Cara Mudah Memilih Saham Dengan Aplikasi RTI Business

Banyak investor pemula kebingungan menyaksikan deretan ratusan saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Ada yang mengira harus mencermati satu per satu agar dapat memilih saham yang bagus, ada pula yang langsung mencari jalan pintas dengan mencari rekomendasi saham di media massa. Padahal, ada cara mudah memilih saham secara lebih akurat dengan aplikasi RTI Business.

Cara Mudah Memilih Saham Dengan Aplikasi RTI Business

Aplikasi RTI Business merupakan salah satu aplikasi pelengkap trading saham yang bersifat gratis dan bisa diunduh oleh siapa saja. Aplikasi ini menyediakan beragam data pasar secara live, dilengkapi dengan rangkuman informasi fundamental dan tautan berita aktual. Alhasil, mayoritas investor dan trader Indonesia merasa wajib menginstal aplikasi ini pada ponsel favorit mereka.

Ragam informasi dalam aplikasi sangat melimpah, sehingga pemula mungkin merasa kebingungan memilah data apa yang perlu dicermati. Tapi kalau sudah memahami cara kerja aplikasi, kita dapat memanfaatkan sebagai alat bantu yang multiguna –termasuk untuk memilih saham yang bagus.

Tertarik? Berikut ini tiga langkah mudah memilih saham dengan aplikasi RTI Business yang bisa langsung kamu coba:

  1. Setelah mengunduh aplikasi RTI Business, carilah menu “Movers”. Pada opsi dropdown di bagian atas layar, pilihlah “Losers (%)” dan periode “3M” atau “6M”.
  2. Klik tiap kode saham yang muncul untuk memeriksa data fundamentalnya. Kamu dapat melihat rangkuman data fundamental per saham pada menu “Key Statistics”, setelah mengeklik kode saham terkait.
  3. Pilihlah saham mana yang “Key Statistics”-nya menghijau, atau menunjukkan pertumbuhan Earnings per Share positif dari waktu ke waktu. Hal ini menandakan perusahaan memiliki kinerja keuangan yang baik, sehingga harga saham berpotensi pulih di masa depan.

Sederhana sekali, bukan!? Kamu juga dapat melengkapi analisis dengan memeriksa data-data lain sesuai dengan rencana investasi kamu.

Umpamanya apabila ingin mengoleksi dividend stocks, periksalah menu “Corp Action” pada opsi Dividen serta menu “Key Statistics” pada data Dividend Yield. Atau jika ingin mengoleksi saham-saham berkualitas yang undervalued, tengoklah data PER dan PBVR, sembari memastikan bahwa emiten memiliki Debt Equity Ratio di bawah 100% dan Cash Ratio di atas 100%.

Tagged With :

Leave a Comment