Cara Meluncurkan Bisnis Menggunakan Media Sosial : Part 2

Pada post sebelumnya dibahas trend penggunaan media sosial, terutama Instagram dan TikTok sebagai cara meluncurkan bisnis di kalangan mahasiswa. Juga telah disajikan dua contoh kasus mahasiswa yang sukses merintis bisnis dan mempromosikannya menggunakan Instagram, serta perkembangan tools shopping yang disediakan platform media sosial sehingga pengguna bisa berbelanja online hanya dengan menekan satu tombol di ponsel.

Cara Meluncurkan Bisnis di Kampus : Apa Tantangannya?

Ketika mahasiswa meluncurkan bisnis di kampus, maka pertanyaan berikutnya adalah kemana bisnis itu akan dibawa setelah wisuda? Apakah akan menjadi usaha sampingan atau menjadi sumber penghasilan utama? Pada contoh kasus mahasiswa yang dibahas pada post sebelumnya, Mason menggunakan sistem harga yang berbeda-beda, namun ia masih bisa menghasilkan $45 untuk salah satu karyawanya. Ia menganggap usaha tersebut sebagai usaha sampingan dan akan tetap menjalankannya setelah wisuda.

cara meluncurkan bisnis 2

Ia merasa usaha tersebut bisa menjadi sumber penghasilan kedua. Ia ingin meniti karir sesuai pendidikannya, sedangkan bisnis tersebut adalah sesuatu yang ia jalankan dengan senang hati, sekaligus menghasilkan uang. Hampir senada, Larreategui juga menganggap bisnisnya sebagai usaha sampingan, namun ia ingin melihatnya berkembang dan membangun jejaring dengan brand lain. Penghasilannya berbeda setiap bulan, namun ia pernah menghasilkan hingga $300 dalam satu bulan.

Apakah anda tertarik untuk membangun usaha sendiri? Mulai saja. Keluarlah dan belajar. Kita berada di suatu generasi di mana segala sesuatu mudah didapatkan. Jadi, jika anda menginginkan sesuatu, maka kejarlah. Menurut Mukund Iyengar, seorang profesor di Stevens Institute of Technology, yang juga menjalankan sejumlah program terkait cara meluncurkan bisnis bagi pengusaha pemula yang masih berstatus mahasiswa, kampus adalah tempat yang sempurna untuk berfikir outside-of-the-box dan menciptakan ide-ide yang masih baru dan segar.

Cara Meluncurkan Bisnis di Kampus : Apa Tipsnya?

Masa di kampus adalah masa di mana anda bisa menjadi orang paling ambisius sepanjang hidup anda, karena anda merasa tidak akan kehilangan apapun. Nah, jika ingin tahu cara meluncurkan bisnis ketika anda masih berstatus mahasiswa, maka beberapa tips berikut mungkin membantu anda:

Miliki Proposisi Nilai

Menurut Melinda Emerson, seorang penulis, seorang pakar usaha kecil, sekaligus konsultan pemasaran yang dikenal sebagai SmallBizLady, kunci untuk memulai sebuah usaha adalah memiliki proposisi nilai. Anda harus memiliki sesuatu  yang unik dan tidak mudah ditiru oleh para pesaing.  Temukan sesuatu yang unik, yakni sesuatu yang membuat konsumen anda merasa spesial, karena hal tersebut menciptakan pengalaman konsumen yang menyenangkan.

Lakukan Riset Persaingan

Larreategui menyarankan untuk mencari panduan di YouTube, misalnya video-video “how to” dan melihat apa yang dilakukan orang lain. Pelajari tentang produk-produk lain di luar saja, bagaimana kreator memasarkannya, dan platform apa yang mereka gunakan. Jika menemukan skema warna dan estetika yang sesuai, tidak ada salahnya meniru dan melakukan penyesuaian sesuai ciri khas bisnis anda.

Ambil Mata Kuliah Bisnis di Kampus

Menurut Mason, mata kuliah bisnis akan memberi bekal pengetahuan tentang aspek-aspek cara meluncurkan bisnis oleh mahasiswa dan bagaimana menjalankannya kelak. Jika anda memiliki satu ide usaha tertentu, maka pelajarilah setidaknya beberapa aspeknya, sehingga anda bisa memaksimalkan hasilnya kelak.

Lakukan Uji Produk dan Dapatkan Umpan Balik

Emerson tahu betul bahwa orang membeli sesuatu karena alasan yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, pengujian perlu dilakukan. Pertama kali anda meletakkan atau memberlakukan sesuatu di pasar anda, mungkin ada orang yang tidak menyukainya. Anda mungkin harus mengubahnya. Intinya, dapatkan umpan balik (feedback) dari orang yang tidak dikenal, dan media sosial adalah tool yang mudah untuk melakukannya.

Pilih Satu Platform Medsos

Mike Allton, kepala bidang kemitraan strategis di Agorapulse (sebuah perusahaan pembuat tools media sosial) mengatakan bahwa bisnis harus fokus pada satu platform saja terlebih dahulu. Ia menyarankan untuk memilih satu platform terlebih dahulu hingga anda melihat kesuksesan di depan mata. Jika sudah berhasil di satu platform, tidak ada salahnya masuk ke platform lain.

Terakhir, cara meluncurkan bisnis ketika anda masih di kampus adalah dengan menemukan seorang mentor, yakni seseorang yang bisa anda ajak diskusi sebelum sebuah proyek dimulai. Seorang mentor tidak mesti pakar di seluruh bidang. Jadi, pilih siapa yang akan menjadi mentor anda, yakni seseorang yang mau menyediakan waktu dan membagi keahliannya. Kemudian, temukan apa kekuatan yang dimiliki.

Cara meluncurkan bisnis menggunakan media sosial selama di kampus tidaklah serumit yang anda bayangkan. Jalankan saja, lakukan perbaikan, temukan pola terbaik, dan kembangkan usaha anda, apapun skalanya saat ini. Ikuti mimpi anda dan berusaha mewujudkannya. Namun, jangan berusaha meraih mimpi dengan mata tertutup. Bermimpilah dengan mata terbuka, sehingga anda bisa melakukan sesuatu dengan benar. Generasi kita cukup beruntung karena memiliki banyak sumber daya dan fasilitas untuk dioptimalkan dalam mengembangkan usaha, sekalipun masih berstatus mahasiswa.

Tagged With :

Leave a Comment