BEI Hapus Kode Broker Saham, Apa Dampaknya Bagi Investor?

XM broker promo bonus

Sejak dua bulan lalu, otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan rencana untuk menutup kode broker saham dari data perdagangan real-time mulai Juli 2021 mendatang. BEI juga akan menutup informasi tipe investor asing atau domestik pada awal tahun 2022. Informasi ini sudah muncul dalam pemberitaan berbagai media massa, tetapi tampaknya banyak yang belum benar-benar memahami apa dampak langkah BEI menghapus kode broker bagi investor saham.

Perbedaan Pasar Reguler, Pasar Negosiasi, dan Pasar Tunai di BEI

Menurut BEI, penutupan kode broker dan tipe investor merupakan “best practice” yang telah dilaksanakan di berbagai bursa lain. Langkah tersebut juga akan memberikan banyak sekali manfaat, misalnya:

  1. Agar investor mengambil keputusan transaksi berdasarkan penilaian investasi yang benar, bukan karena emosi atau ikut-ikutan.
  2. Memangkas potensi herding oleh bandar, sekaligus mendorong kewajaran dalam pembentukan harga.
  3. Mengurangi front-running, piggybacking, dan information leakage.
  4. Berpotensi meningkatkan likuiditas dan menurunkan spread.
  5. Mencegah aktivitas panic-selling akibat aksi jual efek oleh investor asing.
  6. Memberikan dorongan kepada investor ritel untuk melakukan analisa yang lebih mendalam dalam proses investasinya.

Sepintas, ini merupakan keputusan yang sempurna. Tapi penutupan informasi kode broker saham sebenarnya akan menimbulkan tiga efek samping bagi investor dan trader. Ketiga efek samping itu adalah:

  • Berkurangnya transparansi bursa.

Penutupan info kode broker saham dan jenis investor oleh BEI akan berlaku bagi para trader dan investor umum. Tapi, bagaimana dengan sekuritas, manajer investasi, dan para pemain pasar institusional lainnya? Besar kemungkinan mereka masih dapat mengakses data-data tersebut dari jaringan yang sudah mereka miliki. Ini artinya transparansi pasar berkurang dan prospek “informasi asimetris” meningkat.

Informasi asimetris merujuk pada situasi ketika sebagian pelaku pasar mengetahui sebuah info vital, sedangkan sebagian pelaku pasar lain tak tahu apa-apa. Jelas sekali, pihak yang paling dirugikan adalah mereka yang tidak memiliki info yang tepat pada momen yang tepat.

  • Mengurangi kehebohan bermain saham gorengan.
Baca Juga:   Strategi Menyusun Portofolio Investasi Berimbang

Saham gorengan memang identik dengan risiko tinggi dan sangat berbahaya bagi pemula. Namun, sejumlah trader malah hobi memetik cuan dengan mengikuti jejak para bandar yang sedang menggoreng saham.

Strategi mereka terutama dengan cara mengintip aksi akumulasi dan distribusi saham oleh para broker yang dikenal sebagai bandar. Oleh karenanya, mereka tak bisa beraksi jika info kode broker saham tak dapat dilihat lagi secara real-time.

  • Hilangnya sumber data utama untuk analisis bandarmologi.

Bandarmologi merupakan suatu jalur analisis saham yang mengandalkan pengamatan pada aksi beli/jual para pemain besar (bandar), khususnya broker saham (sekuritas) dan para investor kawakan lain. Dengan hilangnya info kode broker saham dan jenis investor dari data perdagangan real-time, lenyap pula salah satu sumber data utama pelaku bandarmologi.

Jadi, bagaimana solusinya? Perkara informasi asimetris memang sulit untuk dipecahkan. Namun ada solusi mudah untuk dua masalah lainnya, yakni, “back to basic“. Para trader yang biasa bermain saham gorengan dan/atau mengandalkan bandarmologi perlu kembali menekuni dua teknik analisis saham paling klasik, yakni analisis teknikal dan fundamental.

Tagged With :

Leave a Comment