Mengenal Akun Hedging dan Netting dalam Trading Forex

Beberapa platform trading kini memperbarui pengaturannya dengan menghadirkan opsi “akun hedging” dan “akun netting”, antara lain Metatrader 5 dan cTrader. Opsi ini biasanya terlihat saat pembukaan akun awal. Tapi, apa itu akun hedging dan akun netting?

Akun Hedging dan Netting dalam Trading Forex

Hedging dan netting adalah dua strategi pengendalian risiko yang populer dalam trading forex. Keduanya memiliki satu kesamaan, yakni sama-sama membuka posisi trading baru yang berlawanan dengan posisi trading yang telah dibuka sebelumnya. Namun, pembukaan posisi baru itu membawa konsekuensi berbeda bagi akun hedging dan akun netting.

Cara Kerja Akun Hedging

Akun hedging adalah jenis akun yang memperlakukan setiap order trader secara terpisah.

Contohnya: Trader A membuka posisi beli GBP/USD sebanyak 1 lot. Beberapa jam kemudian, arah pergerakan harga ternyata malah menurun. Trader A kemudian memutuskan untuk membuka posisi jual GBP/USD sebanyak 0,5 lot.

Platform trading akan membiarkan posisi beli dan posisi jual GBP/USD itu tetap terbuka secara terpisah. Dengan demikian, trader A sekarang memiliki posisi beli GBP/USD sebanyak 1 lot dan posisi jual GBP/USD sebanyak 0,5 lot.

Kedua posisi trading yang berlawanan itu akan tetap terbuka sampai target/stop loss masing-masing tercapai. Jika Trader A tidak ingin mempertahankan salah satunya, maka ia harus menutup posisi trading yang tidak dikehendakinya secara manual.

Cara Kerja Akun Netting

Akun netting adalah jenis akun yang menghitung semua order pada pasangan mata uang yang sama sebagai satu kesatuan.

Contohnya: Trader B membuka posisi beli GBP/USD sebanyak 1 lot. Beberapa jam kemudian, arah pergerakan harga ternyata malah menurun. Trader B kemudian memutuskan untuk membuka posisi jual GBP/USD sebanyak 0,5 lot.

Platform trading akan menganggap posisi jual GBP/USD itu mengurangi posisi beli awalnya, sehingga sang trader B sekarang cuma memiliki posisi beli GBP/USD sebanyak 0,5 lot. Terlihat jelas bahwa pembukaan posisi trading kedua pada GBP/USD ini membawa konsekuensi berbeda bagi akun netting dan hedging.

Hedging vs Netting, Mana yang Lebih Baik?

Akun hedging memungkinkan kita membuka posisi trading sebanyak apapun dalam pasangan mata uang favorit, kemudian merancang target profit dan stop loss yang berbeda-beda untuk tiap posisi. Namun, fleksibilitas ini juga menimbulkan risiko overtrading (terlalu banyak posisi trading aktif) dan meningkatkan ancaman margin call.

Akun netting sepintas tidak fleksibel, karena trader tidak bisa merekayasa target profit dan stop loss untuk semua posisi trading secara terpisah. Tapi, pada sisi positifnya, trader pengguna akun netting akan terbebas dari risiko rugi dua arah dan margin call yang sering terjadi dalam penerapan hedging.

Jadi, mana yang lebih baik antara akun hedging dan akun netting dalam trading forex? Pilihannya kembali lagi pada masing-masing trader. Akun hedging lebih sesuai untuk para risk-taker yang berani menanggung rugi besar demi mengejar profit. Sedangkan akun netting lebih cocok untuk trader yang menginginkan keamanan ekstra dan tak mau kehilangan semua modalnya.

Tagged With :

Leave a Comment