Ide Produk Terbaru: Layakkah Produk Anda Dikembangkan?

Jika anda memiliki jiwa wirausaha, tentunya akan ada banyak ide produk yang ingin anda luncurkan. Perhatian anda bukanlah tentang bagaimana mencari ide produk terbaru; namun, fokus anda adalah memilih ide mana yang akan diwujudkan. Dan jika anda berjiwa wirausaha, anda pastinya adalah orang yang optimistik. Anda percaya bahwa ide tersebut berpeluang besar untuk sukses, dan anda siap untuk memfokuskan waktu dan sumber daya yang dimiliki untuk mewujudkannya.

Meski demikian, banyak fakta sebaliknya yang terjadi di lapangan. Misalnya, hanya 3% dari produk yang diluncurkan oleh perusahaan-perusahaan besar (yang notabene memiliki banyak sumber daya) benar-benar bisa mencapai tujuan. Sebagai sebuah usaha kecil, lalu bagaimana anda bisa membangun keyakinan terhadap ide produk terbaru tersebut, sehingga anda bisa mengalokasikan energi secara bijak?

ide produk terbaru

Ide Produk Terbaru dan Cara Memvalidasinya

Berikut adalah beberapa tips cara mengetahui apakah produk anda benar-benar diinginkan calon konsumen anda:

Kenali calon konsumen anda

Anda mungkin berfikir bahwa pasar untuk produk anda sangat luas. Misalkan anda ingin mendirikan sebuah perusahaan langganan bir. Anda mungkin berfikir bahwa semua orang yang berusia 21 tahun atau lebih adalah calon konsumen bagi produk anda. Namun, anda harus menggalinya lebih dalam. Tentukan calon konsumen anda secara lebih spesifik. Misalnya, untuk satu produk bir, apakah target anda adalah pria atau mahasiswa perguruan tinggi?

Ada banyak pertanyaan terkait aspek demografi yang perlu anda dalami. Misalnya adalah usia, etnis, lokasi, dan kelompok pendapatan calon konsumen anda. Dengan mengetahui hal ini, anda bisa memahami kebutuhan siapa yang akan dipenuhi oleh produk anda, dan anda bisa mengetahui apakah ide produk terbaru tersebut benar-benar berharga atau tidak. Selanjutnya, saat anda meluncurkan produk tersebut, anda akan tahu siapa yang akan dijangkau.

Baca Juga:   Langkah Mudah Berlangganan Agen Kurir
Manfaatkan jaringan dan media sosial

Anda perlu mengetahui siapa sebenarnya target dari produk tersebut. Lalu, bagaimana cara mengetahuinya, terutama jika anda meluncurkan produk baru atau produk anda akan memasuki pasar baru? Cobalah langkah-langkah berikut:

  • Manfaatkan jaringan anda. Tanyakan kepada keluarga atau teman apakah mereka mau menjawab pertanyaan. Jika mereka bukan orang yang tepat, mungkin mereka bisa memberi rujukan;
  • Jika anda memiliki anggaran, coba manfaatkan Reddit, Instagram, atau Craiglist. Di Reddit, bergabunglah dengan grup yang beranggotakan orang-orang yang mungkin tertarik kepada produk anda. Di Craiglist, kirim post ke bagian khusus dan lihat siapa yang memberi respon. Di Instagram, berikan perhatian khusus terhadap siapa yang menggunakan hashtag tertentu atau memberi komentar pada produk yang relevan, dan kirimkan pesan langsung (Direct Message) kepada mereka.
  • Jika anda memiliki anggaran, coba juga manfaatkan Facebook atau SurveyMonkey. Media sosial ini memiliki strategi khusus yang membantu anda menjangkau sasaran.
Lakukan survey kepada calon konsumen

Saat anda mulai terkoneksi dengan calon konsumen, lakukan survey untuk mengetahui lebih banyak tentang target konsumen anda. Cobalah gali informasi tentang jenis kelamin, kebiasaan konsumsi, dan waktu belanja. Lebih penting lagi, tanyakan tentang sejauh apa mereka berminat terhadap produk anda. Apakah ide produk terbaru tersebut akan mampu menjawab kebutuhan mereka atau memberikan manfaat kepada mereka? Apakah mereka akan mau mengeluarkan uang untuk produk semacam itu?

Anda mungkin menemukan kalau minat mereka terhadap produk anda hanya hangat-hangat kuku. Kemudian, anda bisa mengetahui apakah akan ada peluang pasar untuk ide produk terbaru tersebut dan apakah peluang pasar tersebut cukup besar atau tidak.

Bangun prototipe produk

Dengan mengajukan pertanyaan, anda bisa membuat gambaran apakah ide produk terbaru tersebut cukup berarti atau tidak. Namun, seseorang yang mengatakan tertarik untuk membeli sebuah produk berbeda jauh dengan orang yang benar-benar menggunakannya. Cobalah membuat suatu prototipe yang membuat rencana produk anda tampak seperti nyata. Gunakan software webinar seperti Zoom untuk memperkenalkan desain produk kepada calon konsumen.

Baca Juga:   10 Pinjaman Online yang Terdaftar di OJK 2019

Perhatikan dengan baik apa sebenarnya yang bermanfaat bagi mereka? Apakah ada fitur tertentu yang lebih bermanfaat dibanding fitur lainnya? Apakah produk anda akan menjawab kebutuhan calon konsumen? Lihat bagaimana reaksi mereka terhadap produk anda. Apakah mereka bertanya kapan produk anda akan tersedia? Jika ada konsumen yang tertarik pre-order produk anda, itu adalah tanda yang baik bahwa produk anda bisa sukses nantinya.

Bicara dengan konsumen yang ada

Jika anda sudah memiliki usaha saat ini, manfaatkan konsumen yang sudah ada. Saat mereka menggunakan salah satu produk atau jasa yang anda tawarkan saat ini, cobalah ajukan pertanyaan kepada mereka tentang produk baru yang sedang anda kembangkan. Lihat apakah mereka menginginkannya atau tidak. Misalkan anda menawarkan sebuah software grammar. Cobalah tanyakan apakah mereka membutuhkan software pendeteksi plagiarisme.

Anda bisa menggunakan semacam software penyedian feedback untuk mengumpulkan informasi. Dengan alat ini, anda bisa menyelenggarakan suvery untuk bertanya tentang siapa responden, apa masalahnya, dan apakah ide produk terbaru anda bisa membantu menjawab permasalahan mereka.

Nah, itulah beberapa kiat yang bisa anda coba untuk memvalidasi apakah ide produk terbaru anda benar-benar layak dan potensial. Selamat mencoba.

Tagged With :

Leave a Comment