopi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) masih berlaku.
  4. Fotokopi Tanda Daftar Perusahaan (TDP) masih berlaku.
  5. Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perusahaan/Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP)/Surat Keterangan Terdaftar Dirjen Pajak.
  6. Fotokopi Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP) masih berlaku.
  •  Syarat Lokasi
  1. Jarak minimum dengan lokasi Sales Counter JNE lain terdekat 1 kilometer
  2. Satu gedung yang sama tidak diperkenankan ada lebih dari 1 Sales Counter dengan kepemilikan yang berbeda
  3. Bangunan ruko atau kios permanen, keramik dan memiliki unit pendingin udara (AC).
  4. Lokasi dapat diakses kendaraan roda empat dan memiliki lahan parkir yang memadai
  5. Jaringan listrik min 1300 watt.
  • Syarat Perlengkapan Kerja
  1. Tersedia jaringan Internet Service Provider (ISP).
  2. Komputer
  3. Komputer Server, 1 unit.
  4. Memiliki jaringan komunikasi yang aktif.
  5. Printer
  6. Timbangan
  7. Keranjang sortir plastik ukuran P.68 x L.48 x T.40 (cm) minimal 4 (empat) buah warna biru.
  8. Alat tulis dan kerja kantor.
  9. Menyediakan troli untuk memudahkan kegiatan pemindahan barang berat atau dimensi besar
  • Syarat Perlengkapan Sales
  1. Papan merek berupa neon box.
  2. Fascia sign berupa spanduk.
  3. Backdrop logo JNE timbul.
  4. Poster
  5. Seragam karyawan.
  6. Standard Operating Procedure (SOP).
  7. Plastik flyer kiriman bening.
  8. Plastik flyer kiriman merah.
  9. Formulir Bukti Pemeriksaan Isi Kiriman (BPIK).
  10. Berita Acara Serah Terima Kendaraan (BASTK).
  11. Pernyataan isi kiriman.
  12. Pembatalan kiriman sebanyak.
  13. Penolakan asuransi/packing kayu.
  14. Bukti setoran biaya kirim agen
  15. Bukti tanda terima pembayaran (kwitansi).
  16. Stiker marking & label layanan
  • Syarat Lain
  1. Proses interview bagi pemohon yang oleh Sales Retail saat pengembalian berkas persyaratan.
  2. Mengikuti pelatihan dari JNE pusat.
  3. Patuhi peraturan dan ketentuan pajak yang berlaku dan membuat laporan pajak tahunan perorangan dan/atau badan usaha berbadan hukum dan memberikan salinan dokumen pelaporan/tanda terima lapor pajak dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) kepada JNE.
  4. Menanggung biaya pajak reklame yang timbul atas papan nama Sales Counter sesuai dengan ketentuan dan tarif pajak yang berlaku
  5. Maksimal kepemilikan, 1 nama pemilik atau badan usaha maksimal punya 2 titik Sales Counter
Baca Juga:   10 Bisnis Jasa Titip yang Patut Dicoba

Beberapa penjelasan diatas merupakan cara berlangganan agen kurir yang harus Anda lengkapi sebelum resmi diperbolehkan membuka gerai salah satu jasa agen kurir. Sebelum benar-benar memutuskan, sebaiknya Anda lengkapi dulu persyaratan dan ketentuan yang diberikan oleh perusahaan induk jasa kurir tersebut.

Jangan sampai terdapat satu persyaratan yang belum Anda penuhi, hal itu bisa saja menjadi masalah bagi Anda ketika bisnis sudah berjalan tetapi terdapat persyaratan yang masih terabaikan, jasa kurir memang bisnis yang menjanjikan.

Silahkan beri penilaian untuk artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar