Desain Tempat Kerja Masa Depan dan Pentingnya Elemen Alam

Akhir-akhir ini, banyak tulisan maupun diskusi terkait desain tempat kerja masa depan. Sebuah studi terbaru dari BCG mencoba melihat seperti apa lingkungan kerja yang ideal di masa mendatang. Meski menekankan pentingnya elemen-elemen fungsional (mulai dari ruang komunal hingga ruang kebugaran), banyak yang berpendapat bahwa laporan tersebut terlalu menekankan  estetika dan psikologi, namun mengabaikan ilmu biologi dasarnya.

Lalu, apa kaitannya ilmu biologi dengan desain tempat kerja masa depan? Biologi manusia adalah serangkaian atribut yang tidak berubah, dan manusia adalah bagian pokok dari ekosistem biologi bumi ini. Meskipun kita memiliki selera dan kesukaan yang berbeda-beda, kita memiliki keterkaitan yang sama.

desain tempat kerja masa depan

Pentingnya Biologi pada Desain Tempat Kerja Masa Depan

Oleh sebab itu, kita perlu menggunakan pendekatan berwawasan biologi saat memikirkan dan merancang tempat kerja dan mempertimbangkan elemen-elemen seperti kualitas udara, bakteri dan mikroba, serta perannya terhadap pekerja secara umum. Pada akhirnya, kita semua menghirup udara yang sama dan dikelilingi oleh kuman-kuman yang sama. Tujuan kita mestinya adalah menciptakan suatu lingkungan kerja yang sejalan dengan alam, bukan melawannya.

Oleh sebab itu, lingkungan kerja modern kerap terlihat seperti ruang steril yang mengingatkan kita pada desain institusional. Desain seperti ini sekilas tampak menyenangkan, namun tidak cocok dengan biologi anda. Kenapa? Desain kantor modern kebanyakan adalah jawaban atas pertanyaan, “apa yang terlihat bagus?” bukan dari pertanyaan, “Bagaimana kita menciptakan lingkungan kerja yang optimal?”

Pendekatan terhadap manajemen sumber daya manusia dan staf mestinya difokuskan pada pertanyaan kedua, bukan pertanyaan pertama. Bagaimanapun juga, karyawan yang sehat dan bahagia cenderung lebih produktif dan loyal.

Bagaimana Menerapkan Biologi pada Desan Tempat Kerja

Jika anda ingin menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi kesehatan dan kebahagiaan karyawan, maka cobalah menerapkan biologi pada desain tempat kerja masa depan, melalui beberapa tips berikut:

Ikuti Ilmunya

Ruang kerja modern mestinya meniru ilmu biologi agar bisa menciptakan suatu hubungan simbiosis antara pekerja dengan lingkungannya. Dengan menerapkan pendekatan berwawasan biologi untuk menentukan desain tempat kerja masa depan, kita bisa menjawab berbagai pertanyaan dan kekhawatiran karyawan maupun perusahaan. Desain semacam ini menghasilkan lingkungan kerja yang optimal untuk meningkatkan kesehatan mental dan fisik karyawan. Manfaatnya akan kembali kepada perusahaan juga, berupa produktivitas yang lebih baik.

Menerapkan Fungsi Mikrobia Alam

Sanitasi memiliki fungsi penting dalam pencegahan penyakit dan keamanan karyawan. Sayangnya, peradaban modern justru menafsirkannya secara berlebihan berupa sterilisasi menggunakan zat kimia, sehingga mengabaikan fungsi mikroba yang ada di alam. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang terpapar dengan mikroba alami di tahap awal cenderung lebih kuat melawan penyakit pernafasan. Tubuh mereka beradaptasi dengan mikroba alami. Alhasil, mereka lebih tahan banting.

Sebuah penelitian menunjukkan anak-anak yang tumbuh di daerah pertanian biasanya menunjukkan kejadian asma yang jauh lebih rendah. Lalu, apa kaitannya dengan desain tempat kerja masa depan? Bukan berarti bahwa lingkungan kerja mesti didesain sesuai dengan lingkungan masa kecil anda. Namun, anda bisa menggunakan informasi ini sebagai cetak biru dalam mendesain lingkungan kerja anda.

Desain Biofilik

Menghubungkan manusia dengan alam melalui lingkungannya disebut sebagai desain biofilik, dan konsep ini tidak hanya terbatas pada penggunaan tanaman. Tema dari desain ini ada kaitannya dengan genetika kita. Manusia ditakdirkan untuk ada di alam, bukan berada di dalam kekangan tempat kerja. Desain biofilik mencoba memadukan keduanya menjadi satu solusi hybrid.

Daripada karyawan harus repot melihat jauh ke luar jendela untuk mengalihkan pandangan, desain biofilik membawa pemandangan luar ruangan ke dalam ruangan. Ya, artinya adalah tanaman. Ini juga bisa berarti menggunakan elemen-elemen arsitektur dan desain geometis yang ditemukan di alam.

Struktur dan Desain Kantor

Saat mempertimbangkan biologi pada struktur dan desain kantor, pastikan ada fokus pada layout, furnitur, pencahayaan, tanaman hidup, dan suara. Elemen-elemen ini mesti bisa disesuaikan untuk menampung kebutuhan individu, bukan mencoba menciptakan suatu pendekatan yang cocok untuk semua.

Sebuah studi lain menemukan bahwa rencana layout kantor yang terbuka lebih sehat bagi karyawan. Meski demikian, tidak semua perusahaan memiliki ruang yang memadai untuk mengatur tata letak yang sempurna. Faktanya, ruang yang memadai adalah indikator pokok untuk kesehatan karyawan.

Manusia akan lebih senang dan lebih sehat saat berada di alam. Bayangkan ketika anda berjalan di hutan, apakah anda merasa lelah dan stress? Tidak, kan? Sebalknya, beban fikiran dan rasa cemas akan menyita banyak energi. Sayangnya, perkembangan teknologi terkadang membuat kita lupa dengan pentingnya aspek alam dan menggantinya dengan benda-benda buatan manusia.

Jika anda menyadari dan mempertimbangkan hal ini saat merancang desain tempat kerja masa depan, maka itu adalah awal dari kehidupan karyawan yang lebih baik. Bagi perusahaan, hal ini dapat mempengaruhi kualitas, efisiensi, dan produktivitas.

Leave a Comment