Kebanyakan orang hanya mengenal pembagian dividen dari saham. Namun, reksa dana sebenarnya juga dapat memberikan dividen melimpah. Hanya saja, dividen reksa dana belum tentu diberikan secara tunai.
Pada umumnya, reksa dana menginvestasikan kembali dividen yang diterimanya ke dalam dana kelolaan. Reinvestasi seperti ini akan meningkatkan nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana tersebut, tetapi investor tidak akan menerima dividen secara tunai. Kebijakan tersebut dianut oleh mayoritas reksa dana yang tersedia di Indonesia saat ini.

Ada pula reksa dana yang memberikan dividen dalam bentuk unit penyertaan (UP). Manajer investasi akan menghitung keuntungan dari reksa dana secara berkala, lalu membagikannya kepada investor dalam bentuk unit penyertaan. Kebijakan dividen seperti ini kadang-kadang diberlakukan oleh reksa dana pendapatan tetap.
Selain itu, ada pula reksa dana yang membagikan dividen dalam bentuk tunai. Dividen tunai dapat dibagikan per bulan, per kuartal, atau per tahun untuk langsung ditransfer ke rekening bank investor. Pertumbuhan nilai aktiva bersih (NAB) kemungkinan lebih lamban, tetapi reksa dana yang memberlakukan kebijakan ini dapat memberikan pendapatan pasif bagi investor secara rutin.
Bagaimana cara mendapatkan dividen dari reksa dana secara rutin seperti itu? Langkah pertama, carilah reksa dana yang menjanjikan dividen dalam prospektusnya. Langkah kedua, investasikan dana sesuai syarat minimum pembagian dividen pada reksa dana tersebut. Langkah ketiga, pertahankan investasi Anda pada produk reksa dana itu dalam jangka panjang.
Beberapa contoh reksa dana yang memberikan dividen di Indonesia antara lain:
- Manulife Pendapatan Bulanan II
- Schroder Dana Andalan II
- Schroder Dana Mantap Plus II
- Batavia Dana Obligasi Ultima
- Ashmore Dana Obligasi Unggulan Nusantara
- Ashmore Dana Obligasi Nusantara
Dapat diperhatikan bahwa macam-macam reksa dana yang memberikan dividen di atas merupakan reksa dana pendapatan tetap. Imbal hasil obligasi yang mendasarinya telah membuat keuntungan jenis reksa dana ini lebih stabil daripada tipe reksa dana saham, sekaligus mencetak pertumbuhan nilai lebih besar daripada tipe reksa dana pasar uang.
Nah, apakah Anda tertarik berinvestasi pada reksa dana yang memberikan dividen menggiurkan ini!? Ingat, jangan lupa baca prospektus dan fund fact sheet sebelum berinvestasi pada reksa dana apa pun. Pastikan rencana investasi dan skema pembagian dividen sesuai dengan tujuan investasi kita.
Tagged With : investasi jangka panjang • reksadana