Arti Candle Doji Dalam Forex

Pola candle doji merupakan salah satu formasi harga yang paling mudah dikenali pada grafik candlestick. Pembentukan candle doji juga sering disebut-sebut sebagai salah satu momen signifikan dalam pergerakan harga di pasar forex. Namun, apakah Anda tahu apa arti candle doji tersebut?

Arti Candle Doji Dalam Forex

Formasi candle doji seperti nampak pada bagian yang dilingkari merah pada gambar di atas (long-legged doji), menandakan keseimbangan sisi buyer dan seller pada grafik pasangan mata uang NZD/USD time frame Daily tersebut. Ini artinya pasar sedang berkonsolidasi dan para trader masih ragu apakah harga akan didorong ke atas atau ke bawah.

Sebagai pola tunggal, candle doji tidak bisa disebut mengindikasikan kenaikan maupun penurunan harga. Dengan kata lain, kita tak dapat memprediksi apakah setelah itu harga akan bullish atau bearish, maupun apakah harga akan melanjutkan tren sebelumnya (trend continuation) ataupun berbalik arah (trend reversal).

Untuk memprediksi kemana arah pergerakan berikutnya, trader perlu menunggu hingga terbentuk pola candle lagi yang lebih jelas. Dalam contoh di atas, candle doji disusul oleh pola yang indikasinya sama tidak jelasnya (candle bersifat bullish, tetapi nampak ada tekanan jual yang lebih besar daripada minat beli karena sumbu atas candle lebih panjang dibandingkan sumbu bawah). Apabila terjadi hal seperti ini, maka kita perlu menunggu hingga terbentuk satu pola candle lagi dalam time frame yang sama. Pola candle yang jelas berwarna merah mengindikasikan kelanjutan tren bearish pada pair NZD/USD saat itu.

Sebenarnya, ada lima jenis pola candle doji berdasarkan panjang-pendek sumbu atas dan bawah candle. Yaitu doji star (standard doji), long-legged doji, 4-price doji, dragonfly doji, dan gravestone doji. Persamaan diantara semua pola candle doji ini adalah karakteristik body candle yang sangat tipis, menandakan posisi harga pembukaan dan penutupan yang hampir sama persis. Posisi harga pembukaan dan penutupan dalam satu time frame yang amat ketat tersebut mensinyalkan konsolidasi harga. Oleh sebab itu, trader sebaiknya jangan open posisi dulu sebelum muncul pola candle berikutnya yang lebih jelas.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar