Mengenal 9 Sektor Saham Di Bursa Efek Indonesia

Terdapat ratusan saham yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Namun, ratusan saham tersebut dikelompokkan menjadi 9 sektor saham saja berdasarkan jenis industrinya. Pembagian sektor saham ini penting untuk diketahui oleh investor, karena dapat digunakan sebagai acuan dalam mengelola portofolio dan memanajemen risiko.

Tepatnya, berikut ini 9 sektor saham di Bursa Efek Indonesia:

1. Sektor Agri (Pertanian)

Sektor Agri terdiri dari enam subsektor, yakni Tanaman Pangan, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Kehutanan, dan Lainnya.

9 Sektor Saham Di Bursa Efek Indonesia

2. Sektor Mining (Pertambangan)

Sektor Mining terdiri dari 5 subsektor, yakni Pertambangan Batubara, Pertambangan Minyak dan Gas, Pertambangan Logam dan Mineral, Pertambangan Batu-batuan, dan Lainnya.

3. Sektor Basic Industry (Industri Dasar dan Kimia)

Sektor Basic Industry mencakup subsektor Semen; Keramik, Porselen, dan Kaca; Logam dan sejenisnya; Kimia; Plastik dan Kemasan; Pakan Ternak; Kayu dan Pengolahannya; Pulp dan Kertas; dan Lainnya.

4. Sektor Miscellaneous (Aneka Industri)

Sesuai namanya, sektor Aneka Industri tak terfokus pada satu bidang, meliputi subsektor Mesin dan Alat Berat; Otomotif dan komponennya; Tekstil dan Garmen; Alas Kaki; Kabel; Elektronika; dan Lainnya.

5. Sektor Consumer Goods (Industri Barang Konsumsi)

Sektor Consumer yang memuat banyak saham blue chip ini terdiri dari subsektor: Makanan dan Minuman; Rokok; Farmasi; Kosmetik dan Barang Keperluan Rumah Tangga; Peralatan Rumah Tangga; dan Lainnya.

6. Sektor Property

Sektor ini hanya terdiri dari 3 subsektor, yaitu Properti dan Real Estat; Konstruksi Bangunan; dan Lainnya.

7. Sektor Infrastucture (Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi)

Tercakup oleh sektor saham ini antara lain subsektor Energi; Jalan Tol, Pelabuhan, Bandara, dan Sejenisnya; Telekomunikasi; Transportasi; Konstruksi Non Bangunan; dan Lainnya.

8. Sektor Finance (Keuangan)

Sektor saham paling berduit ini mencakup subsektor Bank, Lembaga Pembiayaan, Asuransi, Reksa Dana, dan lainnya.

9. Sektor Trade (Perdagangan, Jasa, dan Investasi)

Segala jenis jasa ditawarkan oleh emiten yang tergolong sektor Trade, termasuk subsektor Perdagangan Besar; Perdagangan Eceran; bisnis Restoran, Hotel, dan Pariwisata; Advertising, Printing, dan Media; Kesehatan; Jasa Komputer dan Perangkatnya; Perusahaan Investasi; dan Lainnya.

Pembagian 9 sektor saham di bursa efek Indonesia ini perlu diperhatikan, baik bagi investor saham yang berbasis analisa fundamental maupun teknikal. Masalahnya, perubahan regulasi dan tren dalam satu sektor saham bisa mempengaruhi naik-turun harga semua saham individual yang terdapat di dalamnya, sehingga investor perlu mempertimbangkan untuk membagi investasi dalam beberapa sektor.

Umpamanya ketika bulan lalu Lembaga Penjamin Simpanan menaikkan suku bunga penjaminan, merebaklah kekhawatiran kalau-kalau marjin keuntungan saham sektor Finance bakal tertekan. Akibatnya, terjadi aksi jual pada saham sektor tersebut. Jika Anda hanya memegang saham-saham dari sektor Finance pada saat itu, pasti rontoh. Namun, apabila Anda juga memegang saham dari sektor Consumer yang masih tinggi, maka risiko bisa lebih terkendali.

Tagged With :

Leave a Comment