Membangun Kepercayaan, Kunci Sukses Sebuah Bisnis

Saat membangun sebuah perusahaan, tentunya diperlukan kepercayaan antara semua pihak yang terlibat di dalamnya. Perusahaan yang didirikan oleh dua orang atau lebih hanya akan bertahan jika para pendirinya saling percaya satu sama lain. Oleh sebab itu, membangun bisnis berarti membangun kepercayaan. Tentunya tidak mudah membangun kepercayaan yang mendalam di lingkungan kerja.

Perlunya Membangun Kepercayaan di Lingkungan Kerja

Sebelum anda benar-benar berupaya untuk membangun kepercayaan, anda harus memahami apa maknanya bagi anda, bagi karyawan, maupun bagi mitra kerja anda. Tentunya, menyampaikan harapan dan pemahaman tentang apa yang dibutuhkan orang lain adalah landasan dari upaya untuk membangun hubungan yang tahan lama. Lalu, kenapa sulit sekali membangun sebuah kepercayaan?

membangun kepercayaan

membangun kepercayaan

Masalahnya, kita kerap merasa malu atau enggan untuk memulai sebuah pembicaraan ketika suatu hubungan masih baru. Mungkin, ada semacam ketakutan, kesalahan persepsi, kurangnya rasa percaya diri, atau ego sehingga komunikasi tidak bisa berjalan secara natural. Akibatnya, kurangnya komunikasi akan memunculkan berbagai persepsi yang dapat memicu sengketa atau bahkan percekcokan.

Jadi, alokasikan waktu untuk memahami apa yang diinginkan mitra kerja atau karyawan anda dalam sebuah hubungan kerja. Juga, pastikan anda menyampaikan apa saja yang anda butuhkan dari hubungan tersebut. Kemudian, mulailah dengan mengambil langkah kecil untuk membangun hubungan tersebut. Setelah anda mulai, langkah berikutnya akan menjadi lebih mudah.

Cara Membangun Kepercayaan di Tempat Kerja

Berikut adalah beberapa cara membangun kepercayaan dengan orang lain, baik mitra kerja atau karyawan anda:

  • Dapatkan kepercayaan. Jangan berasumsi bahwa kepercayaan akan datang sendiri. Jadi, berusahalah untuk mendapatkannya. Ketika anda tidak menjadikan kepercayaan sebagai prioritas, maka kecurigaan akan mulai muncul. Kemudian, akan muncul berbagai persepsi dari mitra kerja atas apa yang anda lakukan, dan sebaliknya.
  • Tepati janji anda. Tentunya, setiap orang ingin menepati janji yang telah dibuat kepada mitra kerja. Namun kadang kala, ada hal-hal kecil yang terabaikan. Jadi, pastikan anda memegang janji, termasuk mengenai hal-hal kecil. Dengan demikian, anda tidak akan abai dengan hal-hal besar nantinya.
  • Simpan rahasia. Simpan rahasia demi satu sama lain. Percakapan personal cukup simpan di rumah. Idealnya, sesuatu baru layak diperbincangkan ketika anda mendengar mitra anda mengangkatnya sebagai topik pembicaraan. Selain itu, harus disadari juga kalau teman anda mungkin hanya membagi informasi pada orang-orang tertentu. Jadi, biarlah mereka yang menyampaikannya. Anda cukup sebagai pengikut.
  • Komunikasi secara terbuka. Buat sebuah aturan kalau komunikasi (terutama untuk topik penting) harus terjadi secara langsung. Makna yang sesungguhnya bisa hilang jika dikirim melalui SMS, email, atau bahkan panggilan telepon. Jadi, pastikan anda dan teman bicara anda sama-sama mendengar dan memahami hal yang sama dengan bertatap muka.
  • Jangan buru-buru menilai. Anda mungkin tidak memahami kenapa sesuatu penting bagi teman anda. Faktanya, penting atau tidaknya hal tersebut adalah urusan kedua. Sebelum anda mempercayai orang lain, anda harus saling menghargai, termasuk menghargai perbedaan tanpa penilaian yang terburu-buru.
  • Bersikap peka. Bertindaklah secara real dengan teman anda. Artinya, adakalanya anda harus menceritakan hal-hal yang biasanya anda rahasiakan. Tanda-tanda terbangunnya sebuah kepercayaan adalah saling bercerita, termasuk hal-hal personal. Dengan demikian, teman anda akan merasa lebih nyaman.
  • Bersikap pemaaf. Dalam membangun kepercayaan, tidak mustahil akan terjadi suatu kesalahan. Jika hal itu terjadi, maafkanlah. Menyimpan dendam akibat kesalahpahaman di masa lalu hanya akan mengikis kepercayaan dalam sebuah hubungan. Kita harus bisa mengambil resiko kalau suatu saat akan anda kesalahan. Jika tidak, pertengkaran akan selalu terjadi.
  • Saling mendukung. Sikap ini sangat penting dalam setiap hubungan. Tunjukkan dukungan anda saat dalam tahap membangun kepercayaan. Ketika seseorang tidak merasa bisa menanggung resiko, berbuat kesalahan, atau mencoba hal-hal baru tanpa dukungan, maka hubungan tersebut akan goyah. Di sisi lain, saling mendukung di waktu yang tepat akan memberi kekuatan kepada kedua belah pihak.
  • Sampaikan bantahan secara personal. Sebuah forum terbuka bukanlah tempat untuk menyampaikan bantahan, terutama di hadapan karyawan. Jika apa yang disampaikan mitra anda tidak sesuai dengan pendapat anda, diskusikan di kantor secara terpisah. Saling membantah di hadapan orang lain membuat anda saling menyakiti atau mempermalukan satu sama lain. Perilaku seperti ini akan merusak hubungan komunikasi dan kepercayaan. Terkadang, lebih baik menunggu sedikit barulah anda saling berdebat. Dengan demikian, anda memiliki waktu untuk merumuskan kembali pemikiran anda dan menyampaikannya secara sopan.

Kemudian, perdebatan tentang pekerjaan tidak semestinya memasuki area personal. Jadi, jangan sampai perdebatan merusak hubungan anda. Perdebatan secara terbuka memang dapat mengikis rasa hormat dan rasa percaya. Jadi, berupayalah semaksimal mungkin untuk menghindari perdebatan secara terbuka. Dengan demikian, membangun kepercayaan di lingkungan kerja menjadi lebih mudah.

Tagged With :

Leave a Comment