Pola candlestick reversal adalah pola-pola batang candle yang kemunculannya menandakan perubahan harga dari tren menurun menjadi tren naik (bullish reversal), ataupun dari tren naik menjadi tren menurun (bearish reversal). Bagi para investor dan trader Indonesia, pola candlestick reversal bullish merupakan wawasan wajib agar dapat mendeteksi kesempatan-kesempatan emas untuk mendulang cuan.

Seperti apa pola candlestick reversal bullish itu? Berikut ini daftar pola candlestick reversal bullish yang paling prospektif:
- Bullish Engulfing
- Piercing Pattern
- Bullish Harami
- Hammer
- Inverted Hammer
- Bullish Tweezer
- Morning Star
- Three White Soldiers
- Bullish Abandoned Baby
Semua pola candlestick tersebut memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi, sehingga populer di kalangan trader nasional dan internasional. Namun, kita tetap perlu mengikuti serangkaian prosedur untuk mengonfirmasi sinyal trading yang muncul.
Apabila kamu mendeteksi kemunculan pola-pola tersebut pada grafik harga saham, forex, ataupun kripto, jangan buru-buru bikin order buy. Perhatikan dulu tiga (3) aspek berikut ini:
- Tren sebelumnya merupakan tren menurun (downtrend) yang nyata berdasarkan salah satu atau beberapa kriteria berikut ini: harga berada di bawah EMA-20 Day, terlihat adanya puncak (peak) dan lembah (through) yang semakin menurun pada grafik, atau harga telah jatuh ke bawah garis trennya.
- Semakin besar ukuran body terakhir yang membentuk suatu pola candlestick, maka sinyal buy semakin kuat. Oleh sebab itu, Hammer dan Inverted Hammer yang hanya terdiri dari satu candle sering dianggap kurang akurat dibandingkan pola candlestick lainnya lainnya
- Apabila belum terbiasa trading dengan candlestick, ada baiknya memeriksa indikator teknikal lain sebelum mengonfirmasi sinyal buy. Contohnya seperti Moving Average dan indikator-indikator bertipe Oscillator.
Analisis candlestick merupakan suatu seni membaca grafik yang unik. Kita bukan hanya harus memiliki wawasan mengenai formasi pola candlestick yang potensial, melainkan juga pengalaman panjang agar dapat menguasainya dengan baik.
Menghafalkan pola saja tidak akan menghasilkan manfaat yang konsisten dalam jangka panjang. Alih-alih, berlatihlah membaca pola candlestick dan menganalisis grafik melalui simulasi trading ataupun situs charting seperti TradingView dan Stockcharts. Semoga sukses!
Tagged With : analisa teknikal • candlestick • trading forex