Prospek Ethena USDe, Stablecoin Paling Menjanjikan Saat Ini?

Ethena naik daun tahun ini karena dianggap menawarkan stabilitas di tengah fluktuasi pasar forex dan kripto yang semakin tidak menentu. Harga Ethena USDe saat ini berada pasar kisaran 0,999 dolar AS, sehingga terbilang “stabil” dibandingkan cryptocurrency lainnya. Namun, bagaimana prospek Ethena ke depan?

Prospek Ethena USDe Stablecoin Paling Menjanjikan Saat Ini

Review Ethena

Ethena adalah sebuah protokol terdesentralisasi berbasis Ethereum yang menawarkan stablecoin bernama USDe. Tujuannya untuk melestarikan USDe sebagai alternatif dolar yang bebas risiko perbankan tradisional tapi tetap menghasilkan keuntungan tinggi. Protokol Ethena sendiri beroperasi dengan token ENA.

Ethena USDe mempertahankan stabilitas nilai tukarnya terhadap Dolar AS dengan melakukan delta-hedging atas kontrak derivatif Ethereum. Berikut ini cara kerjanya:

  1. Saat seseorang “menambang” USDe, Ethena akan membeli Ethereum dan memasang posisi short pada Ethereum. Dengan demikian, USDe dapat mempertahankan nilainya saat nilai Ethereum naik ataupun turun.
  2. Ethena kemudian menaruh Ethereum yang telah dibelinya dalam staking agar memperoleh reward secara reguler. Ethena juga bisa memperoleh keuntungan tambahan dari posisi short-nya pada Ethereum.

Banyak pihak menilai Ethena bisa menjadi tempat menabung kripto yang aman. Meski baru diluncurkan pada tahun 2023, Ethena USDe saat ini sudah menduduki peringkat ke-15 dalam tangga popularitas kripto di Coinmarketcap. Total kapitalisasi pasarnya sekitar $9,3 miliar.

Prospek Ethena USDe

Sejumlah pihak mengira Ethena USDe mirip dengan proyek gagal Terra-LUNA. Namun, Ethena dan Terra sebenarnya punya mekanisme berbeda. Stablecoin ini memiliki karakteristik dan keunggulannya tersendiri.

Pertama, strategi delta-hedging yang diterapkan Ethena secara teoretis dapat menjaga stabilitasnya meskipun harga Ethereum naik-turun. Hal ini membedakannya dengan Terra yang mengasumsikan LUNA setara dengan Dolar AS dan bisa dipertukarkan kapan saja tanpa strategi manajemen risiko yang jelas.

Kedua, Ethena memiliki cadangan kolateral berupa aset-aset kripto seperti USDC dan DAI yang sudah di-hedging untuk menghindari volatilitas. Hal ini memungkinkan Ethena USDe untuk terus berkembang tanpa perlu tersandera oleh kebutuhan cadangan uang fiat seperti Tether (USDT) atau stablecoin tradisional lainnya.

Ketiga, laba staking Ethereum memungkinkan protokol Ethena untuk menghasilkan keuntungan secara berkala. Ethena USDe saat ini membukukan imbal hasil yang cukup tinggi, yaitu mencapai 9%.

Jadi, apakah Ethena USDe benar-benar merupakan stablecoin paling menjanjikan? Ketiga keunggulan Ethena di atas mungkin terlihat menggiurkan, tetapi ada pula beberapa kelemahan yang perlu dipertimbangkan oleh calon investor.

Ethena USDe memang diciptakan dalam protokol terdesentralisasi, tetapi masih ada risiko “sentral” yang membayanginya. Beberapa Crypto Whale memiliki kontrak derivatif Ethena dalam jumlah besar. Jika mereka mengalami krisis keuangan atau peretasan yang berdampak fatal, nilai USDe juga berisiko jatuh. Risiko seperti ini bisa makin parah dalam situasi crypto winter saat harga beragam aset kripto rontok serentak.

Tagged With :

Leave a Comment