Prediksi Forex Tahun 2026, 5 Mata Uang Ini Bullish!

Beragam mata uang mengalami gejolak dahsyat sepanjang tahun 2025. Presiden AS Donald Trump merilis beragam keputusan kontroversial yang mengguncang pasar keuangan, sekaligus memicu aksi jual dan aksi beli terhadap mata uang tertentu. Sialnya, Dolar AS justru mengalami kemerosotan yang sangat tajam.

Indeks Dolar AS (DXY) menduduki 108.52 pada pembukaan perdagangan bulan Januari, tetapi ditutup dekat 98.00 pada akhir Desember 2025. Para pakar memperkirakan kurs Dolar AS bakal melemah lebih lanjut dalam prediksi forex tahun 2026. Pada gilirannya, perkiraan ini membuka peluang bullish bagi beragam mata uang lain.

Prediksi Forex Tahun 2026 5 Mata Uang Ini Bullish

Euro (EUR) bertengger pada urutan pertama di antara beragam mata uang yang berpotensi bullish. Bank sentral Eropa (ECB) kemungkinan tidak akan mengubah kebijakannya, berlawanan dengan tren penurunan suku bunga Federal Reserve AS, sehingga dapat mendorong EUR/USD sampai kisaran 1.24-1.28.

Dolar Australia (AUD) juga berpotensi bullish karena bank sentralnya kemungkinan akan makin hawkish. Selain itu, Aussie didukung oleh tingkat inflasi yang tetap tinggi, permintaan yang besar dari China atas bijih besi, serta kondisi teknikal yang menjanjikan. AUD/USD kemungkinan kalem pada kuartal pertama tahun 2026, kemudian meningkat mulai kuartal kedua hingga mencapai kisaran 0.7000-an.

Dolar Selandia Baru (NZD) berpeluang bangkit seiring dengan depresiasi Dolar AS dan pemulihan pasar keuangan Asia. NZD/USD menutup tahun 2025 di bawah ambang 0.5800, tetapi diperkirakan bakal menanjak sampai 0.6100 atau lebih tinggi lagi pada tahun 2026.

Pound Sterling (GBP) kemungkinan akan menampilkan kinerja yang beragam pada tahun 2026. Konsensus memperkirakan GBP/USD berpeluang bullish, tetapi Sterling terancam melemah dibandingkan Euro dan beberapa mata uang lain. Pasalnya, bank sentral Inggris (BoE) bakal menurunkan suku bunga dengan jumlah yang sekitar sama dengan Federal Reserve AS. Rentang perkiraan pasar untuk GBP/USD tahun 2026 sangat lebar, mulai dari 1.35 sampai 1.47.

Yen Jepang (JPY) berpotensi menguat jika kurs Dolar AS terus terdepresiasi dan bank sentral Jepang (BoJ) menaikkan suku bunga lagi. Dalam skenario tersebut, USD/JPY kemungkinan melorot sampai 135.00. Namun, mayoritas analis forex mensinyalir USD/JPY akan terus berfluktuasi di antara level 146-154.

Tagged With :

Leave a Comment