Selama perjalanan pandemi ini, banyak baju kerja yang hanya tergantung di lemari karena tidak dipakai dan bahkan tidak tersentuh, akibat pemberlakuan sistem kerja jarak jauh. Bahkan setelah dipanggil untuk kembali bekerja, banyak karyawan yang justru memutuskan berhenti bekerja dan mendirikan usaha sendiri. Lalu, untuk apa lagi baju kerja yang banyak tersebut? Apakah anda ingin tahu cara menjual baju kerja bekas tersebut dan menjadikannya uang?
Bahkan, sekalipun anda tetap kembali bekerja selama beberapa hari dalam seminggu, baju kerja yang ada sebelumnya mungkin tidak lagi relevan. Mengapa? Banyak pekerja yang mengaku lebih nyaman dengan busana bergaya casual ke kantor karena mereka hanya perlu datang ke kantor beberapa hari saja. Tahukah anda bahwa listing baju kerja di pasar online untuk baju bekas Tradesy naik 77% pada tahun 2021?

Cara Menjual Baju Kerja Bekas dan Menjadikannya Uang
Jika anda ingin melepas koleksi baju kerja yang menurut anda tidak lagi relevan, berikut adalah beberapa opsi cara menjual baju kerja bekas, sepatu kerja, atau aksesoris lainnya yang selama ini anda kenakan ke kantor:
Menjual Secara Online
Ada beberapa cara yang bisa anda tempuh untuk menjual baju kerja lama anda. Situs marketplace baju bekas online, seperti Tradesy, ThredUP, dan Poshmark dapat membantu anda. Misalnya di Poshmark, seller bisa memotret barang-barang yang ingin dijual dan menetapkan harganya. Perusahaan memberlakukan sistem fee tetap sebesar $2.95 untuk semua penjualan dengan harga di bawah $15, dan komisi 20% untuk produk yang harganya lebih mahal. Sementara itu, biaya pengiriman ditanggung pembeli.
Bagi yang ingin menjual pakaian bekas di thredUP, terlebih dahulu harus memesan “Clean Out Kit,” yang hadir bersama dengan label pengiriman prabayar. Setelah mengirim barang ke perusahaan, maka ThredUP yang nantinya mengambil foto, menetapkan harga, serta menayangkannya di toko online.
Apakah anda juga memiliki perhiasan yang biasanya dipakai ke kantor? Marketplace online I Do Now I Don’t bisa membantu anda menjual anting, cincin, kalung, dan bros (yang nilainya sekurang-kurangnya $150). Anda mengambil foto barang dan menetapkan harganya. Jika sebuah barang terjual, perusahaan tetap melakukan proses autentifikasi. Perusahaan juga mengenakan komisi antara 10% hingga 20%, tergantung nilai penjualan.
Menjual Secara Langsung
Cara menjual baju kerja bekas berikutnya adalah dengan membawanya ke toko konsinyasi. Anda bisa mencari toko konsinyasi menurut Kode Pos atau jenis produk di website. Barang-barang yang akan dijual biasanya dikenakan harga antara 25% hingga 75% dari harga aslinya. Menurut sejumlah seller, sekalipun mereka kembali ke kantor, mereka lebih memilih pakaian yang kasual dibanding sebelum pandemi. Itulah sebabnya, listing pakaian kerja bekas di toko online cenderung meningkat.
Cuci Gudang
Opsi lainnya cara menjual pakaian kerja bekas adalah melalui cuci gudang. Jika anda melakukan hal ini, sebaiknya jual lebih dari sekedar pakaian kerja bekas, sehingga anda bisa menarik lebih banyak pembeli. Semakin banyak variasinya, semakin baik. Pastikan bahwa pakaian tersebut bersih dan gantung di rak. Jika anda tidak memiliki rak, gunakan tali dan gantung dari kayu, pagar, atau apa saja, yang penting pakaian tersebut bisa digantung. Menggantung pakaian lebih baik daripada meletakkan di meja/rak dalam keadaan terlipat.
Ada keuntungan menjual pakaian kerja bekas melalui cuci gudang dibanding online. Anda bisa menjangkau orang-orang impulsif, yang lebih suka membeli sesuatu setelah melihat dan memegangnya secara langsung. Mereka yang berbelanja online biasanya mencari benda-benda tertentu, namun di cuci gudang, mereka bisa saja membeli perlengkapan dapur, jaket lucu yang digantung, dan sebagainya.
Penjual juga bisa memasang harga lebih mahal di cuci gudang, karena ada faktor emosional yang membuat seseorang memutuskan untuk membeli. Promosikan program cuci gudang tersebut dengan memasang iklan internet atau di koran lokal. Biasanya, koran-koran lokal bahkan memiliki kolom khusus untuk cuci gudang.
Donasi
Cara menjual baju kerja bekas berikutnya adalah disumbangkan. Ini tentunya tidak murni menjual, namun mengandung aspek amal. Banyak orang yang akan terbantu dengan pakaian kerja anda yang tidak terpakai lagi. Donasi anda juga bisa membuat anda berhak atas deduksi pajak, jika anda menghitung nilai benda yang didonasikan dan melaporkannya. Perlu diingat lagi, bahwa tanggal 31 Desember adalah hari tekahir untuk melakukan donasi amal untuk deduksi pajak pada tahun fiskal 2021 ini.
Dress for Success adalah salah satu contoh badan amal, di mana anda bisa mendonasikan pakaian kerja bekas. Lembaga ini menyediakan pakaian kerja bagi wanita kelas ekonomi rendah untuk mereka pakai saat wawancara kerja. Tentunya, banyak organisasi sejenis di seluruh daerah, dan anda juga bisa mencarinya secara online.
Itulah beberapa opsi cara menjual pakaian kerja bekas, baik secara online, secara langsung, melalui cuci gudang atau bahkan melalui program amal. Anda tinggal pilih, bukan?
Tagged With : keuangan pribadi