Shiny Object Syndrome: Ketika Anda Gagal Fokus dalam Bisnis – Part 2

Pada post sebelumnya dibahas bahwa shiny object syndrome adalah sesuatu yang dapat mengalihkan fokus perhatian seorang pengusaha dari bisnis utamanya. “Benda berkilau’ dimaksud bisa berupa platform media sosial atau ide bisnis yang sekilas nampak menarik dan potensial. Namun sesungguhnya, mengikuti trend bukanlah pilihan terbaik seorang pengusaha. Jika anda tidak fokus dalam satu bisnis, maka kemungkinan besar anda akan gagal. Lalu, bagaimana cara menghindarinya?

Ketika anda mengalami shiny object syndrome, bukan berarti bisnis anda saat ini otomatis gagal. Ini menunjukkan bahwa anda adalah seorang manusia yang dekat dengan kesalahan. Namun, dengan mengenali kenapa sesuatu itu tampak menarik sedangkan yang lain tidak akan membantu anda untuk tetap fokus (on the track).

Shiny object syndrome 2

Shiny Object Syndrome dan Cara Menghindarinya

Ingat Kembali Tujuan Anda

Ketika anda goyah karena melihat kemungkinan dan peluang dari sesuatu yang baru, maka latihlah diri anda untuk berfikir tentang potensi dari bisnis yang ada saat ini. Mudah saja bagi kita untuk membayangkan skenario terbaik dari sesuatu yang belum dikenal dengan baik. Akan semakin menarik lagi ketika anda sedang dihadapkan dengan tantangan yang sulit setiap hari saat menjalankan usaha saat ini. Namun, ingatlah kembali apa yang sudah anda usahakan sejauh ini dan berapa banyak progress yang sudah anda capai.

Lihat Lebih Dekat

Ketika anda mendengar seseorang berbicara tentang pencapaian luar biasa yang mereka dapatkan dari sesuatu yang baru, cobalah lihat agenda mereka. Mengapa mereka membuatnya terdengar seolah-olah mudah? Mungkin, mereka sedang mencoba menjual sesuatu kepada anda, bukan? Mungkin, mereka berusaha mengabaikan waktu yang dihabiskan untuk mencapainya. Tetap saja, selalu ada bias dalam penjelasan tersebut. Bagaimana dengan mereka yang ikut-ikutan dengan trend shiny object syndrom dan akhirnya gagal? Tetaplah waspada, tetap bertanya, dan pelajari secara seksama sebelum anda berubah pikiran.

Berpegang Teguh Pada Strategi Anda

Hindari shiny object syndrome dengan mengenali strategi anda dan berpegang teguh padanya. Mungkin terdengar aneh, namun dengan sebuah rencana aksi yang baik dan sudah disepakati, serta anda yakini dengan sesungguhnya, kemungkinan anda untuk menyimpang dari rencana semula akan menjadi lebih kecil. Jika anda terseret dan menyimpang, berarti anda melupakan rencana sesungguhnya.

Jadi, tulislah tujuan nomor satu di tempat yang mudah dan sering anda lihat, seperti di kaca kamar mandi, di background laptop atau komputer, atau di meja kerja. Jangan biarkan diri anda lupa dengan apa yang sudah dilakukan sejauh ini, sehingga anda tidak akan terpengaruh dengan objek menarik yang selalu datang setiap saat.

Kurangi Konsumsi Media pada Waktu Tertentu (Hermit Mode)

Cara lain untuk menghindari shiny object syndrome adalah mengatur waktu-waktu tertentu di mana anda mengurangi konsumsi media. Ya, anda sengaja menghindari berita dan berita update, dan memilih fokus pada usaha anda. Artinya, bisa jadi anda menghentikan berlangganan pada newsletter, berhenti dari media sosial sementara, tidak mengagendakan pertemuan dengan teman, dan membiarkan salah satu staf mengelola email anda. Selama fase ini, anda memiliki satu tujuan yang jelas dan anda tahu benar apa yang harus dilakukan setiap hari untuk mencapainya. Hermid Mode adalah suatu strategi yang bagus untuk meningkatkan kemungkinan usaha anda untuk sukses.

Menghindari Shiny Object Syndrome: Jajaki Secara Seksama

Anda mungkin merasa bahwa hal baru tersebut sangat menyenangkan, dan pemenang biasanya adalah orang yang pertama mengadopsinya. Sementara, mereka yang terlambat mengadopsinya ketika pasar sudah mulai ramai pada akhirnya tidak akan mendapatkan hasil yang berarti. Hal ini bisa mengalihkan prioritas anda, dan anda merasa harus melakukan sesuatu secara cepat. Sesungguhnya, tidak banyak hal yang mesti dilakukan di tahap ini. Meskipun jantung anda berpacu dan anda tidak sabar menunggunya, ambillah jeda sejenak, renungkan, dan pertimbangkan pilihan anda secara matang.

Terakhir, sebelum memulai atau mengeksplorasi suatu teknologi baru, fikirkan kembali kelemahannya. Jika anda menghabiskan waktu di arena baru ini, dari manakah waktu itu berasal? Pastinya dari sesuatu yang semestinya anda lakukan, bukan? Jika bukan waktu dari bisnis utama anda, bisa jadi dari waktu tidur, waktu santai, atau bahkan waktu untuk keluarga. Apakah anda benar-benar ingin melewatkan jadwal ke gym hanya untuk mempelajari software baru? Apakah anda benar-benar ingin melewatkan waktu makan malam dengan anak-anak hanya untuk mengikuti webiner di AI? Fikirkan kembali.

Jika anda tidak ingin terbawa arus karena shiny object sybdrome, ini adalah saatnya mengatakan “tidak” dan bertahan dengan bisnis utama anda, produk, konsumen, dan saluran pemasaran yang anda gunakan saat ini. Pantau terus segala perkembangan yang terjadi, dan  ambil tindakan di waktu yang tepat, namun jangan terbawa arus oleh setiap peluang yang tampak menarik. Anda yang memutuskan mana yang perlu difokuskan, setelah menimbang kembali apa yang anda dapatkan dan apa yang korbankan untuk itu.

Tagged With :

Leave a Comment