Ini Dia Trader Komoditas dan Migas Terbesar di Dunia

Apabila kita berbicara mengenai trader forex atau komoditas ternama, maka banyak sosok-sosok tertentu yang dapat dijadikan rujukan. Namun, kita akan sulit menemukan tokoh trader komoditas dan migas teladan. Mengapa demikian? Karena perdagangan komoditas dan migas dunia didominasi oleh segelintir perusahaan-perusahaan raksasa.

Dasar-Dasar Trading Minyak Untuk Pemula

Meskipun aktivitas trading minyak mentah (Crude Oil) cukup populer, tetapi spekulan dan trader kecil seperti kita akan kesulitan mengalahkan mereka. Siapakah para trader komoditas dan migas terbesar di dunia ini? Berikut ini daftarnya:

1. Vitol Group

Perusahaan investasi komoditas berbasis di Swiss ini meraup pendapatan hingga USD195 Miliar pada tahun 2010. Vitol berfokus pada perdagangan minyak dan derivatif. Aset-asetnya bukan cuma kontrak perdagangan minyak, melainkan juga mencakup tanker, produksi dan eksplorasi di Filipina, Kongo, Ghana, Nigeria, Rusia, Azerbaijan, Kazakhstan, dan Arab Saudi.

2. Glencore International

Seperti Vitol, Glencore juga berbasis di Swiss. Pendapatannya mencapai hampir USD3.8 Miliar per tahun 2010. Bisnisnya lebih terdiversifikasi, karena Glencore tak hanya menggarap minyak mentah. Mereka memiliki portofolio ekstensif mulai dari produk agri dan energi, metal dan mineral, serta saham di perusahaan-perusahaan terkemuka.

3. Cargill

Cargill didirikian pada tahun 1865, menjelang akhir perang saudara AS, oleh William Wallace Cargill. Hingga saat ini mereka masih berbasis di Minnesota, AS. Cargill juga memiliki bisnis beragam, termasuk agribisnis, trading energi, produksi biofuel, produk pakan ternak, besi baja, dan garam.

4. Koch Industries

Koch Industries didirikan pada tahun 1925 oleh Fred Koch. Sampai sekarang masih berpusat di Kansas, AS, dan dikelola oleh Koch bersaudara yang terkenal sebagai pendukung partai Republik. Bisnisnya mencakup pengangkutan dan pengilangan minyak, petrokimia, hutan industri, dan ranch.

Baca Juga:   Berapa Besar Produksi dan Konsumsi Minyak Indonesia?

5. Trafigura

Lagi-lagi, kita dipertemukan dengan perusahaan raksasa yang berbasis di Swiss. Trafigura relatif baru berdiri; dirintis oleh Claude Dauphin, Eric de Turkheim dan Graham Sharp pada tahun 1993. Portofolionya mencakup transportasi serta perdagangan beragam produk minyak dan metal. Pada tahun 2006, mereka sempat menghadapi tuntutan class action dari 30,000 warga Pantai Gading atas tuduhan membuang bahan berbahaya.

Selain kelima trader komoditas dan migas terbesar itu, masih ada beberapa perusahaan terkenal lain yang layak diketahui namanya. Sebutkah Gunvor Internasional (Eropa), Archer Daniel Midlands Co (AS), Noble Group (Hong Kong), Mercuria Energy Group (Swiss), dan Bunge (AS). Mereka tak sepopuler perusahaan-perusahaan produsen minyak seperti ExxonMobil, ConocoPhilips, atau Total; tetapi pandangan mereka mengenai kondisi pasar minyak dan komoditas sering menjadi sorotan.

Tagged With :

Leave a Comment