Kinerja Masa Kini dan Peluang Pasar Real Estate Pasca Pandemi

Di tengah pandemi covid-19, pasar real estate adalah salah satu yang terdampak paling parah. Bahkan, kondisi tahun 2020 belum pernah terjadi selama lebih dari 20 tahun terakhir. Sebenarnya, pesimisme terhadap industri real estate di tengah krisis akibat virus corona tidaklah seburuk itu. Pasalnya, permintaan terhadap produk dan jasa bidang real estate tetap ada, apalagi dengan adanya stimulus berupa penurunan suka bunga bank. Akibatnya, harga real estate cenderung berkurang. Inilah yang diyakini tetap dapat mendorong permintaan pasar.

Kinerja Pasar Real Estate di Tengah Pandemi

Akibat ketidakpastian pasar real estate di tengah pandemi, banyak pihak yang keliru dalam mengambil keputusan terkait investasinya. Berikut adalah contoh beberapa fakta tentang kinerja pasar dan para pelakunya (termasuk makelar reale state) dalam tiga bulan terakhir:

pasar real estate

  • Dalam tiga bulan terakhir, bulan Maret menunjukkan kondisi terbaik, baik di aspek manajemen properti maupun catatan penjualan;
  • Pada bulan April dan Mei, ternyata bisnis manajemen properti masih tetap kuat dan bahkan cenderung tumbuh. Hal ini tentunya di luar perkiraan banyak orang, mengingat pandemi covid-19 yang terus berlangsung.
  • Penjualan rumah mengalami penurunan rata-rata 50% selama bulan April dan Mei, namun kondisinya mulai membaik pada bulan Juni 2020.
  • Permintaan dari pembeli tetap tinggi, dan bahkan lebih tinggi dari sebelumnya. Seperti disebut di atas, kebijakan penurunan suku bunga bank oleh pemerintah sepertinya membuahkan hasil.
  • Investor bidang real state hunian mendapatkan keuntungan terbesar di tengah ketidakpastian pasar. Namun, bukan berarti segmen real estate komersil tidak menjanjikan.

Aktivitas investasi bidang real estate tidak seburuk yang diperkirakan. Banyak listing penjualan baru muncul di internet, tapi tentunya dengan protokol baru. Misalnya, tour fisik yang biasanya dilakukan calon pembeli sebelum transaksi kini dilayani secara virtual. Para agen real estate memang melakukan banyak penyesuaian terhadap strategi pemasarannya untuk menggaet investor.

Baca Juga:   Bagaimana Masa Depan Desain Interior setelah Pandemi Covid?

Pasar Real Estate: Kemana Investasi Mengalir

Menurut sebagian pengamat, investasi di sektor real estate komersil belum cukup menjanjikan saat ini. Banyak yang memperkirakan bahwa butuh waktu bertahun-tahun untuk memulihkan segmen retail dan real estate perkantoran setelah pandemi covid-19. Banyak orang memilih untuk bekerja dari rumah, dan lebih mengejutkan lagi, mereka bahkan lebih produktif saat bekerja di luar kantor.

Akibatnya, banyak yang memprediksi kalau konsep ruang kerja bersama, seperti WeWork atau Industrious akan mengalami penurunan dari segi permintaan, karena kebutuhannya memang berkurang. Pasalnya, banyak pekerja memilih menghabiskan hari-harinya di ruang kerja virtual dan berkomunikasi melalui Cloudlandia dan Zoom. Menurut sebagian pengamat, harga real estate retail komersil dan ruang perkantoran akan mengalami penurunan, akibat berkurangnya permintaan.

Sebaliknya, akan terjadi kenaikan permintaan untuk pusat pergudangan dan distribusi yang mendukung sarana dan prasarana berbasis Cloudlandia. Namun, masih sulit untuk memperkirakan seberapa besar kenaikannya. Bisa jadi, tempat kerja bersama seperti WeWorks atau Industriouses saat ini akan diubah pemanfaatannya, misalnya menjadi apartemen dan sebagainya. Tetap saja banyak orang yang lebih menikmati hidup, bekerja, dan pergi ke gym bersasma teman-teman dan rekan kerjanya di satu gedung yang sama. Jadi, kalaupun permintaan terhadap real estate perkantoran berkurang, mungkin akan terjadi permintaan terhadap real estate dalam bentuk lain.

Pasar Real Estate: Apa Yang Harus Dilakukan Investor?

Mengingat kondisi pasar real estate yang tidak pasti, muncul pertanyaan tentang apa yang semestinya dilakukan investor real estate. Menurut para pengamat, investor harus meminimalisir hutang di tengah ketidakpastian pasar seperti sekarang ini. Mulailah dengan membayar hutang-hutang yang tarif bunganya tinggi. Atau, anda bisa mencari peluang investasi real estate hunian yang baru dan lebih menjanjikan. Inilah saatnya investor menanamkan uang di segmen yang disukai, sehingga pengelolaan investasi akan lebih baik. Pilihan lainnya adalah mencari peluang investasi di daerah atau kawasan komersil yang potensinya diperkirakan akan terus berkembang hingga beberapa tahun ke depan.

Baca Juga:   Lebih Menguntungkan Mana Beli Properti (Rumah/Apartemen) Secara KPR atau CASH ?

Kepentingan utama seorang investor real estate adalah membangun portofolio yang positif dari waktu ke waktu. Anda tentu mencari investasi dengan peluang pendapatan yang menjanjikan. Agar mampu membangun portofolio dengan baik di tengah ketidakpastian pasar real estate seperti sekarang ini, para investor harus mampu mencari keuntungan kompetitif dan komparatif. Peluang yang terlihat jangka pendek mungkin akan berlanjut hingga ke jangka menengah. Kejelian dan analisis mendalam dari pihak investor akan sangat membantu dalam mengambil keputusan.

Terlepas dari apakah investasi akan dilakukan di bidang real estate perumahan (hunian) atau komersil, investor harus mampu melihat peluang. Tidak ada yang menjamin bahwa permintaan atas real estate komersil seperti perkantoran akan terus menurun hingga beberapa tahun terakhir. Tatanan new normal baru saja dimulai. Seperti apa implementasi sesungguhnya masih akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan. Ketika kondisi perekonomian kembali pulih nantinya, pasar real estate pastinya akan terpengaruh.

Tagged With :

Leave a Comment