7 Cara Mengelola Keuangan Rumah Tangga Agar Tidak Boros

XM broker promo bonus

Ada banyak cara mengelola keuangan rumah tangga agar tidak boros, salah satunya dengan melakukan perencanaan anggaran secara matang, sehingga tahu apa saja kebutuhan yang harus dibeli dan tidak. 

Memang bukan hal yang mudah, apalagi ketika sudah memiliki anak kebutuhan akan semakin tinggi, misalnya untuk makan, biaya rumah, hingga sekolah. 

Namun, nggak perlu khawatir. Jika semuanya direncanakan sesuai dengan kebutuhan, pasti keuangan rumah tangga bisa sehat, bahkan bisa digunakan juga untuk liburan bersama keluarga.

Berikut ini beberapa cara mengelola keuangan rumah tangga yang wajib kamu tahu agar tidak boros. 

cara mengelola keuangan rumah tangga agar tidak boros

1. Mengatur alokasi pemasukan

Pertama, kamu harus mengetahui pemasukan keluarga dengan pasti. Misalnya dari gaji suami dan istri adalah Rp15 juta. Dengan begitu, kamu bisa merencanakan anggaran yang digunakan untuk belanja, membayar cicilan rumah, hingga keperluan rumah tangga seperti listrik, air, wifi, dan lain-lain.

Kamu juga bisa menerapkan alokasi dana dengan metode 40:30:20:10, seperti berikut ini:

  • Alokasikan 40% gaji untuk biaya hidup, seperti makan, transportasi, pulsa, listrik, dan lain-lain
  • Alokasikan 30% dari gaji untuk membayar cicilan (jika ada), seperti cicilan rumah, kendaraan, dan kartu kredit. Pastikan jangan menambah utang terus menerus, ya
  • Alokasikan 20% dari gaji untuk tabungan dan investasi
  • Alokasikan 10% dari gaji untuk kebutuhan lain seperti liburan atau zakat

Dengan menerapkan alokasi ini akan memudahkan kamu mengatur keuangan. Sehingga, jika jatah uang untuk hiburan sudah berarti tidak bisa mengambil dari alokasi dana yang lainnya.

Jangan lupa juga untuk rajin mencatat pengeluaran setiap harinya untuk mengetahui transaksi apa saja yang sudah dilakukan.

2. Jangan membeli barang yang tidak dibutuhkan dan terlalu mahal

Mulai berhenti membeli barang-barang yang tidak diperlukan, apalagi jika barang yang diinginkan memiliki harga cukup mahal. Jangan sampai kamu menumpuk utang pada kartu kredit untuk membeli barang-barang yang harganya di luar pemasukan. Boleh-boleh saja membeli, asalkan barang tersebut memang dibutuhkan. 

Dengan tidak membeli barang-barang tersebut, kamu bisa menambah alokasi dana tabunganmu, sehingga jadi semakin banyak. 

3. Membeli barang bekas yang masih layak

Agar lebih hemat, kamu juga bisa membeli barang-barang yang masih layak dengan harga yang lebih murah. Seperti membeli laptop bekas untuk bekerja, furniture bekas, hingga beberapa peralatan dapur bekas teman atau kerabat yang kondinya masih bagus dan layak. 

Jika mau repot, kamu juga bisa mencari barang cuci gudang yang tidak lolos quality control. Sebenarnya barangnya kualitasnya bagus, tapi karena ada packaging yang sedikit baret misalnya membuat beberapa barang ini dijual dengan harga murah.

Dengan membeli barang bekas, kamu akan menghemat lebih banyak uang dan bisa dimasukkan ke dalam tabunganmu. 

4. Kurangi jajan di luar dan membawa bekal dari rumah

Membeli makanan melalui ojek online memang praktis dan mudah, namun jika terus menerus dilakukan boros juga, karena ongkir yang cukup mahal. 

Kamu bisa mulai menyetop kebiasaan ini dan membuat makanan sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang ada. Kamu juga bisa sekalian belajar membuat makanan-makanan kekinian sendiri di rumah untuk menekan pengeluaran.

Jangan lupa juga untuk membuat bekal dari rumah saat bekerja. Selain bisa berhemat, membawa bekal sendiri juga nutrisinya lebih bagus karena tidak menggunakan bahan pengawet dan sudah pasti bersih. 

5. Memanfaatkan diskon, cashback, dan gratis ongkir

Kini sudah banyak loh aplikasi belanja yang menawarkan banyak diskon, cashback, dan juga gratis ongkir. 

Untuk menekan pengeluaran rumah tangga, kamu bisa mencari beberapa diskon, cashback, dan gratis ongkir untuk kebutuhan rumah tangga, seperti beras, makanan, hingga peralatan rumah tangga lainnya.

 

Baca Juga:   Buy Now Pay Later: Pembayaran Masa Kini dan Masa Depan

Kamu bisa menghemat lebih banyak uang dengan memanfaatkan beberapa penawaran dan diskon-diskon ini. 

6. Hindari utang

Jangan sampai penggunaan kartu kredit menjadi kebiasaan. Sebab, hal ini malah akan membuat cicilan dan utang semakin menumpuk.

Jika memiliki kartu kredit, sebaiknya gunakan dengan bijak. Misalnya kartu kredit digunakan untuk mendapatkan promo seperti diskon belanjaan atau penawaran lainnya yang menguntungkan. 

Jika ingin membeli barang, sebaiknya bersabar dan menabung. Jangan sampai karena keinginan belaka, kamu rela berhutang untuk mendapatkan barang yang diinginkan tersebut. 

7. Evaluasi pengeluaran

Jangan lupa untuk selalu melakukan evaluasi setiap bulannya pengeluaran yang sudah dilakukan. Jika ternyata membengkak, cari tahu apa penyebabnya. Misalnya saja pengeluaran karena tagihan listrik yang melonjak. 

Untuk itu perlu dievaluasi, penggunaan listrik apa yang sebaiknya dikurangi. Sebagai contoh mengurangi pemakaian AC, yang tadinya digunakan dari siang hingga malam hari, kini cukup digunakan saat malam hari saja. 

Selain itu, cara lain agar pengeluaran bisa ditekan yakni dengan membeli beberapa kebutuhan di pasar misalnya dengan harga yang terjangkau. 

Itu dia beberapa cara mengelola keuangan rumah tangga agar tidak boros yang bisa kamu tiru. Selamat mencoba, ya!

Tagged With :

Leave a Comment