Perusahaan baru maupun lama tetap saja membutuhkan suntikan dana, pada saat tertentu dalam perjalanan usahanya. Mendapatkan pendanaan dari kreditur atau investor adalah salah satu cara mendapatkan tambahan modal bagi perusahaaan. Namun, bagaimana cara membuat permohonan pendanaan yang mampu menarik perhatian calon investor atau lembaga keuangan? Yang pasti, permohonan yang anda membuat akan menentukan jawaban “ya” atau “tidak” yang akan anda terima.
Cara Membuat Permohonan Pendanaan Yang Menarik
Sekalipun anda memiliki cukup banyak cadangan dana, akan ada masanya anda membutuhkan suntikan dana dari kreditur atau investor, agar usaha anda bisa berkembang. Oleh sebab itu, ada baiknya anda mengetahui beberapa cara membuat permohonan pendanaan yang menarik bagi calon kreditur maupun investor berikut ini:

Lakukan dengan Profesional
Profesional itu adalah performa, bukan perkataan. Ini merupakan hal terpenting ketika anda berkomunikasi dengan calon kreditur atau investor. Bersikap profesional bukan hanya penampilan atau pilihan kata, namun bisa juga mencakup hal-hal kecil, seperti nada bicara dan bahkan tata bahasa. Untuk email, penyampaian data online, komunikasi melalui tulisan, dan dokumen lain, pastikan anda mengecek beberapa hal berikut sebelum dikirimkan:
- Kata sambung
- Tata bahasa
- Format tulisan
- Header/ judul
- Tanda Tangan
- Kejelasan dokumen
- Kalimat aktif
- Nada
- Ketepatan
Jika anda berencana mengirimkan permohonan dana melalui email, pastikan anda melengkapi segala sesuatu secara digital sebelum dikirimkan. Tulisan yang diketik tampak lebih profesional dan lebih mudah dibaca. Gunakan surat dengan cover, agar surat permohonan yang anda kirimkan tampak lebih profesional. Jika anda mengumpulkan data secara online, tinjau kembali sebelum dikirimkan. Anda bisa menggunakan software khusus untuk koreksi tata bahasa untuk meminimalisir kesalahan.
Lakukan Riset
Ada begitu banyak opsi pendanaan yang bisa anda pertimbangkan, mulai dari pinjaman biasa hingga kredit usaha. Cara membuat permohonan pendanaan untuk masing-masingnya mungkin berbeda. Daripada membuat satu template permohonan untuk semua jenis investor, lebih baik anda melakukan riset untuk melihat opsi pada masing-masingnya. Anda tidak disarankan untuk membuat surat permohonan yang seragam untuk semua calon kreditur/investor.
Ada baiknya, anda fokus melihat opsi apa yang tersedia untuk masing-masingnya. Mungkin butuh waktu untuk melakukannya, namun riset akan membantu anda mempersempit dan menyaring pilihan. Misalnya, jika anda menjual produk T-shirt, tidak perlu mengajukan permohonan kepada investor yang biasa mendanai perusahaan di bidang teknologi dan software.
Dengan melakukan riset terhadap calon lender, anda bisa menentukan apakah ada limit pendanaan. Misalnya, anda butuhkan $200.000, namun kreditur hanya menyediakan maksimal $100.000, maka anda bisa membatasi jumlah dana yang diajukan. Kemudian, anda bisa memeriksa apakah ada kreditur lain yang bisa menyediakan sisanya. Selain itu, perlu diingat bahwa sebagian kreditur memiliki ketentuan skala bisnis yang akan didanai. Dengan melihat secara lebih dekat pada calon kreditur, anda bisa menentukan cara membuat permohonan pendanaan yang sesuai.
Bawa Dokumen
Perlu diingat: sebelum seorang investor atau kreditor menyalurkan dana kepada anda, mereka selalu ingin tahu tentang kondisi keuangan perusahaan anda. Oleh sebab itu, pastikan anda menyiapkan dokumen keuangan perusahaan sebelum menghubungi kreditur atau investor. Dokumen yang perlu disediakan adalah laporan keuangan perusahaan, seperti:
- Laporan pendapatan
- Neraca
- Laporan Laba Ditahan
Investor atau kreditur mungkin juga ingin melihat informasi lain, seperti laporan keuangan pribadi, surat izin usaha perusahaan, dokumen kepemilikan, informasi gadai, hipotek dan kredit lainnya, serta riwayat permohonan kredit. Sebagian investor mungkin meminta informasi lain. Yang jelas, pastikan anda siap dengan dokumen yang dibutuhkan dan siapkan dokumen ter-update.
Berikan Informasi
Cara membuat permohonan pendanaan juga sebaiknya memuat informasi yang serinci mungkin, namun tidak berlebihan. Pastikan permohonan anda memuat informasi berikut:
- Informasi usaha (lokasi, tanggal buka, produk atau jasa, dll)
- Situasi keuangan perusahaan
- Jumlah dana yang diajukan
- Rencana penggunaan dana yang diajukan
- Penjelasan tentang rencana keuangan saat ini dan masa mendatang (misal, bagaimana anda akan membayar pinjaman tersebut)
Bersikap Realistis
Dalam tataran ideal, ide bernilai jutaan dollar akan mendatangkan investasi atau pinjaman jutaan dollar pula. Sayangnya, dunia nyata tidak bekerja seperti itu. Jadi, sebaiknya anda menetapkan target yang realistis untuk kebutuhan usaha anda. Ambil kalkulator, pena, dan buku catatan. Duduklah dan lihat laporan keuangan anda, kemudian tentukan jumlah dana realistis yang akan diajukan.
Jika anda mengajukan pinjaman ke kreditur atau mengajukan investasi ke calin investor, identifikasi kondisi keuangan anda, sehingga jumlah yang anda ajukan tidak terkesan berlebihan. Investor atau kreditur akan berfikir dua kali jika mereka meragukan kemampuan anda untuk mengembalikan dana tersebut kelak. Itulah beberapa tips cara membuat permohonan pendanaan yang dapat meningkatkan peluang keberhasilan anda menggaet dana tambahan. Selamat mencoba.
Tagged With : Cara Mengatur Keuangan Bisnis • financial planning • keuangan