Cara Menjadi Pengusaha Saat Masih di Perguruan Tinggi: Part 3

Pada post sebelumnya, dibahas bahwa di antara tips cara menjadi pengusaha pada saat anda masih berstatus mahasiswa adalah mengikuti program kewirausahaan yang sesuai, memanfaatkan jejaring yang disediakan kampus, serta menentukan prioritas. Bukan suatu rahasia bahwa menyeimbangkan tugas sebagai mahasiswa dengan impian sebagai wirausaha kerap menjadi kendala. Banyak yang enggan mengikuti rencana bisnisnya ketika mereka membandingkannya dengan uang kuliah yang harus dibayar.

Cara Menjadi Pengusaha Bagi Pengusaha Pemula Berstatus Mahasiswa

Pendidikan di perguruan tinggi bisa membantu menentukan dan mempengaruhi anda dalam mencapai tujuan kelak. Jika anda seorang pengusaha pemula yang masih berada di kampus, beberapa tips berikut mungkin bisa membantu anda, terutama dalam menyeimbangkan karir profesional dan akademik anda.

cara menjadi pengusaha 3

Pilihlah Kursus Yang Tepat

Jika anda ingin tetap mendapatkan nilai yang baik, maka jembatanilah gap antara pekerjaan dan kampus. Pilihlah matakuliah wajib atau pilihan yang sesuai dengan model bisnis anda, agar anda bisa menyusun strategi bisnis sekaligus memenuhi target perkuliahan. Pilihlah kelas di mana anda bisa bertemu profesor yang pakar di bidang bisnis yang menarik bagi anda. Jika mengikuti mata kuliah yang terkait dengan bisnis, anda bisa menghemat waktu dan memiliki lebih banyak ruang untuk praktek.

Selain itu, anda bisa mengikuti kursus independen selama satu semester atau satu kwartal. Hal ini memungkinkan anda untuk fokus pada riset terkait bisnis yang anda jalankan. Selama satu semester berikutnya, ikuti kelas kewirausahaan berbasis proyek untuk mendapatkan pengalaman membuat desain prototipe untuk produk dan/atau strategi atau pengembangan pemasaran untuk bisnis anda.

Manfaatkan Sumber Daya Kampus

Perguruan tinggi umumnya menawarkan sumber daya gratis yang bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa saat mencoba mendirikan usaha. Misalnya adalah layanan foto copy, print, wifi gratis, sumber daya online, dan bahan-bahan pustaka. Semua ini sangat bermanfaat bagi anda dalam mengembangkan usaha. Selain itu, anda mestinya bisa mendapatkan diskon khusus mahasiswa untuk membeli software tertentu. Banyak pengusaha membiayai bisnisnya langsung dari uang saku pada awalnya. Jadi, maksimalkan sumber daya yang ada sepanjang tersedia secara gratis.

Jika kampus anda memiliki sebuah pusat penulisan, maka manfaatkan untuk membuat bahan-bahan promosi, dan bekerja samalah dengan organisasi mahasiswa untuk membantu mempromosikan usaha anda. Anda juga bisa berpartisipasi di acara konferensi buku atau pameran-pameran yang diadakan di kampus.

Jalin Koneksi dengan Mahasiswa Lain

Kampus menyediakan banyak waktu luang bagi mahasiswa. Saat anda membangun usaha, pastikan anda selalu terhubung dengan teman-teman sekelas atau mahasiswa lainnya. Anda juga bisa menawari ide kolaborasi kepada mereka dan menjadikannya sebagai suatu peluang belajar bagi semua. Banyak perusahaan baru memperkerjakan mahasiswa pada awalnya.

Perguruan tinggi adalah suatu pusat aktivitas multi-disipliner. Anda bisa bertemu dengan banyak orang yang ide-idenya berbeda. Dengan demikian, anda bisa menghasilkan konsep-konsep yang inovatif. Periksa apakah kampus anda memiliki jurusan bisnis atau kewirausahaan dan periksa apakah ada ikatan alumninya. Jika ada, anda bisa memanfaatkannya untuk menemukan pengusaha yang memiliki strategi bisnis baru dan menemukan mentor-mentor terbaik.

Ajukan Pertanyaan Berorientasi Bisnis

Untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi, anda harus menguji segala sesuatunya secara seksama. Pertama, carilah suatu strategi kerja, sehingga anda tahu berapa banyak waktu yang harus dialokasikan untuk kuliah dan untuk bisnis. Lakukan penelitian terhadap strategi penjualan di perusahaan pesaing dan ujicoba produk anda di komunitas kampus.

Anda juga bisa mengajukan beberapa pertanyaan berikut kepada mahasiswa lain, anggota organisasi kemahasiswaan, atau anggota grup kampus:

  • Apakah kalian akan menggunakan bisnis/jasa ini?
  • Apa yang membuat bisnis ini menarik?
  • Bagian mana yang ingin anda perbaiki?

Ajukanlah pertanyaan-pertanyaan hipotetik selama perkuliahan yang relevan. Anda juga bisa meminta pendapat dari mahasiswa lainnya. Dengan bertanya, anda bisa membuat rencana bisnis dan bisa mengelola waktu dengan baik. Meskipun strategis bisnis tersebut masih permulaan, anda tetap perlu menghasilkan ide-ide baru untuk proses pembelajaran diri. Dosen atau profesor anda akan melihat minat dan dedikasi tersebut. Selain itu, anda bisa mendapatkan pengetahuan tentang pengembangan bisnis. Bahkan, anda bisa mencari cara-cara baru untuk memasarkan jasa tertentu kepada kelompok konsumen tertentu.

Cari Opsi Sumber Dana

Pertumbuhan finansial adalah suatu faktor penting di tahap awal setiap bisnis. Jika anda ingin menghasilkan arus kas yang stabil, maka kampus adalah tempat yang baik di mana anda bisa menemukan sumber-sumber pendanaan untuk bisnis baru tersebut. Kantor keuangan dan beasiswa bisa membantu anda mendapatkan pinjaman, dana hibah, beasiswa, dan program magang yang menawarkan bantuan finansial bagi mahasiswa.

Buat alamat email dengan .edu di belakangnya, karena ada beberapa opsi pendanaan khusus yang tersedia bagi mahasiswa yang sedang merintis usaha.  Peluang lainnya adalah penggalangan dana. Metode ini bisa membantu pemilik usaha baru untuk mendapatkan sokongan dana maupun menarik perhatian calon konsumen. Ketika anda masih berstatus mahasiswa, berusahalah menjangkau komunitas yang lebih luas untuk mempromosikan bisnis atau produk anda.

Itulah beberapa cara menjadi pengusaha yang bisa anda coba sekalipun anda masih berstatus sebagai mahasiswa. Siap untuk mencoba?

Tagged With :

Leave a Comment