Pengembangan Kapasitas Tim Melalui Event Virtual – Part 2

Pada post sebelumnya dibahas tiga tips untuk merancang program pengembangan kapasitas tim melalui event atau pertemuan secara virtual. Program seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan yang sebagian atau seluruh karyawannya bekerja dari jarak jauh. Meski tidak bertemu secara fisik, anda masih bisa merancang acara menyenangkan yang bertujuan untuk meningkatkan kekompakan dan semangat kerja tim. Di antara tips yang telah dibahas sebelumnya adalah memilih struktur yang tepat, membuat event yang layak dikenang, serta merencanakannya sedini mungkin, sehingga karyawan memiliki waktu cukup untuk mempersiapkan diri.

Tips Pengembangan Kapasitas Tim Secara Virtual

Berikut dibahas beberapa tips tambahan dalam pengembangan kapasitas tim melalui pertemuan virtual, di antaranya:

pengembangan kapasitas tim 2

Masukkan Program Games

Tips ini berasal dari Eyeful Media, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konsultansi dan pemasaran digital. Karyawan di perusahaan ini seratus persen bekerja dari jarak jauh, dari 16 negara bagian dan 23 kota. Perusahaan merayakan hari libur Bersama karyawan yang bekerja jarak jauh melalui sebuah program happy hour virtual. Di tahun sebelumnya, perusahaan mengadakan pertemuan via video.

Tidak mudah menemukan sebuah permainan yang cocok untuk kelompok yang besar. Salah satu game yang disukai karyawan adalah “Two Truths a Lie,” karena game ini memungkinkan tim untuk mengenal satu sama lain secara lebih baik. Dalam permainan ini, seseorang membagikan tiga haltentang dirinya. Satu dari tiga pernyataan tersebut salah. Maka, anggota kelompok yang lain mencoba menebak pernyataan yang salah.

Cobalah Menggunakan Kartu Hadiah

Tips merancang program pengembangan kapasitas tim ini berasal dari Dan Manian, CEO sekaligus pendiri dari Donut, sebuah perusahaan ekstensi Slack yang membantu perusahaan mendorong perkembangan budaya, koneksi, dan rasa memiliki karyawan secara lebih mendalam. Karyawan perusahaan ini juga 100% bekerja dari jarak jauh, tersebar di 12 negara bagian.

Untuk memastikan bahwa event yang diadakan cocok untuk semua anggota tim, perusahaan selalu mencoba mempertimbangkan waktu dan kesukaan karyawan. Mereka tidak merencanakan pesta di malam hari, dan perusahaan menghindari kegiatan yang berkaitan dengan alcohol. Perusahaan ingin agar setiap orang di perusahaan merasa bahwa mereka bisa berpartisipasi, dan keputusan semacam ini membantu meminimalisir potensi hambatan.

Perusahaan sudah beroperasi secara online selama beberapa tahun, dan kartu hadiah digital menjadi pilihan karena mudah, mudah disesuaikan, dan hemat. Untuk pesta liburan, perusahaan berencana menggantinya menjadi kelas membuat kue atau kelas latihan melukis. Kegiatan-kegiatan semacam ini tidak hanya menyenangkan dalam pengembangan kapasitas tim, namun juga memberikan sesuatu yang layak dikenang oleh para karyawan, sekalipun mereka tidak bertemu secara langsung. Di Donut, perusahaan memprioritaskan ikatan, dan perayaan hari libur adalah waktu yang sangat menyenangkan, di mana karyawan bisa berbagi cerita, minat, dan bakat di luar pekerjaan.

Rancang Program Yang Inklusif

Ide rancangan program pengembangan kapasitas tim ini datang dari Patrick Sheahan, dari Circa, sebuah perusahaan yang menawarkan solusi teknologi tentang kepatuhan rekrutmen dan SDM. Perusahaan ini memiliki karyawan yang tersebar di 19 negara bagian, bekerja secara hybrid (sebagian langsung di kantor dan sebagian lagi bekerja dari rumah).

Masa libur merupakan peluang bagi perusahaan untuk meningkatkan kesadaran dan belajar tentang ekspresi liburan yang berbeda-beda, dan bagaimana karyawan dari latar belakang kelompok dan budaya yang berbeda-beda dapat merayakannya secara unik. Jadi, perusahaan menyarankan agar program perayaan liburan menjadi sebuah acara yang inklusif, atau bisa untuk semua, apapun latar belakang budaya maupun agamanya.

Dengan menjadikan inklusifitas sebagai fondasi budaya organisasi, maka perusahaan harus terus-menerus memperbaiki dan menyempurnakan norma kerjanya, sehingga cocok dengan kondisinya yang hybrid. Pasalnya, perusahaan mengelola angkatan kerja yang sangat terdistribusi, sebagian bekerja di kantor dan sebagian lagi dari jarak jauh.

Jadi, pastikan semua orang memiliki kesempatan untuk berpartisipasi. Anda juga bisa merancang acara kumpul-kumpul secara hybrid, di mana karyawan bisa hadir secara online pada acara yang sebenarnya juga diadakan secara offline. Selain video, anda bisa menggunakan fasilitas chat room, sehingga semua anggota bisa berpartisipasi. Tunjuk satu atau dua orang dalam tim yang bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan peserta yang hadir secara online.

Adakan Kontes, Games, dan Penghargaan

Terakhir, anda juga bisa merancang program-program untuk mendorong interaksi dan komunikasi. Pasalnya, interaksi dan partisipasi adalah kunci terhadap kesuksesan perusahaan yang karyawannya bekerja dari lokasi yang berbeda-beda. Agar semuanya bisa berpartisipasi, cobalah merancang acara yang menarik, seperti kontes foto virtual, games, atau Penghargaan. Tunjuk salah satu karyawan yang berperan sebagai DJ, untuk menghasilkan soundtrack yang sempurna untuk pesta tersebut. Atau, anda bisa menyewa seorang DJ virtual untuk membantu. Tema kontes bisa juga seputar kuliner, desain logo, dan sejenisnya.

Intinya, tunjukkan bahwa anda juga peduli kepada karyawan yang bekerja dari jarak jauh. Anda bisa mengirimkan sesuatu kepada mereka, seperti keranjang hadiah, kartu ucapan, atau kartu hadiah. Apapun program pengembangan kapasitas tim yang anda pilih, pastikan anda merencanakan dan merancangnya dengan baik.

Tagged With :

Leave a Comment