Reksa Dana Apa yang Cocok untuk Pemula?

Reksa dana sering menjadi pilihan investasi pertama bagi pemula. Alasannya bermacam-macam, mulai dari modal awal yang sangat rendah hingga kemudahan berinvestasi tanpa perlu menganalisis pasar sendiri.

Modal awal investasi reksa dana melalui platform atau aplikasi online memang sangat murah meriah, biasanya hanya sebesar Rp10 ribu atau Rp100 ribu saja. Investor baru juga tak perlu menempuh prosedur yang rumit untuk menyertakan modalnya dalam reksa dana pilihan.

Kita cukup mengunduh aplikasi investasi reksa dana online seperti Bibit, Tanamduit, Ajaib, dll, kemudian mengikuti prosedur pendaftaran. Langkah berikutnya, pilih produk reksa dana yang diminati dan setorkan modal sesuai atau lebih besar dari syarat modal awal yang ditentukan.

Proses pendaftaran sudah mencakup panduan step-by-step secara online, demikian pula prosedur penyetoran modal. Namun, pemula sering kali kebingungan pada tahap memilih produk reksa dana. Diantara puluhan atau bahkan ratusan pilihan yang tersedia dalam aplikasi, reksa dana apa yang cocok untuk pemula?

Reksa Dana Apa yang Cocok untuk Pemula

Aplikasi investasi online biasanya sudah memberikan kemudahan tersendiri untuk membantu kita. Misalnya dengan memberikan kuesioner atau robot yang dapat menyortir daftar produk reksa dana sesuai tujuan investasi dan profil risiko kita. Kalau kebingungan, ada baiknya mengikuti langkah-langkah sesuai panduan aplikasi saja hingga menemukan reksa dana yang kira-kira cocok. Setorkan sedikit modal dulu, kemudian kelak kamu dapat memindahkannya ke reksa dana lain setelah memiliki wawasan lebih luas.

Bagaimana jika panduan aplikasi gagal memberikan pilihan reksa dana yang cocok bagimu? Ada tiga langkah paling sederhana guna memilih reksa dana yang cocok untuk pemula:

  1. Carilah daftar “reksa dana pasar uang“. Kalau aplikasi tidak menyediakan daftar seperti itu, kamu mungkin harus membaca prospektus semua produk reksa dana satu per satu guna membuat daftar reksa dana pasar uang-mu sendiri.
  2. Seleksi dan urutkan kinerja reksa dana selama 6 bulan, 1 tahun, dan 3 tahun terakhir.
  3. Pilihlah salah satu produk reksa dana yang masuk dalam daftar 5 reksa dana berkinerja terbaik secara berturut-turut dalam kurun waktu 6 bulan, 1 tahun, dan 3 tahun. Semakin tinggi peringkatnya, semakin prospektif.
Baca Juga:   Asuransi Unit Link dan Reksa Dana, Lebih Menguntungkan Mana?

Trik ini akan membantumu memahami mekanise investasi reksa dana. Keuntungan yang akan diperoleh dari investasi awalmu mungkin tidak terlalu besar. Namun kamu juga akan terhindar dari kerugian fatal dalam masa belajar, karena reksa dana pasar uang merupakan salah satu investasi yang aman dengan risiko paling rendah. Setelah menguasai seluk beluk reksa dana lebih lanjut, kamu dapat memindahkan uangmu ke produk reksa dana lain yang memiliki potensi lebih baik.

Tagged With :

Leave a Comment