Inflasi Naik? Tak Usah Khawatir, Investasi Emas Bisa Jadi Solusi

Berita bahwa inflasi naik sering jadi momok bagi banyak orang, karena anggapan harga barang-barang bakal meningkat dan nilai uang yang dimiliki bakal menurun. Padahal, kenaikan inflasi tak perlu dikhawatirkan jika Anda telah memiliki investasi tertentu, baik dalam bentuk saham, reksa dana, ataupun emas. Mengapa demikian? Karena nilai aset investasi keuangan seperti saham dan reksa dana bisa meningkat cepat dalam waktu singkat, meski risikonya juga besar. Harga emas juga terus menanjak melampaui kenaikan inflasi dari waktu ke waktu.

Peluang Bisnis Emas Dengan Modal Kecil

Beragam Cara Investasi Emas

Apabila Anda khawatir kalau nilai harta kekayaan yang disimpan di bank akan menurun akibat inflasi naik, maka berinvestasi merupakan suatu langkah yang wajib diambil. Takut rugi? Pilihlah emas. Saat ini ada beragam cara untuk investasi emas, antara lain:

  1. Tabungan Emas Pegadaian
  2. Tabungan Emas Bank Syariah
  3. Beli Emas Digital
  4. Arisan Emas
  5. Trading Emas Online

Alternatif pertama hingga ketiga bisa diambil dengan modal sangat rendah, mulai dari Rp10,000-an saja. Sedangkan alternatif empat hingga lima bisa jadi membutuhkan modal sedikit lebih tinggi, sekitar beberapa ratus ribu Rupiah. Selain itu, Anda juga bisa memilih investasi emas konvensional dengan membeli emas batangan di gerai Antam atau UBS. Namun, jika memilih cara ini, maka Anda harus menyiapkan pula tempat penyimpanan dan perangkat keamanan agar emas itu tidak dicuri.

Fungsi Emas Sebagai Solusi Kenaikan Inflasi

Emas sering dianggap sebagai salah satu aset investasi anti-inflasi, sekaligus pelindung kekayaan. Nilainya bukan hanya naik setara dengan persentase laju inflasi, melainkan juga mengungguli laju inflasi. Penyebabnya, ketika nilai uang menurun akibat inflasi naik, maka orang-orang akan beralih mencari emas yang dikenal luas tahan krisis.

Meski demikian, ada satu hal yang perlu diperhatikan: harga emas bisa berfluktuasi dalam jangka pendek. Cobalah tengok grafik harga emas dalam kurun waktu di bawah satu tahun, maka akan nampak masa-masa harga naik dan turun silih berganti. Fluktuasi ini menguntungkan jika Anda ingin trading emas online, tetapi perlu diabaikan jika Anda ingin investasi emas jangka panjang.

Ini karena harga emas hanya akan melampaui kenaikan inflasi dalam jangka panjang, antara 5-10 tahun dan lebih lama lagi. Apabila Anda membeli emas hari ini dengan harapan mendapat keuntungan saat dijual kembali minggu depan, maka hasilnya pasti gagal. Sebaliknya, jika Anda membeli emas hari ini dengan target menjualnya 20 tahun lagi untuk dijadikan persediaan dana pensiun, maka hasilnya akan untung.

Dalam masa menyimpan emas tersebut, Anda tak perlu menghiraukan berita mengenai kenaikan ataupun penurunan harga emas. Anda juga tak perlu khawatir ketika mendengar berita bahwa inflasi naik. Selama inflasi naik, maka harga emas pasti akan terus meningkat. Dalam kurun waktu amat panjang, jika Anda berniat membeli emas hari ini dengan harapan diwariskan ke anak-cucu kelak, maka keturunan Anda bisa jadi akan kaya raya berkat harta warisan tersebut.

Tagged With :

Leave a Comment