Cara Berinvestasi Surat Utang Negara (SUN) dan Keuntungannya

XM broker promo bonus

Di zaman sekarang ini tingkat pemahaman masyarakat sudah semakin tinggi akan menabung. Tak lagi berpatokan pada produk-produk dari bank, beberapa orang bahkan sudah mulai semakin cermat akan peluang aktivitas ini. Contohnya  semakin banyak orang yang memilih investasi dalam bentuk logam mulia, pasar modal, hingga property. Sampai saat ini jenis investasi yang cukup diminati oleh masyarakat adalah reksadana, Obligasi Ritel Indonesia (ORI), dan Obligasi Syariah (SUKUK).

Reksadana umumnya diterbitkan oleh beragam manajemen investasi yang merupakan kumpulan obligasi atau saham dari perusahaan-perusahaan terbuka atau go public pada Bursa Efek. Sementara Sukuk dikeluarkan oleh pemerintah atau pun pihak swasta. Investasi dalam bentuk ORI atau pun Sukuk dikeluarkan oleh pemerintah dalam bentuk Surat Utang Negara. Berikut ini adalah ulasan singkat tentang investasi Surat Utang Negara.

Mengenal Investasi Surat Utang Negara (SUN)

Cara Berinvestasi Surat Utang Negara (SUN) dan Keuntungannya

Surat Utang Negara (SUN) secara awam dapat dikatakan sebagai surat berharga yang merupakan surat pengakuan utang dalam valuta asing atau pun mata uang rupiah yang mendapat jaminan pembayaran imbal hasil sekaligus bunganya oleh negara. Inilah sebabnya investasi ini terjamin keamanannya dan cocok bagi Anda yang tidak ingin mengambil resiko pada kegiatan menghimpun dana.

Alasan pemerintah menerbitkan SUN adalah untuk mendanai deficit pada APBN yang dibutuhkan untuk membangun negara pada berbagai sector, atau dapat dijelaskan dengan kata lain pemerintah meminjam dana dari masyarakat untuk membiayai beragam aktivitas yang dilakukan pemerintah, misalnya menyediakan infrastruktur dan transportasi umum yang layak. Berikut ini adalah jenis-jenis produk investasi Surat Utang Negara yang dapat menjadi pilihan bagi Anda.

Secara fisik SUN berupa warkat atau non warkat, dan saat ini SUN diterbitkan dalam bentuk fisik scripless atau tanpa warkat. SUD terbit dalam bentuk baik yang bisa diperdagangkan atau yang tak dapat diperdagangkan. Tak perlu khawatir membeli produk investasi ini karena bukti pembeliannya akan Anda terima dalam bentuk penagihan atau invoice. Invoice merupakan bukti yang cukup untuk mencairkan dana pokok serta bunga saat masa jatuh tempo tiba.

Baca Juga:   Untung Rugi Nabung Saham Yang Harus Anda Ketahui

Obligasi Ritel Indonesia (ORI)

ORI mulai diterbitkan oleh pemerintah sejak tahun 2006 secara ritel. Awalnya dahulu ORI diberi nama Surat utang Negara hingga lama-kelamaan menjadi ORI. Tujuan dikeluarkannya investasi  ini adalah untuk memberi kesempatan bagi para investor kecil dan masyarakat untuk turut berpartisipasi dan tidak hanya perusahaan besar atau para investor kakap saja.

Hanya dengan modal mulai 5 juta rupiah Anda sudah dapat turut berpartisipasi untuk berinvestasi dengan ORI. Kemudahan ini mendapat reaksi positif dari masyarakat, buktinya sampai dengan tahun 2015 tercatat pemerintah sudah mengumpulkan dana ORI hingga mencapai Rp. 144,125 triliun.

Obligasi Syariah Negara (SUKUK Negara)

Melihat kondisi yang menggembirakan tersebut serta meningkatkan keperluan masyarakat akan sarana investasi berbasis syariah, masih pada tahun yang sama pemerintah berikutnya menerbitkan pula Surat Utang Negara berbentuk obligasi dengan basis syariah. Artinya seluruh akad pada investasi ini mendasarkan diri pada hukum islami. Di tanah air dua akad Sukuk yang diterapkan adalah Mudharabah dan Ijarah.

Yang disebut Ijarah adalah model sukuk dengan akad sewa serta jumlah bagi hasil disepakati di awal, sementara Mudharabah merupakan sukuk yang menerapkan akad bagi hasil. Artinya jumlah bagi hasil setiap bulannya untuk investor tidak tentu besarannya namun disesuaikan dengan keadaan perusahaan yang mengeluarkan sukuk tersebut.

Sukuk perusahaan di tanah air biasanya menerapkan kedua jenis akad yaitu Mudharabah dan Ijarah, sementara untuk Sukuk Negara hanya menerapkan akad Ijarah.

Metode investasi

Bagi Anda yang berniat berpartisipasi pada investasi ini caranya tidak terlalu sulit. Saat Anda memperoleh informasi bahwa pemerintah tengah mengeluarkan sukuk atau ORI, Anda bisa segera mendatangi perbankan setempat atau lembaga sekuritas yang menjalin kerja sama untuk memasarkan SUN.

Baca Juga:   Cara Investasi Saham Dengan Modal Kecil Untuk Mahasiswa

Bagi yang lebih suka menghubungi perbankan Anda bisa mengunjungi Bank Mega, Bank Central Asia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Mandiri, dan lain-lain. Sementara bagi Anda yang lebih yakin akan lembaga sekuritas dapat mengunjungi Trimegah Sekuritas Indonesia, Danareksa Sekuritas, Indo Premier Securities, Sucorinvest Central Gani, Mega Capital Indonesia, dan MNC Securities.

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap Anda bisa menghubungi petugas customer service pada bank-bank atau lembaga yang telah disebutkan di atas. Katakan bila Anda berniat membeli ORI atau Sukuk yang tengah dipasarkan. Biasanya petugas akan menghubungkan Anda dengan staf yang berwenang. Tanyakan hal-hal yang ingin Anda ketahui sedetail mungkin sebelum membeli produk investasi yang Anda inginkan.

Keunggulan Memilih Produk Investasi Surat Utang Negara

Inilah beberapa alasan mengapa SUN cocok dipilih sebagai instrument investasi untuk Anda.

  • Aman dan terjamin

Investasi ini terjamin keamanannya oleh negara. Pemerintah baru dinyatakan tidak dapat membayar ORI atau Sukuk bila negara hancur atau saat pemerintah bangkrut. Tapi selama kondisi negara baik-baik saja, dana yang Anda tanamkan baik dalam bentuk produk ORI atau Sukuk sudah pasti akan dibayarkan setiap bulan oleh pemerintah dalam bentuk bagi hasil serta bunga.

  • Bunga kompetitif

Perlu diketahui bahwa bunga yang dijanjikan pada investasi ini sangat kompetitif karena bagi hasil serta jumlah kupon bunga selalu lebih dari imbal hasil produk deposito. Walaupun setiap seri besaran kupon ORI jumlahnya berbeda-beda, tapi ia akan selalu menyesuaikan dengan acuan suku bunga Bank Indonesia yang sedang berlaku pada waktu itu.

Pada tahun 2006 tercatat kupon tertinggi yang pernah dimiliki ORI mencapai 12.5%, dan kupon paling rendah adalah sebesar 6.25% pada ORI009. Angka tersebut berselisih cukup besar dengan bunga deposito pada saat ini yang maksimal berada di nilai 6%. Sekali lagi bagi hasil serta kupon ORI akan dibayarkan setiap bulan sehingga pertambahan uang Anda dapat dimonitor secara berkala.

  • Pajak imbal hasil lebih kecil dibandingkan deposito
Baca Juga:   Bank Pertahankan Suku Bunga Deposito Tinggi Tahun 2019 Ini

Pajak yang dibebankan pada investasi sukuk dan ORI lebih kecil bila dibandingkan instrument investasi deposito. Total bunga  yang menjadi beban Anda untuk deposito bisa mencapai 20%, sementara untuk Sukuk dan ORI hanya 15%. Dengan membeli ORI atau Sukuk yang nilai kuponnya lebih besar dibandingkan deposito Anda berpeluang mendapatkan return yang juga besar karena potongan pajak atas bunga yang dikenakan lebih sedikit dibandingkan besaran pajak atas bunga yang dibebankan pada produk deposito.

  • Turut serta dalam pembangunan

Berpartisipasi dengan berinvestasi Sukuk dan ORI artinya kita turut serta secara tak langsung dalam program pembangunan yang masyarakat juga akan ikut merasakan manfaatnya. Dana investasi dari Sukuk dan ORI akan disalurkan oleh pemeringah untuk pembiayaan berbagai pembangunan mulai dari infrastruktur serta berbagai sarana umum lainnya.

Yang dapat membeli SUN adalah investor yang berupa institusi atau pun perorangan yaitu WNI. Inilah sebabnya saat melakukan pembelian harus melampirkan KTP.

Nah, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi Anda saat ingin berinvestasi!

Silahkan beri penilaian untuk artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...

Tagged With :

Leave a Comment