10 Saham Dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar Di Dunia

Dalam perdagangan saham, kita mengenal istilah blue chip dan big cap yang merujuk pada saham-saham perusahaan dengan kapitalisasi besar atau sangat besar. Perusahaan-perusahaan ini biasanya memiliki laporan keuangan sangat cemerlang, meraih keuntungan besar setiap tahunnya, membagi dividen dalam jumlah tidak sedikit, serta punya prospek masa depan yang amat baik.

3 Pakar Saham Terpopuler Indonesia Masa Kini

Diantara semua perusahaan yang eksis di dunia ini, sayang sekali perusahaan Indonesia tak masuk dalam jajaran saham dengan kapitalisasi pasar terbesar. Saham-saham yang dikenal big cap di Bursa Efek Indonesia seperti Unilever (UNVR) dan Gudang Garam (GGRM) terhitung “bukan apa-apa” jika dibandingkan dengan 10 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar menurut Investopedia (per Oktober 2018) berikut ini:

1. Apple ($1 triliun)

Kapanpun Anda menyimak berita seputar gadget, tentu takkan mampu menghindar dari penyebutan produk-produk Apple seperti iPhone, Mac, dan iPad. Produk-produknya memiliki loyalitas konsumen tinggi dan selalu mempertahankan daya saing kompetitif maupun komparatif dibandingkan pesaing-pesaingnya.

2. Alphabet ($765.35 miliar)

Alphabet merupakan nama induk perusahaan Google. Tentunya kita tak perlu ragu lagi betapa bagusnya bisnis mereka. Bahkan, setiap tahun Google kabarnya selalu mendapatkan revenue melampaui ekspektasi para pakar Wall Street.

3. Microsoft ($833.23 miliar)

Perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia ini konsisten mempertahankan posisinya di jajaran saham dengan kapitalisasi besar, meskipun banyak korporasi dengan produk serupa bermunculan.

4. Amazon ($860.39 miliar)

Bagi orang Indonesia, nama Amazon barangkali kurang dikenal. Namun, perusahaan yang didirikan oleh Jeff Bezos ini sebenarnya merupakan online shop raksasa yang menggurita dari sekedar jualan buku, makanan, hingga gadget, software, dan penyimpanan awan.

5. Tencent Holdings ($496 miliar)

Perusahaan teknologi yang berpusat di China ini tak memiliki banyak produk yang dikenal di Indonesia. Namun, mereka diam-diam memiliki saham di berbagai perusahaan, mulai dari GoJek, JOOX, JD.ID, hingga Traveloka.

Baca Juga:   Wall Street Melesat pada Penutupan Perdagangan Kamis, 8 Agustus 2019

6. Berkshire Hathaway ($517.20 miliar)

Tak kenal nama Berkshire Hathaway? Tak masalah. Anda pasti kenal nama pendirinya, Warren Buffett, yang termasyhur sebagai investor legendaris dan praktisi Value Investing paling sukses.

7. Alibaba ($370.50 miliar)

Sebagaimana Tencent, Alibaba juga termasuk perusahaan raksasa asal China. Basis bisnis perusahaan yang didirikan Jack Ma ini mirip dengan Amazon, yaitu di bidang e-commerce. Namun, kini juga mengelola penyimpanan awan dan fintech.

8. Facebook ($444.78 miliar)

Siapa tak kenal nama media sosial paling tenar sejagad ini? Wajar jika perusahaan ini nangkring sebagai salah satu saham berkapitalisasi terbesar. Namun, sayangnya, setelah skandal Cambridge-Analytica pada tahun 2016, nilainya terus menerus merosot.

9. JPMorgan Chase ($362.67 miliar)

Sebagai salah satu pemain terbesar di sektor perbankan dan institusi keuangan internasional, dapat dipahami mengapa JPMorgan tampil sebagai salah satu saham berkapitalisasi pasar terbesar. Sejarah bisnisnya pun tidak singkat. Benih awalnya, Bank of the Manhattan Company, didirikan 219 tahun yang lalu.

10. Bank of America ($282.87 miliar)

Perusahaan yang satu ini juga termasuk salah satu perbankan top berbasis di Amerika Serikat. Namun, berbeda dengan JPMorgan, BoA lebih berfokus pada konsumen ritel, walaupun juga memiliki sayap usaha untuk nasabah institusional.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar