Menciptakan lingkungan kerja yang benar-benar memenuhi kebutuhan karyawan sesungguhnya lebih penting lagi ketika perusahaan berusaha mempertahankaan karyawannya yang berkinerja baik dan berusaha menarik talent-talent yang lebih cakap. Dalam industri konstruksi, terdapat ratusan ribu posisi yang tidak terisi, dan angka ini semakin mengkhawatirkan dari tahun ke tahun. Selain itu, banyak pekerja di sektor konstruksi diperkirakan akan pensiun dalam satu dekade ke depan. Di sinilah pentingnya strategi pemberdayaan karyawan untuk menghindari keluarnya talent-talent yang sudah semakin langka.
Untuk menarik dan mempertahankan talent terbaik di perusahaan apapun, perlu dimulai dengan sebuah komitmen terhadap budaya organisasi yang memberikan penghargaan kepada karyawannya serta memberikan ruang untuk pertumbuhan karir mereka. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, termasuk memberikan kompensasi yang luar biasa, paket tunjangan, pelatihan bagi karyawan, pengembangan dan peluang jenjang karir.

Strategi Memberdayakan Karyawan: Apa Yang Mesti Disediakan?
Berikut adalah beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan sebagai bagian dari strategi memberdayakan karyawan, terlepas dari apapun bidang usaha yang anda tekuni saat ini:
Budaya Komunikasi
Salah satu elemen kunci dalam membangun suatu lingkungan kerja yang baik adalah rasa memiliki oleh karyawan. Rasa memiliki ini bisa dikembangkan melalui berbagai cara, misalnya opsi kepemilikan saham (stock option) atau bentuk bagi hasil lainnya. Selain itu, libatkan karyawan dalam proses pengambilan keputusan dan berikan peluang bagi karyawan untuk menyampaikan masukan dan umpan-balik (feedback).
Dengan model ini, perusahaan akan merasa memiliki dan ikut merasa bertanggung jawab atas kesuksesan perusahaan. Dampaknya baik terhadap budaya komunikasi di perusahaan, karena karyawan kerap ikut serta, bukan hanya dalam pekerjaan sehari-hari, namun juga dalam menentukan masa depan perusahaan. Ini adalah salah satu bagian penting dari strategi memberdayakan karyawan.
Kunci dari perusahaan yang kuat adalah komunitas dan rasa memiliki yang kokoh di antara karyawan. Agar karyawan merasa sebagai bagian dari tim kerja, perusaahaan bisa menyediakan saluran komunikasi terbuka, pengembangan tim dan aktivitas sosial, bekerja sukarela, aktivitas filantrofi, dan sebagainya. Selain itu, perusahaan yang memprioritaskan tanggung jawab sosial menunjukkan kepada karyawan bahwa mereka adalah bagian dari komunitas yang lebih luas.
Lingkungan kerja yang aman dan supportif juga sangat penting dalam membangun budaya organisasi yang kuat. Di antaranya adalah menyediakan peralatan keamanan dan pelatihan, serta mengambil langkah-langkah strategis untuk mencegah gangguan dan diskriminasi di tempat kerja.
Tunjangan (Benefit) Terbaik
Berbagai opsi tunjangan (benefit) bagi karyawan bisa meningkatkan produktivitas, retensi karyawan, dan menarik talent-talent baru. Di saat bursa tenaga kerja begitu kompetitif, perlu bagi perusahaan mengidentifikasi apa yang membuat perusahaan anda berbeda dari perusahaan lain dan menawarkan tunjangan yang lebih baik dari perusahaan lain. Berikut adalah beberapa contoh tunjangan yang perlu dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi memberdayakan karyawan:
- Jaminan kesehatan premium, yakni jaminan kesehatan komprehensif, termasuk perawatan medis, gigi, dan penglihatan;
- Pilihan sistem kerja dari rumah. Bagi industri seperti konstruksi (di mana model kerja dari jarak jauh tidak ideal), anda bisa menawarkan fleksibilitas yang berbeda. Misalnya, manajer proyek konstruksi bisa melakukan rotasi jadwal kerja bagi tim, sehingga masing-masing anggota tim memiliki waktu untuk keluarga. Banyak orang tua yang bekerja kantoran memilih pensiun dini karena mereka memiliki menjaga anak-anaknya. Perusahaan bisa mencoba berbagai pendekatan untuk mendapatkan formula yang paling cocok dalam menerapkan sistem kerja fleksibel.
- Tunjangan investasi pendidikan. Perusahaan bisa menawarkan opsi tunjangan pendidikan anak, di mana karyawan bisa menyimpan uang untuk keperluaan pendidikaan anaknya kelak;
- Reimbursement kesehatan. Di perusahaan yang memberikan perhatian lebih pada kesehatan karyawannya, karyawan mungkin merasa perlu melakukan berbagai aktivitas kesehatan untuk meningkatkan stamina, retensi, dan semangat kerja. Misalnya. Perusahaan bisa diberi tunjangan dalam jumlah tertentu per tahun untuk melakukan berbagai aktivitas kesehatan, seperti keanggotan di gym, layanan konseling, peralatan olah raga, dan lainnya.
- Dukungan bagi ibu menyusui. Ketika semakin banyak wanita yang mencoba menyeimbangkan dunia kerja dan dunia ibu, cuti melahirkan saja tidak lagi cukup untuk mencegah kaum wanita pensiun dini. Cobalah pertimbangkan cara lain untuk memberikan dukungan bagi karyawan wanita, misalnya, opsi pengiriman ASI yang ditanggung perusahaan bagi ibu muda, atau ruang menyusui di kantor, yang dilengkapi peralatan standar.
- Program Rujukan Karyawan. Untuk membangun rasa memiliki bagi karyawan, perusahaan bisa mendorong karyawan untuk merekomendasikan calon karyawan baru yang sesuai kriteria perusahaan. Sebagai imbalannya, mereka mendapat bonus rujukan jika orang yang direkomendasikan diterima di perusahaan.
Bagaimana Strategi Memberdayakan Karyawan Anda?
Pengembangan karir sangat penting di sebuah perusaahaan yang ingin mempertahankan karyawan terbaiknya. Di antaranya adalah menyediakan sumber daya seperti on-the-job training, program mentroing, pendidikan lanjutan, dan peluang pengembangan profesional. Pastikan perusahaan berperan aktif dalam membangun sebuah komunitas pakar yang baik. Kuncinya adalah membangun suatu budaya belajar, di mana karyawan bisa meningkatkan kemampuannya secara terus-menerus, menumbuhkan keahliannya, dan mengembangkan sumber daya agar mereka siap untuk proyek besar berikutnya.
Tagged With : manajemen bisnis