Proyeksi Harga Minyak Tahun 2020 Tetap Suram

Harga minyak mentah WTI hari ini, 26 Desember 2019, berada pada kisaran USD 61.20 per barel. Sedangkan Brent berada sekitar level USD 72.00 per barel. Kedua harga minyak acuan global itu telah menempuh trayek tren jatuh-bangun sejak akhir tahun 2018. Proyeksi harga minyak tahun 2020 menampilkan profil yang tetap suram, selaras dengan kondisi fundamental yang masih condong pada surplus pasokan komoditas global.

Proyeksi Harga Minyak Tahun 2020 Tetap Suram

Proyeksi harga minyak itu terungkap dalam sebuah hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Bloomberg dengan responden sejumlah bank investasi terkemuka seperti Goldman Sachs dan JP Morgan. Berdasarkan jajak pendapat tersebut, para analis memperkirakan harga minyak mentah WTI akan diperdagangkan pada rata-rata USD 58.50 per barel pada tahun 2020. Level itu berada di bawah posisi saat ini, dan hanya sedikit lebih tinggi dibandingkan rerata harga minyak WTI sepanjang tahun 2019 yang berada pada USD 56.95 per barel.

Jajak pendapat yang sama menunjukkan para analis memperkirakan harga minyak mentah Brent akan diperdagangkan pada rata-rata harga USD64.25 per barel pada tahun 2020. Padahal, Brent sempat meroket hingga USD 70.00 per barel pada bulan April 2019.

Jajak pendapat berbeda yang diadakan oleh The Wall Street Journal menunjukkan harga minyak mentah justru akan tetap stabil pada kisaran saat ini selama kuartal pertama tahun 2020. Upaya OPEC untuk memangkas kuota produksi lebih jauh lagi baru-baru ini, agaknya tidak akan berdampak besar terhadap harga minyak. Sentimen pasar secara umum masih bearish.

Masalahnya, walaupun OPEC melakukan pemangkasan suku bunga, tetapi negara-negara produsen minyak non-OPEC justru terus menggenjot produksi. Beberapa negara tersebut antara lain Amerika Serikat, Norwegia, Kanada, Brazil, dan Guyana. Situasi ini dikhawatirkan juga akan membuat negara-negara anggota OPEC mengevaluasi ulang pemangkasan kuota produksi mereka, karena pangsa pasarnya terancam digerogoti oleh negara-negara produsen lain.

Baca Juga:   5 Inovasi Transportasi yang Mengurangi Kebutuhan Minyak Dunia

Bank investasi terkemuka asal Jepang, MUFG, menyampaikan dalam laporan forecast terbarunya yang dikutip oleh CNBC, bahwa terdapat sinyal pasar minyak akan mengalami surplus kecil sebesar 0.3 juta bph pada tahun depan. Karenanya, mereka memperkirakan harga minyak tahun 2020 akan berada pada USD 59 per barel untuk Brent, serta USD 55 per barel untuk WTI.

Tagged With :

Leave a Comment