Strategi Pemasaran Simpatik: Ucapan Terima Kasih dan Rasa Syukur

Sejumlah perusahaan memiliki kebiasaan mengucapkan terima kasih kepada konsumennya dengan mengirimkan kartu ucapan terima kasih, memberikan diskon, atau bonus gratis lainnya. Sebagian perusahaan menggunakan momen strategis pemasaran simpatik dengan ucapan terima kasih di bulan Desember, yakni dengan memberikan keranjang hadiah atau beberapa botol minuman gratis kepada konsumen setianya.

Pada esensinya, ucapan terima kasih adalah respon emosional sekaligus sebuah pilihan yang kita buat untuk mengapresiasi sesuatu. Seberapa lazimkah praktek ini dalam dunia bisnis? Dalam sebuah survey yang dilakukan John Templeton Foundation, ditemukan bahwa responden tidak banyak yang memberikan ucapan terima kasih dalam pekerjaannya. Meskipun mereka sebenarnya mengakui aksi atau kinerja seseorang secara positif, mereka menyimpannya sendiri.

strategi pemasaran simpatik

Namun menariknya, 90% sepakat bahwa ketika pemimpin menunjukkan sikap berterima kasih, karyawan akan lebih bersemangat untuk sukses. Dengan kata lain, setiap orang sesungguhnya mengakui nilai dari sebuah ucapan terima kasih ini. Mereka hanya tidak banyak mengungkapkannya di lingkungan pekerjaan.

Strategi  Pemasaran Simpatik: Manfaat Berterima Kasih

Sesungguhnya, manfaat dari sikap berterima kasih ini sangatlah besar. Sikap ini bisa membangun rasa memiliki dan ikatan yang lebih kuat antara karyawan dengan perusahaan, dan pada akhirnya dapat membantu meningkatkan produktivitas. Strategi pemasaran simpatik melalui ucapan terima kasih juga dapat membangun koneksi yang lebih kuat dengan konsumen dan vendor. Untuk mengetahui bagaimana tim marketing bisa mengoptimalkan strategi ini untuk kesuksesan perusahaan, ada beberapa hal yang perlu diketahui para pengambil kebijakan di perusahaan, antara lain:

Mengingatkan Karyawan bahwa Mereka Berarti

Ya, karyawan akan lebih semangat bekerja jika mereka tahu bahwa perusahaan menghargai peran mereka, sekecil apapun itu. Mereka ingin merasakan bahwa mereka adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar. Ketika karyawan merasa dihargai, mereka akan mulai menyadari betapa pentingnya kontribusi mereka. Ada beberapa contoh baik tentang bagaimana perushaaan memberikan ucapan terima kasih kepada karyawannya.

Misalnya adalah apa yang dilakukan Sheldon Yellen, CEO dari BELFOR Property Restoration. Ia tidak mengandalkan sekedar ucapan saja, namun lebih ke tindakan-tindakan kebaikan kecil yang mencerminkan rasa hormat, seperti membukakan pintu untuk orang yang ada di belakang, tersenyum, atau memberikan sesuatu secara cuma-cuma. Menurut pengalamannya, bersikap baik dapat mendorong karyawan dan anggota tim lainnya untuk tetap bersemangat dalam pekerjannya.

Membantu Anda Membuat Keputusan Yang Tepat untuk Karyawan

Tim pemasaran yang baik memerlukan anggota yang berdedikasi tinggi. Ketika anda fokus mencari peluang-peluang untuk mengucapkan terima kasih, pada dasarnya anda telah memprioritaskan kebutuhan tim. Sikap seperti ini sangat penting terutama di pasar tenaga kerja yang ketat seperti saat sekarang ini. Seperti diucapkan Danielle Itani, Directur Pemasaran di Innovative Employee Solutions, “Karyawan adalah asset, bukan beban, jadi perusahaan mesti menunjukkan rasa terima kasih kepada assetnya yang paling berharga, yakni karyawannya.”

Selanjutnya menurut itani, mengutamakan orang dibanding keuntungan dapat menjadi faktor pembeda antara perusahaan dalam persaingan di dunia bisnis pasca-pandemi, di mana masyarakat lebih memprioritaskan kesehatan mental dan keseimbangan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi. Namun, ia juga menyarankan bahwa sikap hormat ini ditunjukkan oleh setiap manajer dan pemimpin di perusahaan, bukan hanya oleh sebagian orang saja. Dampaknya akan lebih besar jika strategi pemasaran simpatik ini diterapkan dengan pendekatan top-down, yang dimulai dari para pemimpin senior.

Mempermudah Penyelesaian Masalah

Apakah anda pernah mengalami masalah untuk mendorong karyawan berfikir out-of-the-box? Hambatan terbesar mereka mungkin terletak pada rasa takut jika mengatakan sesuatu yang salah atau jika ide mereka ditolak. Sikap berterima kasih terhadap input (masukan) bukan hanya terhadap output (keluaran) dapat memotivasi karyawan. Rasa syukur adalah bentuk pengakuan atas apa yang diberikan orang lain.

Jadi, jika ide dan partisipasi mereka diterima, karyawan akan lebih termotivasi untuk berinovasi. Sikap hormat ini mendorong munculnya rasa optimisme, harapan, dan masa depan cerah bagi perusahaan. Alhasil, anda bisa mengurai permasalahan secara lebih cepat jika didukung oleh karyawan-karyawan yang berdedikasi dan termotivasi. Jika bercermin pada aspek positif dalam hidup, maka kita bisa fokus pada peluang yang ada di depan dan mempermudah dalam mengatasi permasalahan yang mungkin ditemui di sepanjang perjalanan.

Sebagai Fondasi dari Hubungan Yang Kuat

Jika anda ingin membangun hubungan yang kuat dengan vendor maupun konsumen, maka cobalah menerapkan strategi pemasaran simpatik ini, bukan rasa simpati yang dibuat-buat, namun dibangun sebagai salah satu budaya organisasi. Menurut Alison Gutterman, CEO sekaligus Presiden Jelmar, rasa syukur adalah salah satu cara untuk membangun loyalitas dengan pihak ketika yang berperan penting bagi perusahaan anda, yakni vendor. Selain menjawab email, pertanyaan, atau telpon dari vendor secara tepat waktu, perusahaan juga membuat misi untuk mengirimkan produk tepat waktu melalui kolaborasi yang kuat dengan vendor.

Strategi  pemasaran simpatik tidak melulu tentang diskon besar atau hadiah bagi karyawan, konsumen, maupun vendor. Adakalanya, hal-hal kecil yang mencerminkan kebaikan dan ikhlasan lebih berarti untuk membangun loyalitas kepada perusahaan.

Tagged With :

Leave a Comment