4 Investasi Rendah Risiko Selain Deposito

Deposito identik sebagai wahana investasi dengan risiko terendah. Namun, potensi imbal hasilnya rendah dan belum tentu lebih tinggi dari laju inflasi. Karenanya, banyak orang mencari-cari alternatif investasi rendah risiko lainnya, tetapi dengan potensi imbal hasil lebih tinggi. Ada nggak sih? Tentu ada, bahkan banyak. Berikut ini empat diantaranya.

Broker Saham Syariah

 

1. Kolektibel (Barang Koleksi)

Barang koleksi seperti perangko, lukisan, koin, arloji, barang antik, atau benda-benda seni bisa jadi investasi dengan keuntungan lumayan tinggi. Bahkan, saat ini sudah banyak orang yang secara khusus berprofesi sebagai pemburu arloji kolektibel atau barang antik dengan penghasilan jutaan Dolar AS.

Asalkan Anda punya mata jeli dan memiliki jaringan luas dalam menyelami bisnis ini, maka keuntungan bisa diperoleh semudah telepon kanan-kiri saja. Namun, perhatikan bahwa aset utama dalam investasi kolektibel ini adalah “informasi”. Dengan kata lain, risikonya meningkat seiring dengan makin minimnya informasi yang Anda miliki.

 

2. Surat Berharga Negara (Obligasi)

Investasi rendah risiko berikutnya adalah obligasi, atau yang dikenal di Indonesia dengan nama Surat Berharga Negara (non-syariah) dan Sukuk Negara (syariah). Pengembalian pokok plus imbal hasilnya dijamin oleh negara secara langsung, sehingga risiko dijamin minimal. Di sisi lain, potensi keuntungannya bisa jadi lebih besar dibandingkan deposito. Deposito di bank umum saat ini rata-rata berbunga sekitar 5 persen per tahun, sementara bunga obligasi mencapai 7-8 persen per tahun.

 

3. Asuransi Investasi

Model asuransi berbasis investasi belum banyak dikenal di Indonesia, tetapi termasuk salah satu produk investasi favorit di mancanegara. Mengapa? Karena produk asuransi investasi ini memungkinkan kita untuk mendapatkan jaminan dari risiko sesuai dengan premi yang dibayar tiap bulan, tetapi jika tak ada klaim maka akumulasi premi bisa ditarik kembali dengan tambahan imbal hasil cukup tinggi. Menarik sekali, bukan!? Sayangnya, tak semua perusahaan asuransi menawarkan produk ini.

Baca Juga:   Pajak Bunga Obligasi Turun, Bagaimana Dengan Deposito?

 

4. Reksa Dana

Bicara tentang investasi rendah risiko, tentu kita tak bisa mengabaikan reksa dana. Primadona baru investor milenial ini banyak disukai karena modal awal yang rendah serta fleksibilitasnya. Potensi imbal hasil pun bisa mencapai puluhan persen per tahun. Hanya saja, Anda sebagai investor harus bisa jeli memilih Manajer Investasi dan produk reksa dana unggulan.

Tagged With :

Leave a Comment