Cara Membuat Video Tour Real Estate Yang Atraktif

Industri real estate masih harus menyesuaikan diri di tengah pandemi virus corona. Imbauan untuk mengurangi kontak fisik membuat para agen real estate mencari cara yang lebih aman dan kreatif untuk tetap mendapatkan closing. Salah satunya adalah dengan menyediakan video tour sebagai pengganti kunjungan rumah secara langsung. Nah, sebagai seorang agen real estate, anda tentunya membutuhkan cara membuat video tour yang menarik bagi calon pembeli.

Cara Membuat Video Tour untuk Real Estate

Video tour mesti dirancang dengan cara yang kreatif dan menarik, sehingga tidak terlihat seperti scene di film horor. Jika diambil dengan cara yang kurang tepat dan tidak dikemas dengan baik, video tour rumah yang anda buat bisa saja tampak seperti pemandangan di film horor. Anda tentu tidak ingin calon pembeli justru ketakutan setelah melihat video tour anda, bukan? Nah, bagaimana cara membuat video tour yang baik untuk real estate hunian? Berikut adalah beberapa tips yang mungkin bermanfaat untuk anda:

cara membuat video tour

Gunakan Video Tanpa Editan

Klien anda bisa saja merasa marah jika mereka menemukan perbedaan yang mencolok antara apa yang diiklankan di video tour dan apa yang real ada di lapangan. Kekecewaan seperti ini dapat menghilangkan peluang anda untuk mendapatkan closing. Jika anda mengubah isi video, bisa saja semuanya menjadi sia-sia, karena anda seolah-olah memberikan ekspektasi yang tidak realistis bagi calon pembeli.

Jadi, cobalah dekati klien anda dengan konten yang orisinil. Ini adalah cara untuk mendapatkan kepercayaan dari mereka sejak awal. Video tanpa editan menjadi jaminan bahwa apa yang mereka lihat di video benar-benar sama dengan apa yang mereka temukan nantinya. Jadi, anda tidak membuang-buang banyak waktu.

Baca Juga:   9 Cara Meningkatkan Penjualan Real Estate di Tengah Krisis
Jangan tergesa-gesa

Tergesa-gesa justru dapat membuat anda kalah dalam perlombaan. Menggunakan video asli tanpa editan adalah cara yang baik untuk mendapatkan kepercayaan konsumen. Namun, tantangannya adalah memilih jenis video seperti apa yang paling menarik bagi klien. Menurut pengalaman banyak agen real estate, sebagian besar klien lebih menyukai video yang diambil dengan perlahan, tidak terburu-buru. Bayangkan ketika anda merekam pemandangan sebuah panorama yang indah. Seperti itulah hendaknya anda merekam video tour di real estate rumah.

Berjalanlah dengan perlahan namun pasti dari satu ruangan ke ruangan lain. Pastikan kamera yang anda gunakan tidak naik-turun. Mesti diingat bahwa klien yang melihat video anda mungkin saja sedang berburu rumah baru. Artinya, mereka mungkin sudah melihat banyak video tour sebelumnya. Jadi, cara membuat video tour untuk real estate hunian adalah merekamnya dengan kecepatan lambat, sehingga orang yang melihatnya tidak merasa pusing.

Mulailah merekam dari bagian yang terbaik

Banyak agen real estate yang mulai merekam video tour di pintu masuk. Ini tentunya masuk akal. Namun, cara ini tidak selamanya tepat. Perlu diingat bahwa klien tidak akan betah menonton video yang panjang. Jadi, sebaiknya mulailah merekam dari tempat yang dianggap paling baik di dalam property tersebut. Dengan cara ini, anda bisa menarik orang untuk melihatnya lebih lama.

Bayangkan jika anda dikirimi dua vdeo tour oleh seorang agen real estate. Salah satunya dimulai dengan rekaman di kamar mandi, dan satu lagi dimulai dengan menyajikan ruang tamu yang luas dan memiliki dinding bata. Video mana yang akan lebih menarik perhatian anda?

Siapkan segala sesuatunya terlebih dahulu

Sedikit tindakan yang berarti dapat menciptakan perbedaan yang besar di pasar real estate. Sebelum anda mulai merekam video, pastikan real estate sudah dipersiapkan dengan baik. Misalnya, pastikan kalau goren sudah dibuka, penutup toilet sudah ditutup, lampu dihidupkan, dan pintu-pintu dalam keadaan terbuka.

Baca Juga:   Saham Properti Paling Populer, Laris Manis Jadi Incaran Investor

Kesalahan yang kerap dilakukan agen real estate adalah merekam video di malam hari, tanpa pencahayaan yang cukup, atau berjalan terlalu cepat. Jika melihat video semacam ini, anda mungkin akan teringat dengan scene di film honor, bukan? Siapa yang akan bersedia tinggal di real estate yang terkesan angker? Padahal, kondisi sebenarnya tidak demikian. Namun, karena teknik pengambil video tidak benar, hasilnya menjadi tidak menarik.

Cara Membuat Video Tour: Kesimpulan

Gunakan video tour sebagai alat untuk menarik klien. Anda bisa mengirimkan video tersebut melalui email kepada klien yang pernah berkomunikasi dengan anda di masa lalu. Pastikan cara membuat video tour sudah benar dan video tersebut memenuhi kriteria mereka. Dengan demikian, tingkat respon terhadap video anda bisa lebih baik, sehingga peluang untuk closing juga lebih tinggi.

Sebagai seorang agen real estate, anda tidak perlu membeli peralatan yang mahal untuk menghasilkan video berkualitas. Yang anda butuhkan hanyalah belajar bagaimana cara membuat video tour yang menarik dan berkualitas. Beberapa tips di atas dapat membantu anda untuk terkoneksi secara otentik dengan klien dan meningkatkan peluang terjualnya real estate anda.

 

Tagged With :

Leave a Comment