Perlambatan Pasokan Produk Mainan Menjelang Liburan Akhir Tahun

XM broker promo bonus

Menjelang akhir tahun ini, produsen produk mainan dibuat bingung dengan terjadinya kemacetan rantai pasok, terutama hingga tingkat retail. Hal ini terjadi karena terjadinya ‘leher botol’ dalam jaringan transportasi global akibat pandemi virus corona, yang diperburuk oleh hambatan di Terusan Suez pada bulan Maret tahun ini. Perlambatan pasokan produk mainan ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti kekurangan energi listrik di China, kekurangan resin dan biaya tenaga kerja yang tinggi juga semakin mempersulit pasokan barang dan membuat harga produk meningkat.

Dampak Dari Perlambatan Pasokan Produk Mainan

CEO dari MGA Entertainment bernama Larian mengatakan bahwa kemacetan di pelabuhan telah menjadi pemandangan biasa di pantai California sejak bulan Mei tahun ini. Setiap kali ia ingin menikmati waktu sendiri menjelang matahari terbenam, ia akan mengingat bahwa banyak mainan yang belum sampai. Keterlambatan dalam proses bongkar-muat juga bisa memperburuk situasi. Akibatnya, orang tua bisa jadi tidak mendapatkan mainan yang diinginkan anaknya atau ornamen penghias pohon natal. Jika mereka kehilangan kesempatan itu, maka mainan tersebut akan tetap berada di rak supermarket hingga musim dingin karena tidak ada lagi yang akan membelinya.

Perlambatan pasokan produk mainan

Menurutnya, perusahaan yang memproduksi LOL Suprise, Little Tikes, dan Ranbow High itu saat ini memiliki persediaan untuk memenuhi sekitar 65% dari permintaan luar biasa tersebut. Menurutnya, MGA Entertainment telah mengantisipasi pertumbuhan pendapatan sebesar 50% tahun ini, namun kondisi saat ini, diperkirakan terjadi kenaikan sekitar 18% hingga 20%.  Ia tidak memberitahukan angka pendapatan tertenty, karena perusahaan tersebut dikelola secara pribadi.

Larian hanyalah satu dari banyak produsen mainan yang dibuat pusing dengan leher botol dalam sistem rantai pasok produk mainan akibat pandemi virus corona dan diperburuk oleh blokade di Terusan Suez pada bulan Maret tahun ini. Ongkos kirim kontainer yang sebelumnya hanya $3.200 saat ini naik menjadi $20.000. Bahkan, sekalipun kontainer sudah dibongkar, tidak tersedia truk yang mencukupi untuk mengirimkan barang-barang tersebut.

Baca Juga:   Bekerja Dari Rumah: Bagaimana Memenuhi Kebutuhan Sosial Karyawan?

Menurut Larian, ini adalah masalah yang sangat rumit dan mempengaruhi rantai pasok. Jika hal ini berlangsung dalam waktu lama, dampaknya akan sangat buruk. Tidak ada perusahaan yang kebal terhadap hal ini. Memang benar, perusahaan-perusahaan besar memiliki lebih banyak sumber daya. Misalnya, Home Depot dan Costco berusaha sebisa mungkin untuk menyewa kapal kontainer khusus untuk membawa pesanaan mereka.

Perusahaan-perusahaan besar juga memiliki uang yang cukup untuk memesan terlebih dahulu. Hasbro dan Mattel menolak memberikan komentar tentang perlambatan pasokan produk mainan ini, namun para pejabatnya menekankan bahwa perusahaan-perusahaan mainan besar lebih siap untuk mengatasi tantangan tersebut.

Jika Perlambatan Pasokan Produk Mainan Terus Terjadi?

Sebuah perusahaan riset pasar bernama NPD Group memperkirakan bahwa secara keseluruhan, pengeluaran liburan di bulan November dan Desember akan naik sekitar 3% dibanding tahun lalu, dan 5% jika dihitung liburan mulai Oktober hingga awal Januari tahun depan. Namun, apa yang terjadi jika perlambatan pasokan produk mainan tetap terjadi menjelang musim liburan ini?

Variasi Lebih Sedikit, Pasokan Sedikit

Para analist mengatakan bahwa tidak ada satu jenis mainan wajib tahun ini. Bahkan, mereka memperkirakan bahwa konsumen akan condong ke arah mainan yang paling disukai selama lockdown. Ada beberapa karakter yang masih digemari, seperti Paw Patrol, Batman, Frozen, dan Grogu. Namun, terlihat juga penekanan khusus pada mainan sensorik, seperti pasir kinetik, mainan air, dan Lego, termasuk mainan yang dapat meningkatkan kemampuan eksploratif.

Orang tua yang biasanya menunggu untuk berbelanja di akhir November dan Desember sepertinya harus memesan terlebih dahulu tahun ini. Jika anak-anak anda sangat menginginkan sesuatu, sebaiknya beli sekarang. Tahun laku, para retailer mendorong konsumen untuk berbelanja hadiah liburan secepat mungkin karena Pandemi. Misalnya, Amazon, Walmart, dan Target memulai diskon liburan di bulan Oktober. Meski demikian, lonjakan pembeli tetap terjadi di bulan Desember.

Baca Juga:   Membangun Hubungan dengan Konsumen Penentu Hidup-Matinya Usaha?

Sekitar 16% dari penjualan Triwulan ke-4 terjadi pada bulan Oktober, naik sekitar 3% dibanding tahun 2019. Kemudian, penjualan produk mainan melonjak di bulan Desember dan menyumbang 55% dari total penjualan triwulan ke-4, atau turun 3% dibanding tahun sebelumnya. Naik turun sebesar 3% tersebut menunjukkan bahwa penjualan produk mainan sekitar $400 juta tersebyt terjadi selama triwulan ke-4.

Efek Menyebar

Walmart dan Target bahkan mempekerjakan karyawan tambahan untuk menangani pergerakan produk selama musim liburan. Warlmat yang saat ini memiliki sekitar 1.6 juta karyawan mempekerjakan 20.000 orang tambahan di bidang penjualan. Sementara itu, Target mempekerjakan 30.000 karyawan tambahan di bidang rantai pasok.

Pihak Target juga menyatakan akan menaikkan jumlah produk Disney di tokonya hingga 3 kali lipa. Namun, biaya transportasi dan biaya tenaga kerja yang tinggi akibat perlambatan pasokan produk mainan ini juga dapat mempengaruhi konsumen. Harga-harga produk mainan bisa saja naik hingga 20% sepanjang musim liburan. Mungkin akan ada program diskon, namun persediaan mereka sangat terbatas dan pengecer juga tidak akan melakukan diskon besar-besaran.

Tagged With :

Leave a Comment