Pada Kamis, 17 Juli 2025, Wall Street menguat signifikan untuk pertama kalinya setelah pengumuman tarif oleh Presiden Donald Trump pada awal April. Penguatan ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk data ekonomi yang kuat dan laporan pendapatan perusahaan yang menunjukkan daya beli konsumen AS masih tinggi.
Performa Indeks Utama
- Nasdaq Composite (.IXIC) naik 153,78 poin (0,74%) menjadi 20.884,27.
- S&P 500 (.SPX) naik 33,66 poin (0,54%) menjadi 6.297,36.
- Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 229,71 poin (0,52%) menjadi 44.484,49.
S&P 500 dan Nasdaq Composite telah mencatat rekor tertinggi dalam beberapa sesi terakhir, menunjukkan momentum positif yang berkelanjutan di pasar.
Pendorong Utama Penguatan Pasar
- Penjualan Ritel AS Melonjak: Data yang dirilis pada Kamis (17/7) menunjukkan penjualan ritel AS meningkat tajam pada Juni. Ini mengindikasikan pemulihan momentum ekonomi dan kepercayaan diri konsumen, meskipun ada kekhawatiran tentang inflasi.
- Dampak Tarif Trump dan Kebijakan The Fed: Investor mencermati dampak kebijakan tarif Trump terhadap perekonomian AS. Federal Reserve (The Fed) telah menunda pemotongan suku bunga hingga dampaknya terhadap inflasi dapat terlihat jelas. Gubernur Fed Adriana Kugler juga menegaskan penundaan ini karena tarif mulai mendorong kenaikan harga konsumen. Peluang pemotongan suku bunga pada September saat ini dipatok sekitar 54% berdasarkan data FedWatch CME Tool.
- Laporan Pendapatan Perusahaan yang Optimis:
- PepsiCo (PEP.O) melonjak 7,5% setelah memproyeksikan hasil yang optimis didorong oleh permintaan minuman berenergi dan soda yang lebih sehat.
- United Airlines (UAL.O) naik 3,1% setelah memproyeksikan permintaan yang lebih kuat sejak awal Juli, memberikan gambaran positif di tengah tantangan industri. Maskapai pesaing seperti Delta (DAL.N) dan American Airlines (AAL.O) juga naik lebih dari 1,4%.
- Produsen Chip dan Sektor Teknologi: Saham produsen chip AS menguat setelah TSMC (2330.TW), produsen utama chip AI canggih dunia, membukukan rekor laba kuartalan, menunjukkan permintaan yang kuat untuk kecerdasan buatan. Saham TSMC yang terdaftar di AS naik 3,4%, Marvell (MRVL.O) naik 1,6%, dan Nvidia (NVDA.O) meningkat 1%.
- Netflix (NFLX.O) naik 1,9% dan melaporkan pendapatan di atas perkiraan setelah penutupan perdagangan, didorong oleh popularitas musim terakhir “Squid Game.”
Secara keseluruhan, sektor teknologi (.SPLRCT) dan industri (.SPLRCI) ditutup pada rekor tertinggi pada Kamis, dengan sektor keuangan (.SPSY) juga menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Performa Wall Street yang kuat ini menunjukkan ketahanan ekonomi AS meskipun ada kebijakan tarif yang kontroversial dan penundaan pemotongan suku bunga oleh The Fed. Investor nampaknya optimistis terhadap prospek ekonomi di tengah data yang positif dan laporan keuangan perusahaan yang menjanjikan.