Apa Itu Hipotek Terbalik dan Cara Kerjanya? Part 1

XM broker promo bonus

Jika anda sedang merencanakan kondisi keuangan yang stabil pada pensiun nanti, maka hipotek terbalik adalah salah satu alat perencanaan pensiun yang dapat anda pertimbangkan. Apa itu hipotek terbalik dan bagaimana cara kerjanya? Hipotek terbalik adalah suatu jenis pinjaman yang memungkinkan penduduk usia 62 tahun ke atas untuk menggadaikan sebagian dari ekuitas rumahnya, tanpa harus kehilangan hak atas kepemilikan rumah tersebut. Berbeda dengan hipotek biasa, hipotek terbalik tidak mengharuskan adanya cicilan bulanan bagi peminjam. Malahan, peminjam justru menerima uang dari pemberi pinjaman.

Apa Itu Hipotek Terbalik dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Pinjaman melalui hipotek terbalik tidak akan jatuh tempo hingga pemiliknya pindah, menjual rumah, gagal memenuhi kewajiban atas hutang, atau meninggal (dalam hal ini, tanggungan hutang akan pindah ke ahli waris). Setelah mengetahui apa itu hipotek terbalik, anda tentunya juga perlu tahu cara kerjanya.  Hal pertama yang harus anda pahami adalah ekuitas rumah.

hipotek terbalik

Ekuitas adalah nilai pasar dari properti anda, dikurangi nilai pinjaman yang masih dibebankan kepadanya. Misalnya, jika nilai pasar rumah anda adalah Rp. 1 Milyar dan anda menggadaikannya sebesar Rp. 500 juta, maka ekuitas rumah anda adalah Rp. 500 juta. Namun, jika hipotek sudah anda bayar atau anda tidak pernah menggadaikannya, maka ekuitas rumah anda adalah nilai pasarnya secara penuh.

Ketika anda mengambil hipotek terbalik, maka anda meminjam uang dengan menggadaian sebagian dari nilai ekuitas. Uang yang anda terima tidak dikenai pajak dan anda bisa menerimanya di depan dalam bentuk lump sum, dalam bentuk pembayaran bulanan atau kredit, tergantung kebutuhan dan tergantung jenis pinjaman yang anda pilih.

Selama periode hipotek, anda bisa melakukan pembayaran atas pinjaman tersebut dan mengurangi hutang anda. Namun, tidak ada keharusan jika anda tidak ingin.  Meski demikian, anda harus terus membayar pajak properti, asuransi, serta memastikan rumah tersebut terawat dengan baik. Jika tidak, resikonya adalah macet, dan bisa berakhir dengan penyitaan.

Baca Juga:   Sistem Pembayaran Non Tunai: Antara Manfaat dan Keadilan

Hipotek terbalik jatuh tempo ketika anda meninggal (dan ahli waris menanggung hutang anda) atau tidak lagi memiliki rumah tersebut secara hukum. Perlu diingat bahwa hipotek terbalik tidak hanya diperuntukkan untuk rumah tunggal keluarga. Anda juga bisa mengajukan hipotek terbalik sekalipun anda tinggal di kondominium hotel, sepanjang kondo tersebut merupakan tempat tinggal utama anda.

Apa Itu Hipotek Terbalik dan Jenis-Jenisnya?

Nah, setelah memahami apa itu hipotek terbalik dan cara kerjanya, maka berikutnya adalah memahami jenis-jenisnya.  Secara umum, ada empat jenis hipotek terbalik: konversi ekuitas rumah (home equity conversion), konversi ekuitas rumah untuk pembelian (home equity conversion for purchase), hipotek terbalik hak milik (proprietary reverse mortgage), dan hipotek terbalik kegunaan-tunggal.

Sama halnya dengan hipotek biasa, pinjaman ini bisa menggunakan tarif bunga tetap atau tarif bunga tidak tetap. Namun, hipotek terbalik cenderung memiliki tarif bunga yang lebih tinggi dibanding hipotek biasa. Meskipun para nasabah hipotek terbalik umumnya tidak diharuskan melakukan pembayaran bulanan, mereka harus tetap membayar pajak properti, asuransi, dan pemeliharaan rumah sebagai bagian dari kewajiban mereka.

Apakah Hipotek Terbalik Cocok Untuk Anda?

Jika anda sedang mempertimbangkan untuk mengambil hipotek terbalik atas rumah anda, namun belum merasa yakin apa itu hipotek terbalik, termasuk kelebihan dan kelemahannya, maka cobalah memahami beberapa poin berikut:

Kelebihan
  • Akses terhadap uang dalam jumlah besar, atau sumber pendapatan yang stabil selama pensiun;
  • Fleksibilitas cara mendapatkan uang. Opsinya antara lain lump sum di depan, annuitas, kredit, atau kombinasi ketiganya;
  • Anda dan ahli waris tidak harus melakukan pembayaran apapun terhadap pinjaman tersebut hingga anda pindah, menjual rumah tersebut, atau meninggal;
  • Anda tidak harus membayar pajak atas uang yang diterima dari hipotek terbalik;
  • Anda bisa berubah fikiran karena alasan apapun dan membatalkan hipotek terbalik dalam waktu 3 hari kerja setelah pinjaman disetujui;
  • Jika salah satu pasangan meninggal dunia, maka pasangan yang masih hidup tetap bisa tinggal di rumah tersebut, jika mereka menggunakan nama pasangan sebagai pinjaman.
Baca Juga:   Trend Dunia dan Dunia Keuangan: Apa Yang Berpengaruh?
Kekurangan
  • Jika anda memiliki hipotek lain, maka dana yang diperoleh dari hipotek terbalik harus digunakan untuk membayarnya;
  • Anda harus membayar premi asuransi hipotek terbalik dan asuransi pemilik rumah sepanjang masa pinjaman;
  • Jika anda harus pindah dari rumah tersebut selama lebih dari 12 bulan berturut-turut, dan tidak ada peminjam lain (misalnya pasangan) yang masih tinggal di rumah itu, maka pinjaman akan jatuh tempo;
  • Biaya-biaya lain terkait hipotek terbalik, seperti biaya komisi dan closing, akan mengurangi jumlah total uang yang anda terima;
  • Jika anda dan pasangan meninggal sebelum membayar kembali pinjaman tersebut, maka tanggung jawab hutang akan jatuh kepada ahli waris;
  • Kegagalan untuk membayar pajak properti atau asuransi bisa berimbas pada penyitaan;

Perlu diingat bahwa, tergantung jenis hipotek terbalik yang anda pilih, bisa jadi ada batasan-batasan tertentu yang mengatur penggunaan uang oleh anda.

Tagged With :

Leave a Comment