Di satu sisi, istilah ‘pemberdayaan’ terkadang berkonotasi negatif. Namun di sisi lain, istilah ini membawa banyak makna positif dalam dunia pemasaran, jika dilakukan dengan benar. Pemberdayaan dan kolaborasi menjadi dua istilah penting di dunia bisnis era modern. Pemberdayaan dalam dunia pemasaran memiliki sejumlah definisi. Definisi yang paling umum diterima adalah pelatihan bagi tenaga penjualan agar mereka teredukasi, mampu menjual, dan mampu bekerja dan bekerja sama dengan orang lain.
Seiring waktu, makna dari istilah ini akan semakin berkembang, beralih dari definisi tradisional ke definisi modern. Itulah sebabnya, istilah pemberdayaan dan kolaborasi nyaris tidak bisa dipisahkan pada saat ini. Di era modern, pemberdayaan lebih erat kaitannya dengan upaya untuk membaangun sebuah tim kerja dari aspek konsistensi agar tim lebih sukses di masa mendatang.

Pemberdayaan dan Kolaborasi di Masa Lalu
Di masa lalu, pemberdayaan didasarkan pada tiga prinsip, yakni 1) konsistensi dan skala, 2) kecepatan, dan 3) efisiensi dan keteraturan.
- Konsistensi dan skala; Semakin disiplin anda dalam mengukur progress tim, semakin mudah bagi anda memprediksi hasil kerja tim seiring dengan waktu. Lakukan proses ini secara konsisten. Dengan demikian, anda bisa memprediksi trend di masa mendatang, dan bisa mempersiapkan diri untuk peningkatan perusahaan secara lebih matang.
- Kecepatan; Para pesaing anda terus bergerak, dan ini adalah waktunya untuk bergerak lebih cepat. Dengan adanya template yang jelas, anda bisa meraih keunggulan kompetitif dan membangun fondasi yang kuat. Beban kerja anda akan terasa lebih ringan, tingkat stress lebih rendah, dan anda bisa meningkatkan efisiensi pada saat yang bersamaan. Akan lebih mudah menggerakkan semuanya jika anda memiliki sumber daya digital untuk membantu anda.
- Efisiensi dan Keteraturan; Kolaborasi alias kerjasama lebih mudah ditangani jika tim anda berada pada frekuensi yang sama. Misalnya, pastikan file bersama mudah diakses, lakukan rapat evaluasi minggu dan berikan masukan tahap-tahapan aksi satu sama lain. Apapun yang dibutuhkan untuk membangun sebuah sistem, maka lakukanlah secara bersama. Di sinilah pentingnya pemberdayaan. Semakin teratur tim anda, semakin produktif hasilnya, karena menjadi tenaga penjual sekaligus anggota tim yang berharga. Di manapun tahap bisnis anda saat ini, hal ini bisa diterapkan setiap hari.
Pemberdayaan dan Kolaborasi di Era Modern
Saat ini, banyak transaksi bisnis bisa dilakukan tanpa harus bertemu langsung di kantor. Tentunya, peralihan ke sistem kerja modern ini semakin menguntungkan tim anda. Sekalipun prinsip-prinsip tradisional tentang pemberdayaan dan kolaborasi masih ada, definisinya di era modern membutuhkan keberadaan alat dan pendekatan yang berbeda untuk mencapai keberhasilan tingkat tinggi.
Saat ini, sebuah perusahaan bisa saja memiliki strakeholders dalam jumlah besar serta tim yang berdomisili di berbagai negara. Jadi, pastikan bahwa setiap orang di dalam tim kerja anda berada pada frekuensi yang sama terlepas dari domisili mereka. Di sinilah pentingnya kolaborasi yang efektif. Strategi pemberdayaan modern mencakup beberapa hal, antara lain:
- Komunikasi dua-arah. Pastikah bahwa anda selalu menjalin komunikasi dua arah, antara anda dengan klien. Hubungan yang terbuka dan transparan seperti ini dapat meningkatkan penjualan seiring dengan waktu, karena klien merasa cukup dihargai, sehingga mereka tetap setia dengan perusahaan anda dan bahkan dengan sukarela merekomendasikan perusahaan anda. Berikan penjelasan secara mendalam, ajukan pertanyaan agar anda bisa memahami mereka secara lebih baik, dan lebih penting lagi, selalu jalin komunikasi dengan mereka.
- Ketika klien anda benar-benar bekerja sama dengan anda, mereka akan merasa lebih terkoneksi. Oleh sebab itu, mereka akan lebih mempercayai anda. Salah satu tujuan dari kolaborasi adalah untuk mendapatkaan hasil yang lebih baik secara lebih cepat. Namun, untuk mendapatkan hasil ini, tim anda membutuhkan suatu cara yang sederhana dan efektif agar tetap berada di satu frekuensi yang sama. Tim pemberdayaan bekerja sama secara teratur dengan fungsi lainnya di perusahaan.
- Lakukan pendekatan secara personal. Ya, template biasanya dibuat secara umum, namun lakukan personalisasi sebisa mungkin. Semakin anda mengikuti naskah secara ketat, semakin sedikit klien yang akan mempercayai anda. Jalin komunikasi yang berarti, dan rencanakan kapan akan bertemu kembali untuk melihat progress yang sudah dibuat. Dengan cara ini, akan lebih mudah bagi anda mengukur hasilnya.
- Akuntabilitas dua arah. Hubungan dengan klien harus saling menguntungkan dan saling menghargai. Meskipun mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi, perlakukanlah mereka seperti teman. Tunjukkan bahwa anda bertanggung jawab dan dapat diandalkaan. Dengan demikian, sekalipun ada masalah, maka akan lebih mudah untuk mencari solusinya.
Dengan menerapkan pemberdayaan dan kolaborasi modern, maka akan lebih mudah bagi anda menyusun dan menerapkan strategi bisnis. Ada banyak keuntungan yang bisa anda harapkan, seperti performa yang lebih baik, tim kerja lebih terarah dan saling mempercayai, outcome lebih baik, tahapan kerja lebih jelas, dan akuntabilitas yang lebih baik.
Tagged With : manajemen bisnis