Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu, 21 Mei 2025, diprediksi akan bergerak bervariasi atau cenderung mendatar (konsolidatif). Prediksi ini muncul setelah IHSG ditutup melemah 0,65% ke level 7.094,60 pada perdagangan Selasa, 20 Mei 2025.
Analisis Phintraco Sekuritas
Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan konsolidatif dalam rentang 7050-7180. Hal ini didasarkan pada beberapa faktor:
- Teknikal: Indikator Stochastic menunjukkan pullback, dan MACD cenderung sideways. Ini mengindikasikan bahwa setelah mengalami overbought dan koreksi pada Selasa, IHSG akan cenderung bergerak mendatar.
- Domestik: Pasar akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI). Konsensus memprediksi BI akan menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5% di Mei 2025. Penurunan ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi seiring dengan penguatan nilai tukar rupiah dan inflasi yang terkendali.
- Global: Perhatian pasar akan tertuju pada pemungutan suara Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengenai RUU pajak yang diajukan Presiden Donald Trump. Selain itu, perkembangan negosiasi dagang AS dan data inflasi Inggris bulan April 2025 (diperkirakan naik menjadi 3,3% year-on-year) juga akan dicermati.
Rekomendasi saham dari Phintraco Sekuritas: SIDO, SMRA, ASRI, PWON, dan ANTM.
Analisis MNC Sekuritas
MNC Sekuritas melihat pelemahan IHSG pada Selasa, 20 Mei 2025, disertai dengan tekanan jual. Mereka memperkirakan penguatan IHSG sudah mulai terbatas dan rawan terkoreksi.
- Teknikal: Posisi pergerakan IHSG diperkirakan berada di akhir wave (v) dari wave [a], yang berarti penguatan sudah terbatas.
- Prediksi Pergerakan: IHSG berpotensi menguji level 7.218–7.227, namun juga ada potensi koreksi ke kisaran 6.713–7.031.
Rekomendasi saham dari MNC Sekuritas: CLEO, PANI, PSAB, dan TLKM.
Secara keseluruhan, pasar saham pada Rabu, 21 Mei 2025, akan dipengaruhi oleh sentimen domestik terkait kebijakan moneter BI dan sentimen global seperti perkembangan ekonomi AS dan data inflasi Inggris. Investor disarankan untuk mencermati saham-saham yang direkomendasikan oleh kedua sekuritas tersebut.