Ingin Trading Saham? Simak 3 Tips Ampuh Ini Dulu

XM broker promo Hadiah

Kebanyakan orang menganggap kalau keuntungan dari saham hanya bisa diperoleh dari investasi, atau menahan kepemilikan saham dalam waktu lama. Padahal, saham dapat diperjualbelikan dalam waktu singkat untuk mendapatkan keuntungan besar pula. Langkah terakhir ini sering disebut sebagai “trading saham”.

Orang-orang yang melakukan trading saham akan membeli suatu saham dengan harapan harganya akan meningkat dalam waktu singkat, kemudian menjualnya lagi dalam hari yang sama atau beberapa berikutnya. Tentu saja, strategi untuk trading saham itu berbeda dengan investasi.

Sebelum menyusun strategi trading saham Anda sendiri, intip dulu ketiga tips ampuh ini yang telah diaplikasikan oleh para trader saham berpengalaman.

Tips Trading Saham

 

1. Selalu Ikuti Berita Ekonomi

Dalam trading saham, pengetahuan mengenai fundamental setiap saham sebenarnya tidaklah penting. Toh, Anda hanya akan memiliki saham itu dalam waktu singkat, jadi tak ada bedanya apakah laba dan dividen saham meningkat atau tidak dalam tempo setahun ke depan. Namun, hal ini tidak berarti Anda bisa memperdagangkan saham apa saja.

Secara khusus, ada baiknya Anda tetap mengikuti berita-berita ekonomi agar bisa memanfaatkan “news” untuk memilih saham potensial atau menghindari saham ranjau. Misalnya, setelah pengusaha Erick Thohir terpilih sebagai Ketua Tim Sukses kubu petahana Presiden Joko Widodo menjelang Pemilu 2019, saham-saham perusahaan yang berkaitan dengannya (ABBA, MDIA, VIVA) langsung melejit. Di sisi lain, Anda perlu menghindari saham-saham perusahaan yang menunjukkan indikasi gejolak, misalnya diadakan RUPS Luar Biasa untuk menggusur manajemen perusahaan karena ada mosi tidak percaya dari pemegang saham.

Kabar-kabar seperti itu biasanya mudah diperoleh dari media-media nasional, baik cetak maupun digital. Jadwal rapat umum pemegang saham dan aksi korporasi juga dapat dilihat langsung di situs IDX.

Baca Juga:   Kinerja Emiten Positif , Wall Street Menguat

 

2. Pilih Saham yang Berpotensi Reversal atau Rebound Secara Teknikal

Selain mengetahui saham-saham yang perlu diamati berdasarkan “news”, Anda juga perlu menyisir grafik untuk menemukan saham yang potensial. Lebih tepatnya lagi, saham-saham ini adalah yang grafiknya mengindikasikan akan terjadi pembalikan harga menjadi bullish, baik yang bersifat permanen (reversal) ataupun sebentar saja (rebound).

Pada prakteknya, Anda dapat memanfaatkan indikator teknikal seperti Moving Average, ataupun hanya menggunakan pengamatan pola-pola grafik (pattern). Contoh-contoh pola yang dapat menandakan pembalikan harga menjadi bullish ini misalnya Double Bottom, Triple Bottom, Rounding Bottom, dan Inverse Head and Shoulder.

 

3. Susun Rencana Trading Saham dan Laksanakan dengan Disiplin

Kunci kesuksesan utama banyak trader saham terletak pada rencana trading yang matang dan dilaksanakan dengan disiplin. Game Plan ini bisa disusun setiap akhir pekan, mencakup saham-saham apa saja yang akan diperdagangkan dalam sepekan ke depan, level harga berapa akan beli, dan level harga berapa akan Cut Loss atau Take Profit.

Meskipun demikian, trader saham pemula biasanya tergoda keinginan untuk menunda-nunda Take Profit atau berat hati saat harus Cut Loss. Dalam hal ini, Anda harus mengingat kembali bahwa rencana trading telah disusun berdasarkan analisa teknikal yang matang, dan Anda justru bisa merugi lebih besar apabila mengabaikannya.

Tagged With :

Leave a Comment