Informasi Tentang Investasi Kondotel alias Kondominium Hotel

Investasi dalam bidang property memang selalu menarik perhatian termasuk kondotel atau kondominium hotel yang semakin banyak diminati terutama oleh investor muda. Hal ini ditunjang oleh trend jalan-jalan di saat liburan dan berdampak positif pada bisnis di sector akomodasi seperti hotel, homestay, dan kondotel tentunya. Bisnis kondotel kerap disebut sebagai stay vacation sebagai peluang usaha yang memberikan keuntungan yang tinggi yaitu dari tarif sewa unitnya serta fasilitas menginap cuma-cuma sesuai perjanjian dengan pengelola.

Mengenal Bisnis Kondotel

Informasi Tentang Investasi Kondotel alias Kondominium Hotel

Bila dilihat dari fisik bangunan orang akan mudah menyamakan kondotel dengan apartemen, yaitu gedung bertingkat yang bagian dalamnya terdiri dari unit-unit kamar yang dijual serta disewakan. Perbedaan kondotel dengan apartemen biasanya dilengkapi fasilitas setara hotel berbintang, seperti sauna dan spa, bar, café, gym station, kolam renang, Jacuzzi, hingga taman bermain anak. Pendeknya kondotel juga dilengkapi fasilitas penunjang yang mengutamakan kenyamanan para tamu.

Walaupun telah dibeli oleh investor, namun pengelolaan kondotel tetap ditangani oleh manajemen, sekaligus mempromosikan unit-unitnya agar wisatawan tertarik untuk bermalam di sana. Atau secara singkat dapat disimpulkan bahwa kondotel adalah unit ruangan yang dimiliki oleh perorangan namun disewakan dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari tarif sewa.

Keunggulan Bisnis Kondotel

Seperti  yang telah disinggung sebelumnya, kondotel dilengkapi oleh fasilitas yang lebih mewah melebihi apartemen sehingga harga jualnya juga tentu lebih tinggi. Inilah sebabnya dalam investasi properti ini memerlukan modal awal yang besar walaupun proyeksinya memang untuk jangka panjang. Saat membeli pertama kali Anda memang harus mengeluarkan dana yang besar  tapi cobalah berhitung ke depannya karena harga properti ini setiap tahun terus mengalami peningkatan apalagi bila berada di lokasi pariwisata populer.

Walaupun kondotel yang dibeli tidak dapat menjadi milik pribadi, tapi Anda mempunyai jangka waktu kepemilikan yang cukup panjang, yaitu 30 tahun. Sepanjang waktu tersebut Anda tentu sudah bisa balik modal berulang kali. Kondotel juga investasi properti yang praktis dan tidak ribet karena seluruh pengelolaannya, termasuk desain, pemeliharaan, promosi, dan sebagainya sudah ditangani oleh pihak manajemen kondotel. Anda tinggal duduk manis saja di rumah dan menerima profit dari tarif sewa setiap bulannya.

Perlu diketahui bahwa tarif sewa kondotel adalah harian sama seperti hotel sehingga Anda juga akan mendapatkan profit lebih cepat. Coba bandingkan dengan system sewa apartemen yang dibayar secara tahunan.

Hal-hal yang Perlu diketahui Sebelum Investasi Kondotel

Agar investasi kondotel memberikan hasil keuntungan yang optimal inilah beberapa hal yang perlu Anda ketahui sebelum membeli unitnya, sekaligus mengantisipasi kerugian.

Menentukan lokasi – Secara umum nilai tanah setiap tahunnya memang akan terus meningkat, tapi tak dapat dipungkiri ada pula kawasan yang harga tanahnya mengalami penurunan secara signifikan dari waktu ke waktu. Salah satu contohnya adalah sebuah Negara bagian di Amerika yang nilai tanahnya merosot drastic sehingga dengan mengeluarkan dana sebesar 6 juta rupiah saja Anda bisa membeli sampai 5 rumah di kawasan tersebut.

Intinya saat ingin berinvestasi dalam bidang properti Anda harus mencermati dengan baik di kawasan mana kondotel tersebut hendak dibangun. Inilah faktor yang akan menentukan kesuksesan investasi untuk masa depan Anda. Lakukan survey sebelum membeli kondotel untuk mengetahui rencana tata ruang kota di daerah tersebut. Informasi tersebut dapat membantu Anda memprediksi kisaran harga yang wajar serta jumlah keuntungan yang berpotensi Anda dapatkan.

Contohnya, saat hendak membeli ruko, tentunya lokasi ruko yang ideal adalah di kawasan perkantoran atau kompleks perumahan sebagai sasaran pasar Anda bila ingin membuka toko. Kemudian saat Anda berinvestasi kondotel, lokasi terbaik adalah berada di kawasan pariwisata yang populer, seperti Pulau Bali atau Kota Yogyakarta. Penyewa kondotel umumnya memang wisatawan lokal atau mancanegara yang tinggal beberapa hari untuk liburan.

Seperti yang kita ketahui Pulau Bali yang dianugerahi kecantikan alam yang luar biasa serta budaya penduduk lokalnya yang unik telah menarik perhatian dunia sejak puluhan tahun yang lalu. Orang bahkan kerap mengatakan kalau Bali lebih populer dibandingkan Indonesia. Sementara Yogyakarta adalah lokasi wisata yang paling cocok bagi para penggemar wisata budaya dengan nuansa kultur Jawa yang begitu kental.

Anda akan panen di musim-musim liburan atau peak season karena pada saat-saat seperti inilah tarif sewa hotel, homestay, dan kondotel bisa naik hingga dua kali lipat.

Harga yang Sesuai

Investasi atau bisnis properti apa pun memang selalu memerlukan modal awal yang besar, meskipun demikian jangan sampai Anda membayar terlalu mahal, atau overpriced untuk membeli unit kondotel. Pastikan bahwa dana yang Anda bayarkan memang benar-benar setara dengan lokasi, fasilitas, serta proyeksi keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Saat ini di pasaran harga sebuah unit kondotel adalah antara 800 juta hingga 1 miliar rupiah tergantung dari fasilitas dan lokasinya.

Demikian pula saat menetapkan tarif sewa jangan sampai terlalu tinggi karena bila kemahalan wisatawan tentunya akan enggan menginap di unit Anda. Perlu diingat walaupun investasi ini mempunyai prospek yang bagus tapi tingkat kompetisinya pun tinggi. Bila tarif yang Anda tawarkan terlalu mahal wisatawan bisa dengan mudah berpaling ke hotel atau kondotel lain yang lebih terjangkau.

Reputasi pengelola – Jangan terburu-buru dalam investasi properti untuk mengantisipasi masuk dalam jebakan oknum yang tidak bertanggungjawab. Karena itu penting untuk memperhatikan reputasi dan rekam jejak pengembang yang akan menjadi partner Anda. Walaupun keuntungan yang ditawarkan terlihat menggiurkan tapi sebaiknya Anda mengurungkan niat bila manajemen kondotel pernah terlibat dalam permasalahan hukum. Perhatikan pula layanan yang diberikan kepada investor apakah cukup memuaskan atau tidak karena Anda akan menjalin kerjasama jangka panjang dengan pihak terkait.

Laporan audit – Pastikan Anda mendapatkan hak sebagai investor, seperti mendapatkan laporan hasil audit tahunan. Dokumen tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban pengelola kepada investor. Manajemen kondotel professional juga akan melibatkan akuntan publik untuk audit tersebut sehingga hasilnya tetap obyektif. Secara umum dalam laporan tersebut berisi keterangan profit wajar yang diperoleh setiap bulannya.

Mencermati perjanjian serta perizinan pembangunan dengan teliti – Tentu saja untuk mengetahui kewajiban dan hak Anda langkah pertama yang harus dilakukan adalah meneliti secara mendalam perjanjian hitam di atas putih antara pihak pengelola kondotel dengan investor. Tidak ada yang boleh dirugikan dalam perjanjian tersebut atau paling tidak termuat win win solution bagi kedua belah pihak.

Berikutnya adalah mencermati perizinan pendirian bangunan untuk kondotel yang belum dirilis. Anda bisa mempelajari peraturan daerah yang merancang seluk-beluk perizinan mendirikan bangunan-bangunan komersil. Point-point yang perlu dipahami adalah analisa dampak lingkungan, penggunaan air PDAM dan bukan air tanah, komitmen social yang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat setempat, dan perjanjian pengelolaan bisnis secara kemitraan.

Jangan enggan berkonsultasi dengan ahli hukum terkait berbagai point di atas agar Anda mendapat kepastian tentang status investasi  Anda. Semoga bermanfaat!

Silahkan beri penilaian untuk artikel ini:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)

Loading...

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar