Bunga Bank Turun, Apakah Deposito Masih Menguntungkan?

XM broker promo bonus

Bank Indonesia kemarin (19/2/2021) kembali memangkas suku bunga acuan 7-Day RRR sebesar 25 basis poin menjadi 3.5 persen. Menyusul penurunan suku bunga ini, dapat diperkirakan bahwa bunga kredit dan bunga deposito di bank-bank umum juga akan diturunkan. Di tengah situasi bunga bank turun makin rendah seperti ini, apakah deposito masih menguntungkan?

Apabila Anda menginginkan imbal hasil investasi yang tinggi, deposito bank jelas sudah tidak lagi menguntungkan. Untuk memperoleh hasil lebih banyak, ada baiknya berinvestasi dan trading saja pada saham atau forex. Namun, deposito masih menjadi sarana terbaik untuk menyimpan simpanan darurat atau dana cadangan kita.

Bunga Bank Turun Apakah Deposito Masih Menguntungkan

Saham, forex, dan berbagai investasi serupa berisiko tinggi. Potensi profitnya besar, tapi kita juga bisa kehilangan uang dalam waktu sekejap. Oleh karena itu, alat-alat investasi ini kurang tepat untuk menyimpan simpanan darurat yang mungkin kelak akan kita butuhkan ketika kena PHK atau mengalami krisis keuangan.

Kalau menaruh simpanan darurat dan dana cadangan pada deposito bank, maka kita akan mendapatkan lima (5) manfaat sekaligus:

  1. Tidak mudah tergoda menggunakan uang untuk berbelanja atau hedon.
  2. Siap menghadapi situasi tak terduga seperti kecelakaan, jatuh sakit, PHK, bencana alam, dan lain sebagainya.
  3. Dana tidak terdampak oleh inflasi, karena tetap memperoleh bunga bank tahunan yang pertumbuhannya kurang lebih setara dengan laju inflasi.
  4. Uang aman dari pencurian, penipuan, kebakaran, atau force majeure lain.
  5. Dana hingga Rp100 juta yang tersimpan di bank akan dijamin oleh LPS, sehingga kita tak perlu khawatir uang akan ludes akibat bank kolaps maupun krisis keuangan global.

Nah, apakah kamu tertarik untuk menyimpan dana darurat dalam deposito bank juga? Kalau begitu, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

Baca Juga:   Cara Raup Keuntungan Deposito di Bank

Pertama, pastikan kamu memilih bank BUMN besar yang memiliki jaringan nasional dan pasti dibekingi oleh pemerintah. Untuk penyimpanan dana darurat jangka panjang, sebaiknya juga hindari bank-bank kecil yang rawan mengalami masalah likuiditas. Kedua, pilihlah bank yang tidak mengenakan denda atas pencairan lebih cepat, agar dana bisa ditarik kapan saja ketika terjadi situasi darurat. Ketiga, jangan lupa simpan baik-baik slip deposito bank karena wajib ditunjukkan saat pencairan.

Tagged With :

Leave a Comment