Ini Dia Wilayah Penghasil Minyak Di Indonesia

Konon katanya Indonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak, walaupun produksi minyak kita belum mampu memenuhi konsumsi nasional. Namun, pernahkah Anda menyaksikan lokasi tambang minyak di lingkungan sekitar? Boleh jadi, jarang yang pernah melihat langsung, karena lokasinya memang tidak banyak. Padahal sebenarnya wilayah penghasil minyak di Indonesia tersebar di berbagai pulau.

Menurut data dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) per bulan Februari 2019, ada dua wilayah penghasil minyak terbesar di Indonesia, yakni Blok Cepu dan Blok Rokan. Laporan terkini menunjukkan bahwa blok Cepu menghasilkan lifting 219,000 barel per hari, sedangkan lifting blok Rokan sebanyak 197,000 barel per hari.

Ladang Minyak Terbesar Di Dunia

Blok Cepu berlokasi di antara tiga kabupaten, yakni Bojonegoro, Blora, dan Tuban; atau sekitar perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ini merupakan salah satu ladang minyak tertua di dunia dan telah dieksplorasi sejak era penjajahan Belanda pada tahun 1870-an oleh perusahaan minyak Royal Dutch/Shell DPM. Kini, blok Cepu dioperatori oleh ExxonMobil Cepu.

Blok Rokan bertempat di Kabupaten Rokan Ilir, Provinsi Riau. Sebagai ladang minyak yanh lebih baru, posisinya kadang-kadang naik menjadi penghasil minyak terbesar di Indonesia menyaingi Cepu. Saat ini, blok Rokan masih dikelola oleh Chevron Pacific Indonesia. Namun, pemerintah akan mengalihkan pengelolaannya kepada Pertamina pada tahun 2021 setelah masa kontrak dengan Chevron berakhir.

Selain kedua daerah tersebut, masih ada beberapa wilayah penghasil minyak di Indonesia. Namun, output yang dihasilkan jauh lebih rendah dan dikelola oleh berbagai perusahaan nasional dan internasional. Beberapa wilayah tersebut antara lain:

  • Blok Mahakam di lepas pantau Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
  • Blok Offshore North West Java (ONWJ) di lepas pantai Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu, Provinsi Jawa Barat.
  • Blok South East Sumatra di Laut Jawa, sebelah utara Teluk Jakarta.
  • Blok South Natuna Sea ‘B’ di perairan Natuna Barat, Provinsi Kepulauan Riau.
  • Blok East Kalimantan di Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
  • Blok Sanga Sanga di lepas pantai Kalimantan Timur.
  • Blok Ketapang di lepas pantai Kabupaten Sampang, Pulau Madura, Provinsi Jawa Timur.
  • Blok Jabung di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.
Baca Juga:   Proyeksi Harga Emas Tahun 2019 Menurut Para Big Boys

Beberapa lokasi di atas juga dikenal sebagai kawasan penghasil gas, meski output gas-nya lebih rendah ketimbang minyak.

Sayang sekali, hingga kini operator blok minyak terkaya justru perusahaan asal mancanegara. Namun, mulai tahun 2021 (setelah mengambil alih blok Rokan), Pertamina diproyeksikan akan mengelola lebih dari setengah produksi minyak Indonesia. Sejalan dengan itu, Pertamina pun bisa menjadi salah satu perusahaan minyak terbesar di dunia. Bagaimana pendapat Anda?

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar