Tips Mengelola Investasi Keluarga Tanpa Ribet dan Tanpa Pembukuan

Salah satu saran yang sering disampaikan oleh penasehat keuangan adalah agar Anda membuat pembukuan untuk mengelola pemasukan, pengeluaran, dan investasi keluarga. Namun, banyak orang merasa enggan untuk membuatnya karena dianggap ribet, memakan waktu, dan tidak bermanfaat karena toh gaji bulanan pasti habis untuk membayar utang dan kebutuhan harian.

Sebenarnya, ada pendapat lain mengenai pembukuan keluarga ini. Ada ahli yang menyatakan bahwa pembukuan tidaklah penting. Anda tak perlu mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran jika Anda tak ingin melakukannya, apalagi jika pendapatan keluarga terhitung kecil. Namun, Anda tetap harus mengelola investasi keluarga. Bagaimana caranya?

Data Ekonomi Yang Berpengaruh Pada Pasar Saham

 

1. Autodebet

Investasi keluarga masa kini tidak harus dilakukan secara manual, melainkan bisa dirancang agar secara otomatis dikurangkan dari rekening Anda. Untuk itu, Anda bisa mendaftar program tabungan berencana yang dirilis oleh bank-bank umum, atau mendaftar salah satu manajer investasi reksa dana. Saat pendaftaran, Anda minta agar dana sejumlah nominal tertentu diambil secara otomatis dari rekening setiap awal bulan.

Nantinya, Anda tak perlu menghitung-hitung sendiri berapa anggaran untuk belanja sehari-hari dan berapa anggaran untuk investasi, karena semuanya sudah otomatis dialokasikan dari rekening bank. Beberapa tahun yang akan datang, Anda bisa mencairkan hasil investasi untuk kepentingan keluarga.

 

2. Menyisihkan Recehan

Jangan anggap remeh uang koin yang Anda peroleh sebagai kembalian saat belanja di minimarket. Apabila setiap hari Anda memasukkannya ke dalam celengan, maka lama-kelamaan bisa menjadi ratusan ribuan. Demikian pula, Anda bisa menyisihkan nominal kecil setiap hari untuk ditabung dalam rekening investasi tertentu, tanpa benar-benar merencanakannya.

Sebagai contoh, bukalah akun di salah satu aplikasi investasi reksadana online. Masukkan Rp20,000 setiap hari Jumat ke akun reksa dana tersebut, belikan salah satu produk reksa dana secara rutin. Apalah artinya uang 20,000 kan? Namun, setelah 1 tahun berlalu, jumlahnya bisa berlipat ganda tanpa Anda perlu berbuat apa-apa lagi.

Baca Juga:   5 Keunggulan Investasi Reksadana yang Perlu Anda Tahu

Nah, dari kedua tips ini, tentu sudah jelas bahwa investasi tidak harus direncanakan dan tidak harus membuat kepala pusing tujuh keliling. Anda bisa melakukannya dengan santai, mulai dari nominal yang kecil, tanpa perlu membebani keuangan keluarga sama sekali.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar